Kompas.com - 04/11/2017, 07:35 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

KOMPAS.com - "Don't expect too much but except so much," pesan Nugie yang memiliki nama lengkap Agustinus Gusti Nugroho ini. Jangan berharap banyak tetapi terima sebanyak mungkin. Begitu pesan Nugie untuk para turis yang ingin berpetualang ke Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum, Kalimantan Barat.

Penyanyi yang fokus pada pelestarian lingkungan ini pertama kali ke taman nasional di perbatasan Kalimantan Barat pada tahun 2012.

"Sampai sana saya langsung disambut ikan asin yang sampai hari ini pun saya masih nagih," kisah Nugie.

(Baca juga : Mencari Peruntungan Bertemu Orangutan di Danau Sentarum)

Di taman nasional ini Nugie juga sempat menginap di Dusun Wisata Meliau. "Rasanya sudah seperti bertemu sahabat lama," kenangnya.

Rumah Betang Meliau yang dihuni komunitas suku Dayak Iban yang berada dipinggir Sungai Leboyan, Desa Melemba, Kecamatan Batang Lupar, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.KOMPAS.com/Yohanes Kurnia Irawan Rumah Betang Meliau yang dihuni komunitas suku Dayak Iban yang berada dipinggir Sungai Leboyan, Desa Melemba, Kecamatan Batang Lupar, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.
Tak berbeda jalur yang dilewati oleh Kompas.com, Nugie sempat mengunjungi pusat penelitian orangutan di kaki Gunung Peninjau. Sayang juga, Nugie tak bisa ketemu orangutan. "Cuma sarangnya saja," katanya akhir Oktober 2017.

Selain ke Dusun Wisata Meliau, Nugie juga mengunjungi beberapa Pulau di danau. Beberapa pulau yang banyak dikunjungi diantaranya pulau Melayu, Sepandan, dan Tekenang.

(Baca juga : Segelas Tuak Sambut Peserta Bersepeda di Jantung Borneo)

Satu lagi kawasan favorit turis adalah Merebung untuk memancing. Para pemancing banyak yang betah berlama-lama untuk mendapatkan ikan Arwana.

Disebut-sebut Merebung adalah surganya ikan Arwana. Tapi jangan diambil atau dimakan karena dilarang baik secara hukum adat maupun hukum positif. Setelah ditangkap, ikan yang sudah didapat harus diceburkan kembali.

Agustinus Gusti Nugroho alias Nugie ikut ambil bagian dalam even Bersepeda di Jantung Borneo, Kalimantan Barat pada 28 Oktober 2017.Dokumentasi West Borneo Tourism Association Agustinus Gusti Nugroho alias Nugie ikut ambil bagian dalam even Bersepeda di Jantung Borneo, Kalimantan Barat pada 28 Oktober 2017.
Usai mengunjungi Taman Nasional Betung Kerihun dan Danau Sentarum, Nugie menciptakan lagu yang terinspirasi dari perjalanannya. "Lagunya tentang heart of Borneo," katanya. Aransemen musiknya juga suara gitar bernada khas Suku Dayak. "Jangan sampai keberadaan kita sampai mengubah yang ada," ujar Nugie.

Dia berharap kedatangan para turis jangan memaksakan kebiasaan luar untuk mengubah kekayaan lokal. Terakhir Nugie berpesan agar tidak ada pencemaran sebagai efek makin banyaknya turis masuk.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.