Kompas.com - 07/11/2017, 07:06 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

KULON PROGO, KOMPAS.com – Obyek Wisata Kalibiru di Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, DI Yogyakarta, memiliki pesona alam yang cantik dilengkapi dengan fasilitas spot-spot foto. Namun jumlah pengunjung tahun 2017 lebih sepi ketimbang tahun sebelumnya.

“Pengunjung memang menurun, tetapi setiap harinya masih ada pengunjung yang datang ke sini. Lebih banyak turis (wisatawan mancanegara),” ujar pengelola obyek wisata alam Kalibiru, Sudadi saat ditemui di Kalibiru, Jumat (3/11/2017).

(Baca juga : Rela Antre demi Foto di Keindahan Kalibiru)

Ia menjelaskan, berkurangnya pengunjung terlihat dari data yang dikumpulkan oleh pihak pengelola. Hingga bulan September 2017 ada sekitar 245.376 wisatawan. Padahal di tahun 2016 ada sekitar 443.070 wisatawan yang datang. Tahun 2015 tercatat sekitar 309.541 wisatawan.

Adanya penurunan jumlah wisatawan, Sudadi mengaku tidak mengetahui soal penyebabnya. Namun, ia sudah melakukan beberapa perubahan dan menambah spot-spot foto agar tidak memunculkan antrean panjang.

(Baca juga : Bukit Kalibiru, Sensasi Petualangan dan Keindahan Alam)

“Sekarang ada tujuh spot foto, yang paling baru itu spot oval. Dulu kan harus antre satu sampai tiga jam. Ini kita tambah supaya bantu ngurangi antrean. Tapi kalau hari libur tetap antre juga,” katanya.

Ibu-ibu yang bekerja mengangkut pasir dan batu untuk pembangunan di Wisata Alam Bukit Kalibiru, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (3/11/2017).KOMPAS.COM/ANGGITA MUSLIMAH Ibu-ibu yang bekerja mengangkut pasir dan batu untuk pembangunan di Wisata Alam Bukit Kalibiru, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (3/11/2017).
Selain itu, ke depannya spot yang terbaru direncanakan sudah dapat digunakan saat liburan Tahun Baru adalah spot ayunan dan spot sepeda. Berikutnya, Sudadi mengatakan ingin membuat permainan air seperti kolam renang.

“Kita ingin membuat permainan air, tapi yang jelas tidak merusak hutan. Adanya perubahan-perubahan setiap tahun, agar pengunjung tidak jenuh, selalu ada perubahan,” kata Sudadi.

Sementara fasilitas yang disediakan untuk menginap atau homestay kini tak hanya di dalam area Kalibiru, tapi juga ada 10 homestay yang berada di luar. Sudadi menjelaskan, ketika libur panjang, biasanya homestay yang ada di dalam area wisata Kalibiru ini penuh, namun permintaan masih banyak.

Maka dari itu, masyarakat telah menyediakan homestay untuk pengunjung yang ingin menginap dekat dengan Kalibiru.

Tempat pembelian tiket untuk bisa berfoto di spot foto wisata alam Bukit Kalibiru, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (3/11/2017).KOMPAS.COM/ANGGITA MUSLIMAH Tempat pembelian tiket untuk bisa berfoto di spot foto wisata alam Bukit Kalibiru, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (3/11/2017).
Untuk homestay yang berada di luar area Kalibiru, harganya berkisar Rp 120.000 per kamar maksimal untuk tiga orang. Sementara, homestay yang berada di area Kalibiru harganya berkisar Rp 300.000 per malam.

Idealnya homestay tersebut untuk enam orang, namun jika lebih dari enam orang maka dikenakan biaya seharga tiket masuk area wisata Kalibiru.

“Kami sudah sampaikan ke masyarakat, tolong membuat kamar dengan mengutamakan kamar mandi yang bersih. Kamarnya nggak apa-apa sederhana, biar pengunjung bisa menikmati suasana di kampung,” kata Sudadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Garuda Indonesia Buka Lagi Rute Makassar-Denpasar, Per 7 Oktober 2022

Garuda Indonesia Buka Lagi Rute Makassar-Denpasar, Per 7 Oktober 2022

Travel Update
Jalan-jalan Tanpa Masker di Singapura, ke Merlion Park hingga Little India

Jalan-jalan Tanpa Masker di Singapura, ke Merlion Park hingga Little India

Travel Update
15 Wisata Air Terjun di NTT, Masih Asri untuk Dijelajahi

15 Wisata Air Terjun di NTT, Masih Asri untuk Dijelajahi

Jalan Jalan
Berencana Jalan-jalan di Jakarta? Ini 5 Tempat Wisata Terkini yang Wajib Dikunjungi

Berencana Jalan-jalan di Jakarta? Ini 5 Tempat Wisata Terkini yang Wajib Dikunjungi

BrandzView
Hindari Pakai Baju Putih Saat Bikin Paspor, Ini Alasannya

Hindari Pakai Baju Putih Saat Bikin Paspor, Ini Alasannya

Travel Tips
Cara Reservasi Kunjungan ke Wisata Baru Garut Antapura De Djati

Cara Reservasi Kunjungan ke Wisata Baru Garut Antapura De Djati

Travel Tips
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Telaga Cebong di Desa Tertinggi Pulau Jawa

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Telaga Cebong di Desa Tertinggi Pulau Jawa

Travel Tips
Antapura De Djati, Tempat Nikmati Suasana Ala Ubud di Garut

Antapura De Djati, Tempat Nikmati Suasana Ala Ubud di Garut

Travel Update
Lion Air Terbang Lagi dari Bandara Kertajati ke Arab Saudi, Layani Ibadah Umrah

Lion Air Terbang Lagi dari Bandara Kertajati ke Arab Saudi, Layani Ibadah Umrah

Travel Update
5 Tips Wisata ke Museum MACAN Jakarta, Jangan Bawa Kamera

5 Tips Wisata ke Museum MACAN Jakarta, Jangan Bawa Kamera

Travel Tips
4 Wisata di Desa Sembungan, Konon Ada Paku Pulau Jawa

4 Wisata di Desa Sembungan, Konon Ada Paku Pulau Jawa

Jalan Jalan
Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Wisata Religi Baru di Singkawang

Vihara Tri Dharma Bumi Raya, Wisata Religi Baru di Singkawang

Travel Update
Rute ke Desa Sembungan dari Dieng, Menuju Desa Tertinggi Pulau Jawa

Rute ke Desa Sembungan dari Dieng, Menuju Desa Tertinggi Pulau Jawa

Travel Tips
COCOTEL Kerja Sama dengan Archipelago Luncurkan Teknologi Hotel Baru

COCOTEL Kerja Sama dengan Archipelago Luncurkan Teknologi Hotel Baru

Travel Update
KAI Terapkan Face Recognition, Naik Kereta Cukup Pindai Wajah

KAI Terapkan Face Recognition, Naik Kereta Cukup Pindai Wajah

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.