Kompas.com - 08/11/2017, 08:06 WIB
Suasana Keraton Surakarta Jawa Tengah saat acara jumenengan pada bulan April 2017 lalu. KOMPAS.com/WISMABRATASuasana Keraton Surakarta Jawa Tengah saat acara jumenengan pada bulan April 2017 lalu.
|
EditorI Made Asdhiana

3. Memiliki Pasar tertua

Pasar Gede, pasar yang berdiri sejak tahun 1930 ternyata menjadi destinasi wisata bagi Anda yang ingin mencicipi makanan tradisional khas Solo. Pasar tua yang telah berumur 87 tahun ini nyatanya masih eksis hingga sekarang.  

Arsitektur kuno yang dihadirkan di Pasar Gede merupakan hasil perpaduan budaya antara Jawa dan Belanda.

Yang membuat pasar Gede ini unik dengan pasar-pasar lainnya adalah kuliner camilan tradisionalnya yang menjadi daya tarik wisatawan. Mulai dari cenil, tahok, es dawet hingga timlo sastro bisa Anda temui di pasar ini.

Suasana sekitar warung es Dawet Telasih Bu Dermi  di Pasar Gede Hardjonagoro, Solo, Jawa Tengah, Jumat (22/7/2016). Semangkukk es dawet telasih ditawarkan dengan harga Rp 8.000.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Suasana sekitar warung es Dawet Telasih Bu Dermi di Pasar Gede Hardjonagoro, Solo, Jawa Tengah, Jumat (22/7/2016). Semangkukk es dawet telasih ditawarkan dengan harga Rp 8.000.
4. Sarang Industri Batik

Jika Anda ingin berburu batik dengan harga yang murah, Pasar Klewer menjadi tempat yang tepat. Pasar ini menjadi pusat grosiran batik. Konon, nama Klewer diambil dari cara mereka berjualan di sekitar Keraton yaitu digantung secara acar atau disebut juga di “klewer”.

Dari situlah nama Pasar Klewer diambil. Pasar ini memiliki dua lantai bangunan. Isinya terdiri dari kios-kios yang menjual berbagai batik mulai dari kebaya, kemeja, daster, kaos batik, hingga kain-kain bermacam ukuran.

Koleksinya pun bermacam, mulai dari batik khas Banyumas, Pekalongan, Madura, dan Yogyakarta tersedia di Pasar Klewer.

Selain pasar Klewer, Anda juga bisa mampir ke Kampung Batik Laweyan dan Kauman, salah satu pusat produksi batik tradisional terbesar di Kota Solo.

Pedagang di Pasar Klewer Sementara menawarkan aneka produk batik di kios pasar pada Sabtu (23/7/2016). Pasar Klewer Sementara menawarkan aneka produk batik mulai dari baju anak-anak hingga dewasa baik kemeja maupun baju tidur.KOMPAS.COM/WAHYU ADITYO PRODJO Pedagang di Pasar Klewer Sementara menawarkan aneka produk batik di kios pasar pada Sabtu (23/7/2016). Pasar Klewer Sementara menawarkan aneka produk batik mulai dari baju anak-anak hingga dewasa baik kemeja maupun baju tidur.

5. Batik Solo

Batik sudah menjadi bagian kehidupan berbusana masyarakat Indonesia. Batik juga diakui sebagai salah satu warisan budaya dunia yang harus di jaga kelestariannya. Dari sekian banyak motif batik yang ada saat ini, batik solo masih menjadi salah satu incaran para pecinta batik.

Yang membuat batik solo diincar banyak pembeli karena motif tradisionalnya yang unik. Terletak pada latar belakang motif dan hiasan motif, batik solo cenderung ke warna coklat atau gelap.

Kemudian bentuk motif batik solo, motif parang solo arahnya dari kiri atas ke kanan bawah. Corak garisnya pun cenderung lebih kecil dan tipis dibandingkan corak batik jogja.

Batik SoloKompas.com/Wisnubrata Batik Solo

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.