Kompas.com - 11/11/2017, 09:33 WIB
Pengunjung Robusta Fiesta Berswafoto di depan tenda Pameran Kopi di Kampus Universitas Jember, Jawa Timur, Jumat (11/10/2017). KOMPAS.com/AHMAD WINARNOPengunjung Robusta Fiesta Berswafoto di depan tenda Pameran Kopi di Kampus Universitas Jember, Jawa Timur, Jumat (11/10/2017).
|
EditorI Made Asdhiana

JEMBER, KOMPAS.com - Sebanyak 1.000 gelas kopi Robusta dibagikan gratis dalam acara Robusta Fiesta di Kampus Universitas Jember, Jawa Timur, Jumat (10/11/2017).

Acara yang digelar Universitas Jember, PTPN XII, Bank Indonesia, Gabungan Perusahaan Perkebunan, dan PWI itu untuk mengangkat potensi kopi Robusta di Kabupaten Jember, yang cukup melimpah.

"Potensi kopi Robusta di Jember cukup luar biasa, ada sekitar 6 ribu hektar luas lahan kopi yang tersebar di sejumlah kecamatan," kata Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Jember, Achmad Subagiyo.

(Baca juga : Cupping Kopi, Apa Fungsinya?)

Menurut dia, jika dibandingkan dengan kopi Robusta dari daerah lain, Robusta Jember memiliki rasa yang berbeda. "Rasa pahitnya itu berbeda, sangat pahit kopinya, dan warna hitamnya cukup pekat," katanya.

Unej sendiri, lanjut Subagiyo, sudah melakukan pendampingan terhadap petani kopi Robusta di daerah Desa Sidomulyo, Kecamatan Silo. "Kita dampingi mulai dari teknik budidaya, kemudian pengelolahan, penguatan kelembagaan petani, hingga informasi pasar kita sediakan," katanya.

(Baca juga : 5 Kedai Kopi Berkonsep Retro di Kyoto)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dia berharap, dengan kegiatan tersebut kopi Robusta Jember semakin dikenal, sehingga berdampak terhadap kesejahteraan petani. "Kita ingin ketika kopi semakin dikenal, maka semakin banyak pembeli yang datang langsung ke Jember," harapnya.

Pengunjung Robusta Fiesta menunjukkan gelas kopi robusta di Kampus Universitas Jember, Jawa Timur, Jumat (11/10/2017).KOMPAS.com/AHMAD WINARNO Pengunjung Robusta Fiesta menunjukkan gelas kopi robusta di Kampus Universitas Jember, Jawa Timur, Jumat (11/10/2017).
Sementara, salah satu petani kopi rakyat, Dony A Waluyo mengapresiasi kegiatan festival kopi tersebut. "Festival ini cukup baik untuk mengenalkan kopi Robusta Jember. Kita selama ini berusaha sendiri, untuk memasarkan kopi," katanya.

Dony menambahkan, kopi Robusta di Jember belum dibentuk cluster. Sehingga, belum terpetakan dengan baik. "Pasca acara ini, kami berharap akan ada cluster kopi Robusta Jember," katanya.

Sementara Ketua Panitia Robusta Fiesta, Oryza Ardiansyah Wirawan menargetkan, pasca acara tersebut akan ada rumusan peraturan daerah yang berpihak dan melindungi petani.

"Kita akan dorong Unej, DPRD, dan Pemerintah Daerah untuk merumuskan peraturan daerah tentang pemberdayaan petani kopi Robusta di Jember," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.