Kompas.com - 11/11/2017, 18:30 WIB
Masyarakat di Goa Kontamale, Wakatobi, Sulawesi Tenggara. KOMPAS.com / KRISTIAN ERDIANTOMasyarakat di Goa Kontamale, Wakatobi, Sulawesi Tenggara.
|
EditorWahyu Adityo Prodjo

WAKATOBI, KOMPAS.com - Jika Anda berkunjung ke Wakatobi, Sulawesi Tenggara, sempatkan mengunjungi sebuah goa mata air tawar yang terletak di Kelurahan Wanci, Kecamatan Wangi-Wangi. Goa yang konon dipercaya untuk mempermudah jodoh itu bernama Goa Kontalawe.

Goa telaga ini cukup luas dan dalam. Terdapat kolam dengan airnya yang jernih. Di langit-langit goa terdapat stalaktit.

Aden (27) warga Pulau Wangi-Wangi yang mengantar saya ke Kontamale mengatakan, air yang ada di dalam goa berasal dari sungai yang berada di dalam tanah kemudian mengalir ke laut lepas. Tidak heran jika airnya tetap bersih dan jernih.

(Baca juga : Keindahan Wakatobi Membuat Penasaran Turis China)

"Air ini tetap jernih walaupun sering dipakai ibu-ibu untuk mencuci dan mandi oleh anak-anak," ujar Aden, Sabtu (11/11/2017).

Nama Kontamale sendiri memiliki arti sendiri bagi warga lokal.

Menurut Aden, nama Kontamale terdiri dari dua kata yakni Konta dan Male. Konta berarti pegang dan male berarti layu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Warga memanjat tebing Goa Kontamale, Wakatobi, Sulawesi Tenggara.KOMPAS.com / KRISTIAN ERDIANTO Warga memanjat tebing Goa Kontamale, Wakatobi, Sulawesi Tenggara.
Warga meyakini zaman dulu ada seorang pasangan kekasih yang sulit untuk menikah. Meski keduanya lama berpacaran, tapi salah satunya tak ingin menikah.

Mereka berdua kemudian mendatangi goa tersebut untuk mandi. Tak lama setelah itu keduanya saling setuju untuk menikah dan direstui oleh masing-masing keluarga mereka.

"Kalau menurut warga, nama Kontamale berasal dari cerita itu. Jadi masih banyak yang percaya kalau ada pasangan yang sulit menikah, mereka mandi di goa ini supaya mudah menikah. Mungkin air goa ini bisa meluluhkan orang-orang yang keras hati," kata Aden.

Goa alam ini menjadi andalan warga desa Kontamale untuk mandi, mencuci dan berekreasi. Meski demikian, air di goa tersebut tetap jernih dan tidak pernah kotor.

(Baca juga : Lebih Mudah ke Wakatobi, Citilink Terbang ke Kendari)

Saat saya tiba di sana, beberapa ibu-ibu terlihat sedang sibuk mencuci. Sementara, anak-anaknya bermain-main di kolam goa yang lebih kecil.

Warga lokal sedang mandi dan mencuci di kolam Gua Kontamale, Pulau Wakatobi, Sulawesi Tenggara.KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO Warga lokal sedang mandi dan mencuci di kolam Gua Kontamale, Pulau Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

Jarak Goa Kontamale berkisar 10-15 menit berkendara dengan motor dari Lapangan Merdeka Kota Wangi-Wangi.

Sebagai salah satu destinasi pariwisata, Wakatobi ternyata memiliki kearifan lokal yang menarik untuk dikunjungi, selain wisata selam.

(Baca juga : Ini Tempat-tempat Menarik untuk Selfie di Wakatobi)

Wakatobi sendiri telah ditetapkan menjadi 10 destinasi prioritas pariwisata memiliki sebagai terumbu karang penghalang terbesar di Indonesia, yang kedua di dunia setelah Great Barrier Reef di Australia.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar 25 Hotel Terindah di Dunia 2021 Versi TripAdvisor, Indonesia Termasuk

Daftar 25 Hotel Terindah di Dunia 2021 Versi TripAdvisor, Indonesia Termasuk

Travel Update
Intip Wajah Baru Terminal Penumpang Bandara Pattimura Ambon

Intip Wajah Baru Terminal Penumpang Bandara Pattimura Ambon

Jalan Jalan
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Siasat Pelaku Pariwisata untuk Bertahan

PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Siasat Pelaku Pariwisata untuk Bertahan

Travel Update
PPKM Darurat Sebabkan Pelaku Pariwisata Sulit Bergerak

PPKM Darurat Sebabkan Pelaku Pariwisata Sulit Bergerak

Travel Update
Kemenparekraf Siapkan Program PEN dengan Anggaran Rp 2,4 Triliun

Kemenparekraf Siapkan Program PEN dengan Anggaran Rp 2,4 Triliun

Travel Update
IHGMA Bali Sebut Waktu Pembukaan Pariwisata untuk Turis Asing Penting, Tapi...

IHGMA Bali Sebut Waktu Pembukaan Pariwisata untuk Turis Asing Penting, Tapi...

Travel Update
Ini Skenario Penyambutan Turis Asing di Bali jika Sudah Memungkinkan

Ini Skenario Penyambutan Turis Asing di Bali jika Sudah Memungkinkan

Travel Update
Bali Siapkan Skenario Sambut Turis Asing, Antisipasi jika Perbatasan Dibuka

Bali Siapkan Skenario Sambut Turis Asing, Antisipasi jika Perbatasan Dibuka

Travel Update
1.871 Usaha Pariwisata di Bali Sudah Dapat Sertifikat CHSE

1.871 Usaha Pariwisata di Bali Sudah Dapat Sertifikat CHSE

Travel Update
Pulihkan Pariwisata Pulau Dewata, Bali Sudah Vaksin 3 Juta Warganya

Pulihkan Pariwisata Pulau Dewata, Bali Sudah Vaksin 3 Juta Warganya

Travel Update
Wisata Tutup Selama PPKM, Pemkab Gunungkidul Rencanakan Revisi Target Kunjungan

Wisata Tutup Selama PPKM, Pemkab Gunungkidul Rencanakan Revisi Target Kunjungan

Travel Update
Wisata Bantul Tutup sampai 2 Agustus 2021, Termasuk Pantai Parangtritis

Wisata Bantul Tutup sampai 2 Agustus 2021, Termasuk Pantai Parangtritis

Travel Update
Pembukaan Seluruh Jalur Pendakian Gunung Sindoro Diundur

Pembukaan Seluruh Jalur Pendakian Gunung Sindoro Diundur

Travel Update
Pemkot Batu Akan Beri Insentif kepada Usaha Pariwisata yang Masih Tutup akibat PPKM

Pemkot Batu Akan Beri Insentif kepada Usaha Pariwisata yang Masih Tutup akibat PPKM

Travel Update
Syarat Terbaru Naik KRL, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Syarat Terbaru Naik KRL, Berlaku Mulai 26 Juli 2021

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X