Kompas.com - 14/11/2017, 06:19 WIB
Dua ekor komodo, jantan dan betina di Taman Nasional Komodo tengah mengoyak dua ekor kambing muda, Labuan Bajo, Senin (6/6/2016). Komodo betina umumnya lebih agresif soal makanan. Estu Suryowati/KOMPAS.comDua ekor komodo, jantan dan betina di Taman Nasional Komodo tengah mengoyak dua ekor kambing muda, Labuan Bajo, Senin (6/6/2016). Komodo betina umumnya lebih agresif soal makanan.
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com – Ingin melihat secara langsung bagaimana pesona komodo? Tentu saja Anda bisa datang langsung ke Taman Nasional Komodo, di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, di mana terdapat banyak populasi komodo di sana.

Namun, perlu Anda ketahui, tidak hanya di Pulau Komodo, tetapi juga Anda bisa melihat komodo secara langsung di pulau lain yang masih termasuk dalam Kawasan Taman Nasional Komodo.

“Selain Pulau Komodo, ada juga (komodo) di Pulau Rinca, Pulau Padar, Pulau Gili Montang, Pulau Nusa Kode. Tapi di Pulau Padar sekarang hanya ada sekitar tiga komodo,” kata Kepala Balai Taman Nasional Komodo, Sudiyono kepada KompasTravel, Senin (13/11/2017).

(Baca juga : Jetski Dilarang di Kawasan TN Komodo)

Adapun jumlah komodo yang ada di setiap pulaunya, secara rinci di Pulau Komodo ada sekitar 1.377 komodo, di Pulau Rinca 1.533 komodo, di Pulau Padar ada tiga komodo, di Pulau Gili Montang ada 59 komodo, dan di Pulau Nusa Kode ada 44 komodo.

Satwa endemik Komodo (Varanus komodoensis) di Pulau Rinca, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Senin (4/6/2012).   KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESKOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Satwa endemik Komodo (Varanus komodoensis) di Pulau Rinca, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Senin (4/6/2012). KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES
Dari data yang dihimpun KompasTravel, menunjukkan populasi komodo terbanyak ada di Pulau Komodo dan Pulau Rinca. Sudiyanto mengatakan ada beberapa perbedaan tersendiri pada komodo dari dua pulau tersebut.

“Secara umum komodo yang ada di Pulau Komodo (tubuhnya) lebih besar daripada yang ada di Pulau Rinca,” katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

(Baca juga : Selain Komodo, Pink Beach di Flores Juga Memikat Wisatawan)

Perbedaan lainnya, menurut Sudiyono, ada pada pakan komodo itu sendiri. Di Pulau Komodo, pakannya biasanya hanya terdapat kerbau, rusa, dan sapi. Namun, di Pulau Rinca, ada pilihan lainnya yaitu kuda dan kera ekor panjang.

Lalu juga kondisi atau panorama yang berbeda antara dua pulau tersebut. Di Pulau Komodo sendiri cenderung lebih banyak semak belukar. Sementara di Pulau Rinca merupakan padang rumput dan terdapat banyak pohon palem.

Wisatawan berfoto di puncak bukit di Pulau Padar dengan latar belakang teluk-teluk yang ada di pulau yang berada di kawasan Taman Nasional Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, tersebut, 31 Agustus 2015.KOMPAS/YOVITA ARIKA Wisatawan berfoto di puncak bukit di Pulau Padar dengan latar belakang teluk-teluk yang ada di pulau yang berada di kawasan Taman Nasional Komodo di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, tersebut, 31 Agustus 2015.
Sudiyono menjelaskan, komodo yang berada di setiap pulaunya memang sudah berada di pulau tersebut sejak mereka lahir hingga bertumbuh lebih besar. Sehingga ini pula yang menyebabkan genetik mereka berbeda-beda dan memiliki identitas tersendiri, seperti halnya sifat yang dimiliki.

Berbeda dengan Pulau Komodo dan Pulau Rinca, populasi komodo di Pulau Gili Montang dan Pulau Nusa Kode dikatakan semakin menurun.

Sudiyono menambahkan, penurunan tersebut masih dalam analisa. Dugaan sementara, faktor penyebab penurunan populasi komodo karena habitatnya yang dulunya padang rumput berganti menjadi semak belukar. Makanan bisa jadi salah satu faktor karena komodo kesulitan bertahan hidup.

*******************

Mau paket wisata gratis ke Thailand bersama 1 (satu) orang teman? Ikuti kuis kerja sama Omega Hotel Management dan Kompas.com dalam CORDELA VACATION pada link INI. Hadiah sudah termasuk tiket pesawat (PP), penginapan, dan paket tur di Bangkok.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kepulauan Banyak Aceh, 99 Pulau dengan Paduan Pasir Putih dan Laut Biru

Kepulauan Banyak Aceh, 99 Pulau dengan Paduan Pasir Putih dan Laut Biru

Jalan Jalan
Desa Wisata Nusa Aceh, Desa Wisata Pertama Bertema Kebencanaan

Desa Wisata Nusa Aceh, Desa Wisata Pertama Bertema Kebencanaan

Jalan Jalan
9 Oleh-oleh Populer Khas Ambon, Ada Kerajinan Besi Putih

9 Oleh-oleh Populer Khas Ambon, Ada Kerajinan Besi Putih

Travel Tips
3 Tempat Wisata di Jakarta yang Bisa Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

3 Tempat Wisata di Jakarta yang Bisa Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Jalan Jalan
8 Satwa Langka Dilepasliarkan di Suaka Margasatwa Padang Sugihan

8 Satwa Langka Dilepasliarkan di Suaka Margasatwa Padang Sugihan

Travel Update
Daftar Tempat Wisata yang Boleh Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Daftar Tempat Wisata yang Boleh Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Jalan Jalan
InterContinental Bandung Dago Pakar Jadi Hotel Terbaik di Indonesia 2021

InterContinental Bandung Dago Pakar Jadi Hotel Terbaik di Indonesia 2021

Travel Update
5 Oleh-oleh Kerajinan Khas Banjarmasin, Ada Batu Permata dan Kain Sasirangan

5 Oleh-oleh Kerajinan Khas Banjarmasin, Ada Batu Permata dan Kain Sasirangan

Travel Tips
Wisata Sejarah ke Sawahlunto, Kunjungi Lubang Tambang Batu Bara

Wisata Sejarah ke Sawahlunto, Kunjungi Lubang Tambang Batu Bara

Jalan Jalan
Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Wisata ke Taman Margasatwa Ragunan

Anak Usia di Bawah 12 Tahun Boleh Wisata ke Taman Margasatwa Ragunan

Travel Update
Langgar Aturan Ganjil Genap di Ragunan, Wisatawan Harus Rela Putar Balik

Langgar Aturan Ganjil Genap di Ragunan, Wisatawan Harus Rela Putar Balik

Travel Update
Itinerary 1 Hari di Pekalongan Jawa Tengah, Wisata Alam dan Glamping

Itinerary 1 Hari di Pekalongan Jawa Tengah, Wisata Alam dan Glamping

Itinerary
Obyek Wisata di Sekitar Nawang Jagad Kaliurang, Ada Museum Gunungapi Merapi

Obyek Wisata di Sekitar Nawang Jagad Kaliurang, Ada Museum Gunungapi Merapi

Jalan Jalan
Garuda Wisnu Kencana Bali Buka Lagi, Hanya Saat Akhir Pekan

Garuda Wisnu Kencana Bali Buka Lagi, Hanya Saat Akhir Pekan

Travel Update
6 Oleh-oleh Makanan Khas Banjarmasin, Ada Sambal Acan

6 Oleh-oleh Makanan Khas Banjarmasin, Ada Sambal Acan

Jalan Jalan

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.