Kompas.com - 14/11/2017, 21:18 WIB
Sejumlah perempuan melakukan foto bersama saat melintasi aliran Sungai Peusangan, Takengon, Aceh Tengah, dengan menggunakan perahu karet, Minggu (12/11/2017). Mereka sedang menikmati wahana wisata Arum Jeram yang baru diluncurkan sebelumnya oleh Cabang Olahraga FAJI Aceh Tengah. KOMPAS.COM/IWAN BAHAGIASejumlah perempuan melakukan foto bersama saat melintasi aliran Sungai Peusangan, Takengon, Aceh Tengah, dengan menggunakan perahu karet, Minggu (12/11/2017). Mereka sedang menikmati wahana wisata Arum Jeram yang baru diluncurkan sebelumnya oleh Cabang Olahraga FAJI Aceh Tengah.
|
EditorI Made Asdhiana

TAKENGON, KOMPAS.com – Siapa yang tidak kenal dengan arung jeram atau rafting yang merupakan salah satu olahraga tergolong ekstrem bagi sebagian orang.

Namun, kesan ektrem tersebut akan hilang apabila Anda melintasi aliran Sungai Pesangan sepanjang lebih kurang 4, 5 kilometer dengan perahu karet, yakni dari Jembatan Lukup Badak, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, menuju Kampung Sanehen, Kecamatan Silihnara.

Dengan kesulitan grade I (tenang) dan grade II (sangat mudah), lintasan sungai Peusangan akan memanjakan Anda yang ingin berwisata dengan keluarga, tentu tetap dipandu oleh sejumlah skipper atau orang yang memberikan instruksi pada penumpang untuk melakukan gerakan dan atau mendayung selama dalam pengarungan.

(Baca juga : Sensasi Rafting di Sungai Bogowonto, Arus Tenang Tapi Mengejutkan)

Wisata Arung Jeram Takengon layak direkomendasikan bagi setiap pelancong yang ingin menikmati tantangan, tetapi dengan sejumlah anggota keluarga. Walau masih dalam lintasan yang tergolong mudah, setiap penumpang yang berada diperahu karet akan dimanjakan dengan sensasi ombak yang menggoyang mereka.

Bukan hanya itu, setiap orang sangat berpeluang melihat berbagai jenis hewan yang tiba-tiba muncul dari rerumputan atau keluar dari pinggir sungai, seperti sejumlah jenis burung, biawak, dan hewan lain yang sering seketika muncul di semak belukar.

(Baca juga : Dulu Dianggap Angker, Sungai Progo Kini Jadi Lokasi Rafting)

Menurut Ketua FAJI Aceh Tengah, Khalisuddin, pemandu peserta rafting bersama keluarga akan merasakan kenyamanan tersendiri saat melintas di Sungai Peusangan dengan perahu karet. Apalagi di kanan kiri sungai mereka bisa menyaksikan keindahan alam seperti pegunungan, lahan perkebunan kopi maupun area persawahan.

“Peserta bisa langsung datang dengan kendaraan roda dua maupun roda empat di Jembatan Lukup Badak, dengan membayar Rp 20.000, mereka akan menikmati segala keindahan dan kenyamanan itu sampai ke Kampung Sanehen kurang dari satu jam,” ucap Khalis, sembari menambahkan saat tiba di tujuan, penumpang akan diantar kembali dengan kendaraan yang telah disiapkan oleh penyelenggara.

Dijelaskan, sebenarnya Sungai Peusangan atau yang umum dikenal dengan sebutan Krueng Peusangan, memiliki sejumlah lokasi yang sangat ekstrem untuk Arung Jeram. Tetapi saat peluncuran wahana wisata Arung Jeram ini 11 November lalu, penyelenggara sementara waktu masih mengkhususkan ini untuk wisata keluarga.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X