Kompas.com - 19/11/2017, 13:05 WIB
Mie Kocok SKM, salah satu warung mie kocok yang harus dikunjungi saat berkunjung ke Bandung. Yang unik adalah rasa dan warna kuahnya yang agak kuning karena berbagai rempah yang menjadi andalannya. KOMPAS.com/Agie PermadiMie Kocok SKM, salah satu warung mie kocok yang harus dikunjungi saat berkunjung ke Bandung. Yang unik adalah rasa dan warna kuahnya yang agak kuning karena berbagai rempah yang menjadi andalannya.
|
EditorSri Anindiati Nursastri

3. Mie Kocok SKM

Ada yang uni‎k dari mie kocok satu ini. Jika dilihat dari penyajiannya, Mie Kocok SKM memiliki warna kuah yang agak kuning. Menurut pemilik, Ponijah (48), warna tersebut berasal dari bumbu rempah-rempah yang diberikan.

"Yang membedakan itu memang bumbunya, rasanya seperti soto. Kalau di sini warna kuahnya kuning, kalo mie kocok yang lain memang gak ada (yang seperti ini). Makanya pelanggan yang sering ke sini menyebutnya soto Mie Kocok," Jelas Ponijah.

Teknik memasaknya pun terbilang berbeda. Ponijah memasak tulang dan tapal kaki sapi yang sebelumnya dibelah dua agar sumsum dalam tulang tersebut melumer untuk menjaga aroma kaldu. Tak hanya itu, ia pun menambahkan kunyit, ketumbar, tenggiri, serta bawang putih untuk menambah rasa serta bau dari kuah buatannya ini.

Jika memang kuah yang direbus terlalu banyak, Ponijah dapat menyimpan sebagian kuah‎nya ke dalam pendingin untuk kemudian bisa digunakan kembali untuk dimasak dengan tambahan rempah lainnya.

"Kalau sudah dingin airnnya disimpan di freezer, jadi kalo besok mau dipakai tinggal dimasukkan bumbu kuning itu. Lalu kasih bawang daun, ebi atau udang kering (biar gurih ada sarinya)," katanya.

Tak hanya itu, Ponijah pun menekankan kualitas kikil pada mie kocoknya. Bagaimana tidak, kikil tersebut di rebus cukup lama, sehingga saat dimakan akan terasa kenyal dan lembut di lidah. Memang kikil yang disajikan mie kocok SKM ini merupakan yang terlembut dibandingkan kikil lainnya. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ponijah memberikan kikil lebih banyak pada porsi spesial mie kocok spesialnya. Bagi penikmat mie yang ingin merasakan mie kocok ini cukupmerogoh kocek Rp 35.000 untuk Mie Kocok SKM Spesial dan Rp 25.000 untuk Mie Kocok SKM biasa.

Mie Kocok SKM, salah satu warung mie kocok yang harus dikunjungi saat berkunjung ke Bandung. Yang unik adalah rasa dan warna kuahnya yang agak kuning karena berbagai rempah yang menjadi andalannya.KOMPAS.com/Agie Permadi Mie Kocok SKM, salah satu warung mie kocok yang harus dikunjungi saat berkunjung ke Bandung. Yang unik adalah rasa dan warna kuahnya yang agak kuning karena berbagai rempah yang menjadi andalannya.

‎Rasa mie kocok SKM ini rupanya dijaga sejak dulu. Seperti diketahui Mie Kocok SKM sendiri sudah ada sejak tahun 1970-an. Saat itu ayah Ponijah, Sukirman yang asal Kebumen, pertama kali membuat racikan bumbu mie kocok tersebut. ‎Sudah lama Sukirman memiliki usaha mie kocok ini di Jalan Sunda.

"Awalnya memang tempat di jalan Sunda No 87, kemudian pindah ke Jalan Sunda No 38 pada tahun 1990," jelasnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Naik 1,41 Persen pada September 2021

Travel Update
Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Tingkat Hunian Hotel di Mandalika NTB Naik hingga 95 Persen Selama World Superbike

Travel Update
Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Visa on Arrival Dinilai Percepat Proses Pengajuan Visa Turis Asing

Travel Update
Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Jemaah Pemegang Visa Umrah Bisa Umrah Tanpa Karantina, tapi...

Travel Update
Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Tips Wisata di The Beach Love Bali, Jangan Lupa Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips
4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

4 Aktivitas di The Beach Love Bali, Lihat Sunset Pantai Cinta Kedungu

Jalan Jalan
The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

The Beach Love, Kafe Tempat Nikmati Panorama Pantai Cinta Kedungu Bali

Jalan Jalan
Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan-jalan ke Tepi Laut di Lhokseumawe, Wisata Sambil Kulineran

Jalan Jalan
Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Pantai Pesewan Gunungkidul yang Tersembunyi, Rute ke Sana Cukup Menantang

Jalan Jalan
Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Surat Terbuka untuk Jokowi Soal Pariwisata Bali dari IINTOA, Ini Isinya

Travel Update
Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Indonesia Batasi Kedatangan dari 8 Negara Akibat Varian Baru Covid-19

Travel Update
Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Resmi, Jemaah Umrah Asal Indonesia Tak Perlu Vaksin Booster

Travel Update
Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Inggris Raya Wajibkan Karantina Mandiri untuk Semua Kedatangan

Travel Update
Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Antisipasi Varian Covid-19 Baru, Warga dari 8 Negara Afrika Ini Tak Bisa Masuk AS

Travel Update
Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Camping di Puncak Kuik, Nikmati Gemerlap Ponorogo dari Ketinggian

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.