Pantai Kayu Angin di Nunukan, Berpayung dan Berbangku Pelangi

Kompas.com - 20/11/2017, 21:08 WIB
Pantai Kayu Angin yang dipercantik dengan banguna payung dan bangku warna warni hasil gotong royong warga di Nunukan, Kalimantan Utara, Minggu (19/11/2017). Pantai dengan pasir coklat yang terletak perairan perbatasan Indonesai ? Malaysia tersebut selama ini terlihat kumuh dengan sampah karena tidak adanya pengelolaan yang baik oleh pemerintah daerah. KOMPAS.com/SUKOCOPantai Kayu Angin yang dipercantik dengan banguna payung dan bangku warna warni hasil gotong royong warga di Nunukan, Kalimantan Utara, Minggu (19/11/2017). Pantai dengan pasir coklat yang terletak perairan perbatasan Indonesai ? Malaysia tersebut selama ini terlihat kumuh dengan sampah karena tidak adanya pengelolaan yang baik oleh pemerintah daerah.
|
EditorI Made Asdhiana

NUNUKAN, KOMPAS.com – Minggu (19/11/2017) sore, ratusan warga Nunukan, Kalimantan Utara terlihat asyik berswafoto di sejumlah titik pinggir pantai Kayu Angin yang terletak di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia.

Kebanyakan pengunjung memilih berswafoto di bangunan payung dan bangku warna-warni di pinggir pantai.

(Baca juga : Berburu Sate Today di Pasar Perbatasan Ujung Pulau Nunukan...)

Sementara sebagian pengunjung yang membawa anak-anak lebih suka menghabiskan sore itu dengan bermain jungkat jungkit yang juga dicat warna-warni di bibir pantai sebelah barat.

“Anak-anak tambah betah dengan adanya ayunan dan jungkat jungkit serta adanya bangku warna-warni di sini. Dulunya nggak ada, cuma pantai yang kotor," ujar Ikhwan, salah satu warga Nunukan yang datang bersama keluarga Minggu (19/11/2017).

Pohon Kayu Angin di Pantai Kayu Angin, Nunukan, Kalimantan Utara mulai condong terdampak abrasi pantai.KOMPAS.com/SUKOCO Pohon Kayu Angin di Pantai Kayu Angin, Nunukan, Kalimantan Utara mulai condong terdampak abrasi pantai.
Santi, warga Sebatik yang terlihat berswafoto bersama teman-temannya di bangunan payung yang terbuat dari kayu dengan atap daun kelapa yang juga dicat warna-warni mengaku senang dengan adanya pembuatan sejumlah wahana permainan anak-anak dan bangku warna-warni yang menghiasai pantai Kayu Angin.

Pantai Kayu Angin yang selama ini terlihat kotor karena sampah dari laut yang terbawa ombak terdampar di pantai kini terlihat lebih indah dengan hadirnya 10 bangunan payung dari kayu serta 10 bangku warna-warni yang diletakkan di bibir pantai.

Warga juga terlihat secara gotong royong membangun wahana permainan seperti ayunan, jungkat junkgit dari kayu serta lapangan futsal di salah satu spot bibir pantai.

Pantai Kayu Angin di Nunukan, Kalimantan Utara yang indah dengan pasir coklatnya yang bersih terancam abrasi.KOMPAS.com/SUKOCO Pantai Kayu Angin di Nunukan, Kalimantan Utara yang indah dengan pasir coklatnya yang bersih terancam abrasi.
“Banyak warga yang mengunggah keindahan pantai Kayu Angin di Facebook setelah warga gotong royong membangun payung dan bangku warna-warni. Terlihat lebih cantik,” ujarnya.

Ide membangun pantai Kayu Angin secara bergotong rotong, menurut Ketua DPRD Nunukan Dani Iskandar, karena selama ini masyarakat berharap pantai Kayu Angin bisa dikelola secara baik sehingga berdampak adanya perputaran perekonomian.

Selama ini pantai Kayu Angin seperti dibiarkan kumuh dengan sampah dan tidak adanya fasilitas pendukung seperti jalan masuk menuju pantai, kawasan parkir untuk kendaraan pengunjung serta tempat sampah bagi pengunjung.

Padahal setiap akhir pekan ratusan hingga ribuan warga Nunukan mengunjungi pantai Kayu Angin.

Rumah salah satu warga di Pantai Kayu Angin, Nunukan, Kalimantan Utara  yang terancam ambruk tergerus abrasi pantai. Selain di Pantai Kayu Angin dan Pantai Batu Lamampu, abrasi pantai juga terjadi di Pantai Tanjung Aru. Sayangnya upaya pembuatan pemecah gelombang di beberapa lokasi belum bisa menghentikan laju abrasi pantai di Sebatik.KOMPAS.com/SUKOCO Rumah salah satu warga di Pantai Kayu Angin, Nunukan, Kalimantan Utara yang terancam ambruk tergerus abrasi pantai. Selain di Pantai Kayu Angin dan Pantai Batu Lamampu, abrasi pantai juga terjadi di Pantai Tanjung Aru. Sayangnya upaya pembuatan pemecah gelombang di beberapa lokasi belum bisa menghentikan laju abrasi pantai di Sebatik.
Nantinya, lanjut Dani Iskandar, pantai Kayu Angin akan dikelola oleh BUMdes setempat.

“Dengan dibangun secara gotong royong artinya warga saling memiliki dan saling menjaga. Kita hanya fasilitasi saja karena pantai Kayu Angin ini salah satu tujuan wisata bagi warga. Semoga dengan semakin cantik pengunjung dari Malaysia juga tertarik ke sini sehingga ada pemberdayaan ekonomi," kata Dani Iskandar.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Karimunjawa Siap Dibuka Kembali, Tunggu Hasil Simulasi

Karimunjawa Siap Dibuka Kembali, Tunggu Hasil Simulasi

Whats Hot
4 Tempat Wisata di Jepara Sudah Simulasi, Siap Dibuka Lagi

4 Tempat Wisata di Jepara Sudah Simulasi, Siap Dibuka Lagi

Whats Hot
Bar Cart Maskapai Ini Terjual Dalam Beberapa Menit, Apa Menariknya?

Bar Cart Maskapai Ini Terjual Dalam Beberapa Menit, Apa Menariknya?

Whats Hot
Seperti Apa Bentuk Hotel di Korea Utara?

Seperti Apa Bentuk Hotel di Korea Utara?

Whats Hot
Covid-19, Pesta Tahun Baru di Times Square New York akan Digelar Virtual

Covid-19, Pesta Tahun Baru di Times Square New York akan Digelar Virtual

Whats Hot
5 Maskapai dengan Layanan Penerbangan Tanpa Tujuan, Jadi Obat Rindu Terbang

5 Maskapai dengan Layanan Penerbangan Tanpa Tujuan, Jadi Obat Rindu Terbang

Whats Hot
HUT Ke-75 KAI, KA Wisata Bagikan Diskon Perjalanan Kereta Wisata 7,5 Persen

HUT Ke-75 KAI, KA Wisata Bagikan Diskon Perjalanan Kereta Wisata 7,5 Persen

Promo Diskon
EVA Air Layani Penerbangan Tanpa Tujuan dengan Pesawat Hello Kitty yang Lucu

EVA Air Layani Penerbangan Tanpa Tujuan dengan Pesawat Hello Kitty yang Lucu

Whats Hot
Maskapai Jepang Ini Terbang dengan Pesawat Bergambar Penyu Hawaii untuk Obati Rindu Penumpang

Maskapai Jepang Ini Terbang dengan Pesawat Bergambar Penyu Hawaii untuk Obati Rindu Penumpang

Whats Hot
Royal Brunei Tawarkan Penerbangan Wisata Keliling Kalimantan Selama 85 Menit

Royal Brunei Tawarkan Penerbangan Wisata Keliling Kalimantan Selama 85 Menit

Whats Hot
Cara Ajukan Permohonan Visa Kunjungan secara Online

Cara Ajukan Permohonan Visa Kunjungan secara Online

Travel Tips
WNA Sudah Bisa Ajukan Visa Kunjungan ke Indonesia, untuk Kegiatan Apa Saja?

WNA Sudah Bisa Ajukan Visa Kunjungan ke Indonesia, untuk Kegiatan Apa Saja?

Whats Hot
Singapore Airlines Akan Buat Penerbangan Tanpa Tujuan Selama 3 Jam

Singapore Airlines Akan Buat Penerbangan Tanpa Tujuan Selama 3 Jam

Whats Hot
Qantas Tawarkan Wisata di Pesawat Selama 7 Jam Tanpa Tujuan, Mau?

Qantas Tawarkan Wisata di Pesawat Selama 7 Jam Tanpa Tujuan, Mau?

Whats Hot
5 Aktivitas Wisata di Watergong Klaten, Bisa Beli Ikan Segar

5 Aktivitas Wisata di Watergong Klaten, Bisa Beli Ikan Segar

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X