Kompas.com - 26/11/2017, 13:04 WIB
Ratusan wisatawan domestik dan asing menikmati pesona sekitar Pura Tanah Lot, Kabupaten Tabanan, Bali, awal Juni 2012. Obyek ini menjadi salah satu unggulan Pulau Dewata setelah Pantai Kuta di Kabupaten Badung karena letaknya juga berdekatan. Rona tenggelamnya matahari menjadi pemandangan tak terlupakan di Tanah Lot. KOMPAS/AYU SULISTYOWATIRatusan wisatawan domestik dan asing menikmati pesona sekitar Pura Tanah Lot, Kabupaten Tabanan, Bali, awal Juni 2012. Obyek ini menjadi salah satu unggulan Pulau Dewata setelah Pantai Kuta di Kabupaten Badung karena letaknya juga berdekatan. Rona tenggelamnya matahari menjadi pemandangan tak terlupakan di Tanah Lot.
|
EditorSri Anindiati Nursastri

JAKARTA, KOMPAS.com - Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pasar Asia Pasifik Kementerian Pariwisata, Vincentius Jemadu memerkirakan kunjungan wisatawan Australia turun sebanyak 10 persen akibat pembatalan penerbangan dari Australia menuju Bali. Angka tersebut masih berupa penaksiran dari pihak Kementerian Pariwisata.

"Sampai saat ini saya belum dapat angka yang pasti berapa penurunannya. Namun demikian kita tidak pungkiri adanya pembatalan penerbangan dan kami melihat ini hanya efek kejut saja karena semburan asap yang sifatnya freatik bukan magmatik. Banyak orang belum paham perbedaan antara freatik dan magmatik sehingga merasa khawatir. Efek kejut ini memang akan mempengaruhi kedatangam wisman dan penurunan diprediksi sekitar 10 persen," kata laki-laki yang akrab disapa VJ dalam pesan singkat kepada KompasTravel, Minggu (26/11/2017).

Seperti diketahui, Bali adalah salah satu destinasi wisata favorit wisatawan Australia. Setiap tahun lebih dari satu juta wisatawan Australia datang ke Bali.

"Kalau asumsi setahun sekitar 1 juta wisatawan Australia ke Bali saja maka setiap hari jumlahnya (yang datang) diperkirakan antara 2.500 sampai dengan 2.700 wisatawan mancanegara ke Bali," ujarnya.

Baca juga : Gunung Agung Kembali Meletus, 4 Penerbangan Maskapai Asing Batal ke Bali

Vincentius mengatakan pembatalan penerbangan dari Australia tersebut merupakan inisiatif dari maskapai sendiri. Kemarin, ada pembatalan tujuh arrival flight di Bali dari Australia yang terdiri dari empat penerbangan dari Jetstar, satu penerbangan KLM, satu penerbangan Qantas dan satu penerbangan Virgin Air.

"Saya yakin tim dari Hospitality Desk di Bali sudah selalu koordinasi dengan pihak Angkasa Pura dan otoritas bandara untuk memantau setiap saat aktivitas Gunung Agung dan kemungkinan dampak yang terjadi," tambahnya.

Gunung Agung kembali meletus pada Sabtu (24/11/2017). Setidaknya ada 16 penerbangan dari empat maskapai batal mendarat dan berangkat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali.

Keempat maskapai tersebut adalah Jetstar, KLM, Qantas dan Virgin Air yang melayani penerbangan rute internasional.

Humas Angkasa Pura I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, mengatakan maskapai-maskapai tersebut membatalkan penerbangan karena kebijakan internal masing-masing. Belum ada larangan terbang yang dikeluarkan. 

********************

Mau paket wisata gratis ke Thailand bersama 1 (satu) orang teman? Ikuti kuis kerja sama Omega Hotel Management dan Kompas.com dalam CORDELA VACATION pada link INI. Hadiah sudah termasuk tiket pesawat (PP), penginapan, dan paket tur di Bangkok.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lomba untuk Desa Wisata, Total Hadiah Rp 150 Juta

Lomba untuk Desa Wisata, Total Hadiah Rp 150 Juta

Travel Update
Pemerintah Spanyol Ubah Aturan Berjemur di Pantai Wajib Bermasker

Pemerintah Spanyol Ubah Aturan Berjemur di Pantai Wajib Bermasker

Travel Update
Festival Songkran di Chiang Mai Thailand Batal

Festival Songkran di Chiang Mai Thailand Batal

Travel Update
 5 Hotel Instagramable di Jakarta, Asyik buat Staycation

5 Hotel Instagramable di Jakarta, Asyik buat Staycation

Jalan Jalan
Kabar Gembira, Disney World Izinkan Turis Lepas Masker Saat Berfoto di Area Tertentu

Kabar Gembira, Disney World Izinkan Turis Lepas Masker Saat Berfoto di Area Tertentu

Jalan Jalan
Fans Marvel! Avengers Campus di Disneyland akan Dibuka 4 Juni 2021

Fans Marvel! Avengers Campus di Disneyland akan Dibuka 4 Juni 2021

Travel Update
Ada Toilet Umum yang Unik di Tokyo, Terlihat Seperti Mengambang

Ada Toilet Umum yang Unik di Tokyo, Terlihat Seperti Mengambang

Jalan Jalan
Tahun 2021 Ini, Turis Bisa Piknik di Taman Istana Buckingham

Tahun 2021 Ini, Turis Bisa Piknik di Taman Istana Buckingham

Jalan Jalan
Pascagempa, Seluruh Wisata Kelolaan Jatim Park Group Tetap Buka

Pascagempa, Seluruh Wisata Kelolaan Jatim Park Group Tetap Buka

Travel Update
Harga Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp 85.000

Harga Rapid Test Antigen di Stasiun Turun Jadi Rp 85.000

Travel Update
5 Kafe Rooftop Instagramable di Jakarta, Cocok untuk Santai Sore Hari

5 Kafe Rooftop Instagramable di Jakarta, Cocok untuk Santai Sore Hari

Jalan Jalan
Resmi! Ada Gondola Baru untuk Wisatawan di Dusun Girpasang Klaten

Resmi! Ada Gondola Baru untuk Wisatawan di Dusun Girpasang Klaten

Travel Update
Larangan Mudik, Hotel Diharapkan Beri Paket Staycation Bonus Hampers Isi Produk Lokal

Larangan Mudik, Hotel Diharapkan Beri Paket Staycation Bonus Hampers Isi Produk Lokal

Travel Update
Pertama di Asia: Travel Bubble Taiwan-Palau Dimulai, Ini Aturannya

Pertama di Asia: Travel Bubble Taiwan-Palau Dimulai, Ini Aturannya

Travel Update
Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads X