Kompas.com - 27/11/2017, 15:05 WIB
Pesawat Garuda Indonesia yang mengangkut panda dari China mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (28/9/2017). KOMPAS.com/ERLANGGA DJUMENAPesawat Garuda Indonesia yang mengangkut panda dari China mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (28/9/2017).
|
EditorWahyu Adityo Prodjo

JAKARTA,KOMPAS.com - Sebanyak 88 penerbangan domestik dan internasional Garuda Indonesia dibatalkan imbas penutupan Bandara Internasional Ngurah Rai Bali pagi tadi, Senin (27/11/2017). Pembatalan tersebut berjumlah 42 penerbangan yang tiba di Bali dan 46 penerbangan yang berangkat dari Bali.

Selama situasi force majeure ini, seluruh penumpang Garuda Indonesia yang terkena dampak diberikan pilihan untuk mengubah jadwal penerbangan (reschedule). Hal ini berlaku bagi penumpang dengan keberangkatan dari dan ke Bali yang terkena pembatalan jadwal penerbangan Garuda Indonesia akibat sebaran abu vulkanik.

(Baca juga : Tak Perlu Panik Gunung Agung Meletus, Perhatikan 5 Hal Ini)

Selain itu juga, dalam siaran pers yang diterima KompasTravel, Senin (27/11/2017) siang, penumpang diperbolehkan memperpajang masa berlaku tiket, mengubah rute perjalanan, hingga mengganti nama.

“Penumpang bisa memperpanjang masa berlaku tiket sampai dengan enam bulan sejak terjadinya force majeure, mengubah rute perjalanan (Reroute), mengganti nama dan berlaku hanya satu kali penggantian saja, atau untuk melakukan “full refund” sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujar Hengki Heriandono, Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia.

Saat dihubungi KompasTravel, ia menambahkan jika proses refund tersebut semua itu gratis. Proses akan dimudahkan, asalkan penumpang yang bersangkutan benar-benar yang terkena dampak force majeur.

Letusan Gunung Agung yang terletak di Kabupaten Karangasem, Bali, terus membesar, Minggu (26/11/2017).Kompa.com/ Robinson Gamar Letusan Gunung Agung yang terletak di Kabupaten Karangasem, Bali, terus membesar, Minggu (26/11/2017).
Penumpang bisa mendapatkan pengembalian uang atas tiket yang dibatalkan atau mengubah jadwal penerbangan di kantor Garuda Indonesia terdekat atau melalui call center, di +622123519999 / 08041807807.

Sementara itu, sampai saat ini penerbangan Garuda Indonesia untuk tujuan dari dan ke Lombok pun masih dibatalkan. Menurut Hengki, karena sebaran abu vulkanik dari Gunung Agung masih mengganggu lintasan penerbangan untuk tujuan penerbangan ke Lombok tersebut.

Ia pun meminta penumpang memastikan untuk memperbaharui nomor kontak atau alamat surat elektronik yang tercantum pada tiket, agar dapat dihubungi apabila terjadi perubahan penerbangan.

(Baca juga : Asita: Destinasi Bali Masih Banyak, Jangan Hanya Unggah Gunung Agung)

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Gunung Agung dari Siaga (level 3) menjadi Awas (level 4), terhitung sejak Senin 27/11/2017 pukul 06:00 WITA.

Hal tersebut untuk mengantisipasi segala kemungkinan dan risiko bencana akibat dari erupsi gunung yang terus meningkat.

Peningkatan aktivitas Gunung Agung membuat Bandara Ngurah Rai ditutup. Kepala Humas PT Angkasa Pura I Ngurah Rai, Bali, Arie Ahsanurrohim menyampaikan bahwa Bandara Ngurah Rai ditutup sejak Senin ini pukul 07.00 Wita dan diperkirakan akan ditutup hingga Selasa (28/11/2017) atau selama 24 jam.

“Bandara close jam 07.00 Wita hari ini sampai pukul 07.00 Wita besok,” kata Arie, Senin pagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Jalan Jalan
Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Jalan Jalan
Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Travel Update
Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Travel Update
Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Jalan Jalan
Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Travel Update
Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Travel Update
Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Jalan Jalan
10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

Jalan Jalan
Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Kebun Raya Bogor Resmikan Wahana Baru Griya Anggrek

Travel Update
15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

15 Wisata Bantul Yogyakarta dengan Pemandangan Alam Instagramable

Jalan Jalan
Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Pemerintah Kota Yogyakarta Siapkan Jalur Skuter Listrik di Kotabaru

Travel Update
Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Wisata ke Rowo Bayu Banyuwangi, Diduga Lokasi Asli KKN di Desa Penari

Jalan Jalan
Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Rahasia Ruangan yang Terkunci di Taj Mahal, Benarkah Ada Kuil Hindu?

Jalan Jalan
8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

8 Motif Batik Betawi dari Jakarta yang Bernilai Sejarah dan Budaya

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.