Kompas.com - 29/11/2017, 12:18 WIB
Durian si susu, pendatang baru dari Rancamaya, yang ramaikan Festival Wisata Durian, Bogor, Minggu (25/11/2017). KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIADurian si susu, pendatang baru dari Rancamaya, yang ramaikan Festival Wisata Durian, Bogor, Minggu (25/11/2017).
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Musim durian tiba, saatnya berburu durian lokal yang istimewa. Lupakan dulu durian monthong thailand yang sepanjang tahun ada, ini salah satu jenis baru namanya durian Si Susu.

Tanah Rancamaya, memang jadi pusatnya berbagai jenis durian super asal Bogor, Jawa Barat. Sudah beragam jenis durian yang keluar menjadi jawara di berbagai kontes daerah maupun nasional. Seperti durian matahari, durian si mimang dan yang lainnya.

(Baca juga : Durian Lay yang Sempat Terbuang, Kini Menjadi Durian Favorit)

Salah satu unggulan baru yang diperkenalkan pada maniak durian ialah durian si susu. Jika lazimnya daging durian berwarna kuning atau orange, durian ini berwarna putih seperti susu.

Saat KompasTravel disuguhkan bentuk fisik si susu, kulit dan daging duriannya terlihat sama warna. Sehingga tak terlihat pemisah antara keduanya.

Salah satu penggemar durian si susu dalam acara Festival Wisata Durian, Minggu (25/11/2017).KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Salah satu penggemar durian si susu dalam acara Festival Wisata Durian, Minggu (25/11/2017).
"Ini unggulan baru nih, dari hari pertama festival durian banyak yang suka," ujar Asep Saepudin, salah satu penjual yang juga petani kebun durian Rancamaya, Bogor kepada KompasTravel, dalam acara Wisata Durian, Minggu (25/11/2017).

Salah satu pengunjung yang memesan durian si susu untuk kedua kali ialah Amrin (47). Ia mengaku baru pertama kali mencicipi durian si susu, dan ternyata cocok.

"Rasanya legit, selain manis tapi ada gurihnya," ujar Amrin kepada KompasTravel dalam acara yang sama.

(Baca juga : Beginilah jika Juara Durian Malaysia Ditanam di Indonesia)

Saat KompasTravel mencobanya, putihnya daging durian menempel di mulut dengan sedikit serat. Seratnya tak sekuat durian monthong alias lebih lembut.

Soal rasa, memang terasa manis yang sedang, dengan variasi rasa lain di akhir. Mungkin ini yang disebut Amrin, rasa gurih.

Mencium durian Bengkulu, di Festival Wisata Durian, mulai 20 November hingga 3 Desember 2017. 
KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Mencium durian Bengkulu, di Festival Wisata Durian, mulai 20 November hingga 3 Desember 2017.
Dalam satu hari itu, penjual asal Rancamaya, Bogor berhasil menjual durian si susu sebanyak tujuh buah.

Sayangnya durian ini belum dikembangbiakkan, sehingga buahnya masih terbatas di satu pohon dengan usia puluhan tahun. Menurut Asep, untuk sekali panen sendiri pohon tersebut baru sanggup menghasilkan sekitar 20 buah.

Bagi yang penasaran ingin mencoba, Anda bisa mengunjungi acara Wisata Durian tersebut, mulai 20 November hingga 3 Desember 2017. Juga bisa datang langsung ke Kebun Durian Ciaden, Jalan Rancamaya RT 04 RW 07, Bogor Selatan.

Harga di festival mencapai Rp 150.000 per kilogram. Dalam satu buah durian musangking ala Rancamaya ini, beratnya sekitar dua kilogram.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Accor Luncurkan Paket Staycation Unik untuk Berwisata Lokal, Tertarik?

Travel Promo
Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Pemkab Boyolali Larang Tradisi Padusan Tahun Ini untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Aturan Perjalanan Udara Periode Ramadhan dan Larangan Mudik 2021

Travel Update
Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Mereka yang Boleh Lakukan Perjalanan Selama Larangan Mudik 2021

Travel Update
Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Sambut Ramadhan, Parador Beri Promo Menginap Mulai dari Rp 240.000-an

Travel Promo
Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Wisata Air di Klaten Tetap Buka meski Padusan Dilarang, Ini Aturannya

Travel Update
Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Gayo Coffee Trail Akan Kembangkan Wisata Dataran Tinggi Gayo

Travel Update
Tradisi Padusan di Klaten Tahun Ini Ditiadakan untuk Cegah Kerumunan

Tradisi Padusan di Klaten Tahun Ini Ditiadakan untuk Cegah Kerumunan

Travel Update
3 Hotel Ini Re-branding Jadi Penginapan Bercita Rasa Indonesia

3 Hotel Ini Re-branding Jadi Penginapan Bercita Rasa Indonesia

Travel Update
5 Kafe Rasa Bali di Jakarta, Mulai dari Nuansa Ubud hingga Seminyak

5 Kafe Rasa Bali di Jakarta, Mulai dari Nuansa Ubud hingga Seminyak

Jalan Jalan
Cara Naik Kereta Gantung TMII Saat New Normal

Cara Naik Kereta Gantung TMII Saat New Normal

Jalan Jalan
Mudik 2021 Dilarang, 5 Tempat Wisata di Jakarta Ini Bisa Dikunjungi

Mudik 2021 Dilarang, 5 Tempat Wisata di Jakarta Ini Bisa Dikunjungi

Jalan Jalan
Itinerary Seharian Wisata di TMII Bareng Anak, Main ke Taman Burung

Itinerary Seharian Wisata di TMII Bareng Anak, Main ke Taman Burung

Itinerary
Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Layanan GeNose untuk Syarat Terbang

Bandara I Gusti Ngurah Rai Siapkan Layanan GeNose untuk Syarat Terbang

Travel Update
Itinerary 2 Hari 1 Malam Jelajah TMII, Bisa ke Mana Saja?

Itinerary 2 Hari 1 Malam Jelajah TMII, Bisa ke Mana Saja?

Itinerary
komentar di artikel lainnya
Close Ads X