Kompas.com - 11/12/2017, 08:09 WIB
Wisatwan sedang menikmati perosotan atau seluncur di Artotel Yogyakarta, turun dari lantai dua ke lobby hotel. KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIAWisatwan sedang menikmati perosotan atau seluncur di Artotel Yogyakarta, turun dari lantai dua ke lobby hotel.
|
EditorI Made Asdhiana

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pemandangan yang unik akan Anda temukan saat berkunjung ke salah satu hotel teranyar di Yogyakarta. Hotel dengan konsep seni ini menyajikan fasilitas perosotan, atau seluncur untuk turun ke lobi hotel.

Ialah Hotel Artotel Yogyakarta, yang resmi dibuka pada Kamis (7/12/2017). Berlokasi di Jalan Kaliurang KM 5.6 no 14, Caturtunggal Sleman, DI Yogyakarta.

Hotel ini mengusung konsep hotel seni, dengan tema "Living in Harmony". Dengan berbagai karya seni di dalamnya, mulai instalasi, lukisan, kriya, dan print stiker.

(Baca juga : Kolaborasi Seniman Hasilkan Hotel Artistik di Yogyakarta)

Salah satu instalasi yang jadi landmark dan bisa dinikmati pengunjung ialah perosotan atau seluncur. Perosotan tersebut jadi opsi turun pengunjung dari lantai dua ke lantai satu atau lobi.

Terbuat dari kuningan tebal, dengan alas matras, yang di klaim kokoh dan aman digunakan. Perosotan di desain meliuk-liuk ala taman bermain anak, total panjangnya sekitar 13 meter.

Perosotan atau seluncur di Artotel Yogyakarta, yang menjadi landmark atau cirikhas dari hotel tersebut.KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Perosotan atau seluncur di Artotel Yogyakarta, yang menjadi landmark atau cirikhas dari hotel tersebut.
KompasTravel pun sempat menggunakannya beberapa kali dengan tamu hotel lainnya. Rasanya tak begitu menegangkan, walau dengan ketinggian lebih dari lima meter. Malah terasa mengasyikkan, terbukti dari banyaknya anak-anak yang mencoba di jam tertentu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

(Baca juga : Artotel Sanur, Pilihan Menginap di Bali untuk Turis Berjiwa Seni)

Sayangnya saat dicoba, perosotan tersebut masih terasa kesat. Entah dari faktor bahan materialnya masih baru, atau celana yang digunakan. Namun, pihak hotel menyediakan kain licin, untuk alas duduknya agar turun dengan lebih lancar.

"Seru sih, jarang banget ada di hotel, jadinya sekalinya ada heboh buat foto, video gitu," ujar Reancy, wisatwan asal Jakarta kepada KompasTravel.

General Manager Artotel Yogyakarta, Daniel Prasetyo mengatakan, perosotan itu sengaja dibuat selain sebagi barang seni, juga landmark. Ia berharap bisa menjadi pengalaman berkesan bagi para pengunjungnya.

"Ia, kita menggunakan perosotan atau seluncur tadi untuk salah satu ciri khas Artotel Yogya, disamping kreasi seni lainnya," kata Daniel, saat Grand Opening Artotel di Yogyakarta.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Daftar Negara Asal Turis Asing yang Bisa ke Indonesia Tak Berubah meski Ada Omicron

Travel Update
Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Wisatawan di Gunung Bromo Dilarang Masuk Radius 1 Km dari Kawah Aktif, Ada Apa?

Travel Update
Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

Kembangkan Wellness Tourism, Yuk Kenali Rekomendasi Wisata Sehat di Korea

BrandzView
Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Desa Wisata Sekitar Semeru Terdampak Erupsi, Ini Bantuan Kemenparekraf

Travel Update
Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Indonesia Perketat Kedatangan Internasional, Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Libur Nataru, Kebijakan Ganjil Genap di Kawasan Wisata Bukan dari Kemenparekraf

Travel Update
PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

PPKM Level 3 Saat Nataru Batal, Tempat Wisata Boleh Buka tapi Diperketat

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.