Melancong ke Bahama, Wow... Senangnya

Kompas.com - 13/12/2017, 06:21 WIB
Selamat datang di Bahama.NOVA DIEN Selamat datang di Bahama.

KOMPAS.com - Liburan adalah saatnya memanjakan diri, beristirahat dari rutinitas, relaksasi dan melakukan hal yang menyenangkan. Apalagi jika liburan ke destinasi impian seperti The Bahamas atau Bahama.

Seperti namanya, ‘Bahama’ (laut dangkal) adalah negara kepulauan perairan ‘laut dangkal’ yang terletak di Samudra Atlantik, berada tepat di tepi Segi Tiga Bermuda yang terkenal.

Ada 700 pulau di Bahama, di mana hanya sekitar 30 pulau yang dihuni. Seluruh kepulauan negara yang masuk dalam Commonwealth Countries ini adalah tempat keajaiban alam yang luar biasa.

Bahama yang dikenal dengan lautan biru kristalnya, mengklaim bahwa perairannya adalah yang terjernih di dunia, dengan jarak pandang sekitar 60 meter.

Pantai di Bahama.NOVA DIEN Pantai di Bahama.
Pantai berpasir putih yang mengagumkan, air laut yang menakjubkan dan matahari bersinar sepanjang tahun, menjadikan pulau ini sebagai tujuan favorit bagi wisatawan dunia.

Saya tiba di bandara Internasional Lynden Pindling, yang sebelumnya dikenal dengan nama Nassau International Airport, di kota Nassau.

Nassau adalah ibu kota Bahama yang terletak di pulau New Providence, yang menghubungkannya dengan pulau tetangga yaitu Paradise Island. Kedua pulau ini dapat diakses melalui jembatan Nassau Harbor.

Saya dijemput seorang teman lama, Indah seorang hotelier yang sudah menetap di Bahama selama dua tahun. Indah sudah menyiapkan aktivitas saya selama di negara bernama resmi yang dimulai dengan kata “the" ini.

Ocean Club Beach di Bahama.NOVA DIEN Ocean Club Beach di Bahama.
Pilihannya beragam, mulai dari berenang dengan babi, menyelam bersama hiu, main golf, Aquaventure Water Park di Atlantis, main judi di kasino sampai naik yacht ke Blue Lagoon.

"Tinggal pilih," kata ndah.

Saya menjawab, "Berenang di pantai saja, saya pasti bahagia".

Perjalanan dari bandara ke rumah Indah membutuhkan waktu sekitar 30 menit berkendara. Saya perhatikan, hampir semua mobil di jalanan tidak memakai signal ketika belok.

Ocean Club Beach di Bahama.NOVA DIEN Ocean Club Beach di Bahama.
Menurut Indah, memang begitu cara mengemudi penduduk lokal di sini, yang beri lampu hanya pendatang. Bahkan, kendaraan di sini seharusnya setir kanan (ala Inggris), namun, banyak mobil Amerika dengan setir di sebelah kiri, walaupun jalur pengemudi harusnya sama dengan di Indonesia.

Pemandangan pantai dengan air biru jernih menjadi suguhan sepanjang perjalanan. Saking jernihnya, saya bisa melihat terumbu karang dari lepas pantai. Bangunan bergaya kolonial pastel yang menjadi khas Bahama masih terpelihara hingga sekarang.

Indah menunjuk ke arah sebuah bangunan berwarna pink, “Itu adalah gedung pemerintah!” Lucu warnanya.

Begitu sampai di rumah Indah, saya langsung merasa seperti di hotel, atau tepatnya resor. Bangunan rumahnya serba putih, lengkap dengan kolam renang.

Halaman:


EditorI Made Asdhiana


Close Ads X