Kompas.com - 14/12/2017, 17:55 WIB
Tali yang melintang menunjukkan batas lingkar kutub di Finlandia. Foto di atas adalah bagian utara yang masuk dalam wilayah Kutub Utara. KOMPAS/SRI REJEKITali yang melintang menunjukkan batas lingkar kutub di Finlandia. Foto di atas adalah bagian utara yang masuk dalam wilayah Kutub Utara.
|
EditorWahyu Adityo Prodjo

KOMPAS.com – Hari Natal tinggal menunggu hari. Bagi Anda yang ingin mengirimkan surat kepada Santa Claus, mungkin masih ada cukup waktu sebelum terlambat.

Usut punya usut, Kutub Utara dikenal sebagai tempat tinggal para Santa Claus. Ada beberapa fakta unik yang bisa Anda ketahui bila tahu tentang tempat asal sang Santa Claus.

Dilansir dari situ travelandleisure, berikut beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang Kutub Utara. 

Di mana Kutub Utara?

Pertama-tama mungkin banyak dari Anda yang berpikir bahwa Kutub Utara secara geografis juga dikenal sebagai Kutub Utara secara terestrial. Nyatanya, Kutub utara merupakan tempat yang berlokasi di atas bumi, titik paling utara di planet ini, dan pusat belahan bumi utara.

Jika Anda melihat ke peta Kutub Utara, Anda akan melihat bahwa tidak seperti Kutub Selatan Antartika, Kutub Utara tidak memiliki serta terletak pada masa daratan. Meskipun terkadang tertutup oleh lapisan es laut yang mengapung.

Walaupun tidak memiliki tanah yang bisa diklaim, Kutub Utara beserta laut dan daerah sekitarnya tidak dapat diklaim teritorialnya oleh suatu negara. Hal tersebut berlaku sama untuk kembarannya, Kutub Magnetik Utara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kutub Magnetik Utara tidak dapat diklaim oleh suatu negara karena terkait pergeseran lokasi dari waktu ke waktu akibat perubahan magnetik di inti bumi. Namun, pada umumnya berada di Lingkaran Arktik, tidak jauh dari Kutub Utara Geografis.

Wilayah Arktik pada umumnya merupakan obyek perdebatan teritorial antara Amerika Serikat, Kanada, Rusia, Norwegia, dan Denmark, yang mengklaim atas kawasan Kutub Utara, menurut Bloomberg.

Bagaimana Cuaca di Kutub Utara?

Seperti yang bisa Anda perkirakan bahwa disini cuaca sangatlah dingin. Saat musim panas datang, temperatuh cuaca bisa mencapai 32 derajar Fahrenheit atau setara dengan titik beku air. Kemudian saat musim dingin datang, suhu akan turun jauh lebih rendah sekitar rata-rata 40 derajat Fahrenheit.

Kutub Utara adalah tanah yang ekstrem. Karena sumbu miring Bumi saat berputar mengelilingi matahari, sinar matahari konstan atau tidak hadir sama sekali tergantung musimnya, menurut National Geographic.

Saat musim panas, matahari akan selalu berada di atas cakrawala di Kutub Utara. Hal itu berarti matahari terbenam selama 24 jam.

Saat musim dingin, matahari selalu berada di bawah cakrawala. Seluruh wilayah kutub utara akan dalam kegelapan total selama total 24 jam.

Di Kutub Utara sendiri hanya mengalam satu kali matahari terbir dan terbenam setiap tahun yakni di equinox bulan Maret dan equinox bulan September.

Menurut ilumwan NASA, Iklim kutub utara juga bisa berubah akibat pemanasan global. Tercatat bahwa suhu dan mencairnya lapisan es di Kutub Utara telah mengkhawatirkan ekosistem dengan satwanya dan dikhawatirkan permukaan laut akan naik dan membanjiri kota-kota di pesisir.

Apakah Kutub Utara menjadi tempat Santa Claus berkumpul?

Tentu saja!  Namun tidak di Kutub Utara Geografis karena lapisan es yang akan selalu bergeser membuat sulit untuk emngoperasikan tempat seluruh hadiah natal.

Sebaliknya, tempat Santa Claus berkumpul terletak di Kutub Utara yang berbeda, Kutub Utara, New York yang merupakan desa di kota Wilmington. Di sini, pengungjung bisa menjelajahi desa cahaya sambil menonton pertunjukan live musik bertemakan natal sambil duduk bersama sang Santa Claus.

Fakta menarik bahwa terdapat Kutub Utara di Amerika yang dapat dikunjungi para wisatawan yakni  Alaska. Walaupun belum dijadikan sebagai basecamp para Santa Claus tetapi kota ini terkenal dengan dekorasi Natal dan rumah Santa Claus.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Museum di Bangkok, Belajar Sejarah Thailand sampai Koin Zaman Batu

6 Museum di Bangkok, Belajar Sejarah Thailand sampai Koin Zaman Batu

Jalan Jalan
Budaya Vs Pariwisata, Sebenarnya Tak Perlu Jadi Konflik

Budaya Vs Pariwisata, Sebenarnya Tak Perlu Jadi Konflik

Travel Update
Klarifikasi Singapore Airlines yang Dikabarkan Buka Penerbangan Langsung ke Bali

Klarifikasi Singapore Airlines yang Dikabarkan Buka Penerbangan Langsung ke Bali

Travel Update
Storytelling Bikin Destinasi Wisata Makin Atraktif

Storytelling Bikin Destinasi Wisata Makin Atraktif

Travel Update
Wisata Pinus Sari Mangunan Sulit Akses Internet, Pemkab Bantul Upayakan Penguat Sinyal

Wisata Pinus Sari Mangunan Sulit Akses Internet, Pemkab Bantul Upayakan Penguat Sinyal

Travel Update
Tarik Turis Kanada, Indonesia Bisa Jual Paket Bulan Madu Ramah Muslim

Tarik Turis Kanada, Indonesia Bisa Jual Paket Bulan Madu Ramah Muslim

Travel Update
Gen Z Muslim Tak Khawatir Kulineran Saat Jalani Wisata Ramah Muslim

Gen Z Muslim Tak Khawatir Kulineran Saat Jalani Wisata Ramah Muslim

Travel Update
Wisata Kuliner di Floating Market Lembang Bandung Selama PPKM, Bawa Kartu Vaksin

Wisata Kuliner di Floating Market Lembang Bandung Selama PPKM, Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Pinus Sari Mangunan Terapkan Ganjil Genap untuk Wisatawan Mulai 17 September

Pinus Sari Mangunan Terapkan Ganjil Genap untuk Wisatawan Mulai 17 September

Travel Update
Gara-gara PPKM, Kunjungan Turis Asing ke Jakarta Turun 82 Persen

Gara-gara PPKM, Kunjungan Turis Asing ke Jakarta Turun 82 Persen

Travel Update
Itinerary 3 hari 2 malam di Pekanbaru, Ada Rainbow Hills Rumbai

Itinerary 3 hari 2 malam di Pekanbaru, Ada Rainbow Hills Rumbai

Itinerary
Bangkok di Thailand Bakal Terima Turis Asing pada 15 Oktober 2021

Bangkok di Thailand Bakal Terima Turis Asing pada 15 Oktober 2021

Travel Update
Pemkot Yogyakarta Kembangkan Aplikasi, Dorong Pokdarwis Bersaing dengan Pengusaha Wisata

Pemkot Yogyakarta Kembangkan Aplikasi, Dorong Pokdarwis Bersaing dengan Pengusaha Wisata

Travel Update
PPKM Level 2 dan Percepatan Vaksinasi Tingkatkan Okupansi Hotel di Semarang

PPKM Level 2 dan Percepatan Vaksinasi Tingkatkan Okupansi Hotel di Semarang

Travel Update
Thailand Bakal Sambut Turis Asing Bervaksin Covid-19 Mulai 1 Oktober

Thailand Bakal Sambut Turis Asing Bervaksin Covid-19 Mulai 1 Oktober

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.