Kompas.com - 03/01/2018, 09:21 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebagai orang yang lahir dan tinggal di Jakarta, merasakan salju menjadi salah satu impian hidup saya. Sejak kecil salju hanya dapat dilihat di televisi, majalah, atau kartu pos. Tinggal di negara tropis, salju memang menjadi suatu kemewahan.

Impian melihat salju akhirnya bisa tercapai pada Desember 2017. Tak perlu jauh-jauh ke Eropa, negara terdekat untuk melihat salju dari Indonesia (selain salju abadi di Puncak Jaya, Papua tentunya) adalah Jepang dan Korea.

Baca juga : Club Med Buka Resor Ski Kedua di Hokkaido Jepang

Saya mewakili kantor untuk meliput resort Club Med di Jepang. Club  Med Sahoro dan Club Med Tomamu adalah resort ski Club Med di Pulau Hokkaido. Pulau paling Utara Jepang ini memang terkenal memiliki salju terbaik di dunia. 'Champagne Snow' sebutannya, salju yang memiliki tekstur sangat halus dan tidak berair, cocok untuk olahraga ski.

Menuju Pulau Hokkaido kini juga semakin mudah. Ada maskapai Japan Airlines yang memiliki rute Jakarta-Hokkaido. Apalagi saat ini Japan Airlines yang dikenal dengan singkatan JAL dipilih sebagai partner dari Badan Pariwisata Jepang. 

Pemandangan di atas Gunung Tomamu, Hokkaido, Jepang.Kompas.com/Silvita Agmasari Pemandangan di atas Gunung Tomamu, Hokkaido, Jepang.
Penerbangan dari Jakarta ke Hokkaido, harus melalui transit ke Bandara Narita, Tokyo. Lama penerbangan dari Jakarta ke Tokyo ditempuh selama tujuh jam.

Baca juga : Makan, Pesta, dan Main Ski Tiap Hari di Club Med Hokkaido

Menjadi pengalaman yang menarik, karena saya duduk di kursi pesawat kelas ekonomi terbaik di dunia versi SkyTrax. JAL unggul dalam kategori penghargaan ini, mengalahkan lebih dari 300 maskapai di dunia.

Jika dibandingkan dengan kursi pesawat lain, kursi pesawat JAL memang unik karena berukuran lebih tipis secara vertikal dan lebih lebar sedikit secara horizontal. Jadi jarak antar kursi penumpang menjadi lebih lega. Jarak rentang kaki juga jadi lebih panjang. Kursi ini disebut JAL Sky Wider. Alhasil tujuh jam penerbangan saya habiskan dengan tidur, tanpa makan saking pulasnya.

Baca juga : Wajib Coba, Es Krim Berwarna Biru di Hokkaido

Dari Bandara Narita Tokyo terminal internasional, saya kemudian melanjutkan ke transit terminal domestik. Hanya perlu berjalan kaki. Untuk menuju Bandara New Chitose Hokkaido, penerbangan ditempuh selama 1 jam 40 menit.

Suhu udara di Bandara New Chitose agak lebih dingin dari di Narita, ketika melihat jendela akan terlihat penampakan salju yang menutupi jalan dan kendaraan. Akhirnya melihat salju!

Membuat snow angel di atas salju tebal.Kompas.com/Silvita Agmasari Membuat snow angel di atas salju tebal.
Sebagai pulau paling Utara di Jepang, suhu di Hokkaido memang terkenal lebih dingin dibanding pulau lain. Benar saja, ketika keluar dari pintu Bandara New Chitose suhu menunjukkan minus 9 derajat.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Travel Update
Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Travel Update
Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Travel Update
Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Travel Tips
Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Jalan Jalan
Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

BrandzView
Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Jalan Jalan
Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Jalan Jalan
Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Jalan Jalan
Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Travel Update
Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Travel Update
Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Jalan Jalan
Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Travel Update
Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Travel Update
Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.