8 Tips Wajib Tahu Sebelum Liburan ke Situ Cisanti Bandung - Kompas.com

8 Tips Wajib Tahu Sebelum Liburan ke Situ Cisanti Bandung

Kompas.com - 03/01/2018, 19:00 WIB
Tangga menuju obyek wisata Situ Cisanti di Bandung, Jawa Barat, Senin (25/12/2017).KOMPAS.COM/Anggita Muslimah Tangga menuju obyek wisata Situ Cisanti di Bandung, Jawa Barat, Senin (25/12/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com – Kesibukan sehari-harinya membuat Anda tentu membutuhkan waktu untuk melepaskan stres sejenak. Tak perlu biaya mahal, Anda pun bisa menikmati panorama alam yang indah.

Tak jauh dari Jakarta, sekitar Bandung bisa jadi destinasi pilihan Anda di akhir pekan bersama teman atau keluarga. Salah satu obyek wisata yang bisa Anda datangi adalah Situ Cisanti.

Berikut adalah panduan untuk berwisata di Situ Cisanti yang dihimpun KompasTravel.

 1. Bersiap perjalanan panjang

Anda akan yang menempuh perjalanan yang cukup panjang menuju Situ Cisanti dari Jakarta. Anda membutuhkan waktu sekitar empat sampai lima jam untuk sampai di obyek wisata Situ Cisanti.

Sementara, untuk Anda yang berada di Bandung membutuhkan waktu sekitar dua jam perjalanan.

KompasTravel sempat mengunjungi Situ Cisanti memulai perjalanan dari Bekasi. Dari Bekasi, menggunakan mobil melewati Tol Jakarta-Cikampek, lalu masuk ke Tol Purbaleunyi dan keluar di Tol Buah Batu.

Setelah keluar tol, bertemu lampu merah lalu belok ke kanan, ke Jalan Raya Bojong Soang hingga Jalan Raya Laswi. Sesampainya di daerah Ciparay, dapat berbelok ke Jalan Raya Pacet dan terus hingga Jalan Raya Cibeureum.

Perjalanan mulai di wilayah Pacet, medannya mulai berkelak-kelok dengan ruas jalan yang hanya cukup untuk dua mobil. Pastikan tidak mual saat diperjalanan. 

Namun, Anda pasti takjub melihat pemandangan selama perjalanan dengan deretan sawah, gunung, kebun teh, hingga hutan pinus.

Obyek wisata Situ Cisanti di Bandung, Jawa Barat, Senin (25/12/2017).KOMPAS.COM/Anggita Muslimah Obyek wisata Situ Cisanti di Bandung, Jawa Barat, Senin (25/12/2017).
2. Gunakan kendaraan dengan kondisi optimal

Medan perjalanan yang dilewati berupa berkelok, tanjakan hingga turunan. Persiapkan kendaraan dengan kondisi optimal. Anda juga bisa menggunakan kendaraan pribadi untuk mempersingkat waktu perjalanan.

3. Biaya berwisata

Obyek wisata ini memang tak terlalu mahal. Akan tetapi setiap pengunjung akan dikenakan biaya masuk sebesar Rp 12.000. Sementara untuk kendaraan mobil dikenakan Rp 9.000 dan motor Rp 4.000.

Gerbang masuk obyek wisata Situ Cisanti di Bandung, Jawa Barat, Senin (25/12/2017).KOMPAS.COM/Anggita Muslimah Gerbang masuk obyek wisata Situ Cisanti di Bandung, Jawa Barat, Senin (25/12/2017).
4. Berkunjung hingga sore hari

Waktu terbaik berkunjung ke Situ Cisanti mulai dari pagi hingga sore hari apabila tidak turun hujan. Saat siang hari Anda bisa abadikan pesona Situ Cisanti dengan berfoto di spot-spot instagenic.

Setelah itu berkumpul sambil bercengkrama hingga sore hari melihat proses matahari yang akan tenggelam.

Jangan terlampau hingga malam hari, sebab biasanya kabut akan turun pada malam hari, dan udara di sana akan semakin dingin.

 5. Bawa bekal makanan sendiri lebih baik

Di obyek wisata ini, di gerbang depan terdapat beberapa warung dan penjual makanan. Kebanyakan makanan yang dijual adalah makanan ringan seperti tahu goreng, mi rebus atau mi goreng serta seduhan kopi juga teh.

Sementara, di dalam obyek wisata, Anda akan jarang menemukan penjual. Hanya satu atau dua pedagang mi bakso yang dapat ditemui.

Maka dari itu, lebih baik membawa bekal sendiri dari rumah layaknya pikni.  Di sana Anda bisa menyewa atau membawa tikar yang kemudian di gelar di tepi danau.

Setelah itu bisa menyantap bekal makanan yang Anda bawa sambil menghirup udara segar dilengkapi dengan pemandangan danau berlatar gunung di sana.

Gerbang masuk obyek wisata Situ Cisanti di Bandung, Jawa Barat, Senin (25/12/2017).KOMPAS.COM/Anggita Muslimah Gerbang masuk obyek wisata Situ Cisanti di Bandung, Jawa Barat, Senin (25/12/2017).
6. Bawa jaket

Hal yang sebaiknya tak terlupakan adalah membawa baju hangat atau jaket. Udara di sana sangat segar bahkan jika hari sudah sore, akan semakin dingin. Jika Anda tak kuat dengan udara dingin, maka sebaiknya gunakan baju hangat tersebut.

 7. Hormati kearifan lokal

Situ Cisanti memiliki kearifan lokal berupa sejarah yang kuat. Salah satu buktinya adalah terdapat dua mata air yang mengalir ke Situ Cisanti.

Lokasi mata air tersebut merupakan petilasan Raja Sunda yakni Prabu Siliwangi. Kolam mata air tersebut pernah menjadi tempat Prabu Siliwangi membersihkan tubuhnya.

Hingga kini, kolam mata air tersebut banyak digunakan pengunjung untuk tempat mandi membersihkan diri secara lahir dan batin.

Nah, untuk bisa mandi di sana, kuncen atau penjaga mata air di sana yang akrab disapa Abah Atep mengingatkan agar para pengunjung tetap bersikap sopan dan santun. Terutama saat berkunjung atau mandi di kolam mata air tersebut.

Mata air yang ada di obyek wisata Situ Cisanti di Bandung, Jawa Barat, Senin (25/12/2017).KOMPAS.COM/Anggita Muslimah Mata air yang ada di obyek wisata Situ Cisanti di Bandung, Jawa Barat, Senin (25/12/2017).
8. Jaga kebersihan

Meski Anda dibebaskan untuk makan dan menggelar tikar di sana, jangan lupa untuk menjaga kebersihan. Seperti halnya membuang sampah pada tempatnya atau Anda bisa membawa sampah hingga gerbang masuk Situ Cisanti. 

******************

Mau merasakan liburan seru ke Pulau Bali? Kali ini liburannya gratis dan ke destinasi anti-mainstream! Selama empat hari tiga malam, seluruh biaya peserta sudah ditanggung. Termasuk tiket PP Jakarta-Bali, transportasi lokal, hotel, konsumsi, dan beragam aktivitas seru. Juga raih kesempatan memenangkan hadiah smartphone OPPO F5.

Caranya mudah, ikuti photo competition 'Unforgettable Journey'. Klik link ini.


EditorWahyu Adityo Prodjo
Komentar

Close Ads X