Serunya Mengunjungi Destinasi Wisata Baru, Kebun Raya Kuningan

Kompas.com - 05/01/2018, 07:42 WIB
Pintu gerbang Kebun Raya Kuningan, Jawa Barat. KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIAPintu gerbang Kebun Raya Kuningan, Jawa Barat.
|
EditorI Made Asdhiana

KUNINGAN, KOMPAS.com - Menyematkan diri sebagai daerah konservasi, membuat Kuningan mengembangkan wisatanya berbasis lingkungan. Wisata teranyar, Kebun Raya Kuningan merupakan salah satu jawabannya.

Berkunjung ke kebun raya terbesar di Indonesia ini, membuat saya penasaran. Perjalanan yang dilalui pun cukup menantang.

Kebun Raya Kuningan, berada di kaki Gunung Ciremai, tepatnya di Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Sekitar satu jam 20 menit dari pusat Kota Kuningan, dan 1.5 jam dari Kota Cirebon, tanpa macet.

Baca juga : Siap-siap Kebun Raya Terluas Akan Dibuka Tahun Ini di Kuningan

Anda akan melewati kelokan dan perbukitan di Kecamatan Pasawahan. Namun medan perbukitan itu akan luput oleh panorama-panorama indah yang disuguhkan sepanjang jalan. Mulai pesawahan, perkampungan, hutan lindung, hingga pemandangan kota dari ketinggian.

Ketika sudah terlihat bebatuan vulkanik besar di sisi jalan, berati sudah dekat. Dari gerbang utama, Anda akan ditunjukan jalan menuju parkiran yang cukup jauh jaraknya.

Taman Kuning yang berada di Kebun Raya Kuningan, jadi salah satu spot foto instagenic bagi wisatawan.KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Taman Kuning yang berada di Kebun Raya Kuningan, jadi salah satu spot foto instagenic bagi wisatawan.

Udara sejuk begitu terasa saat sampai di kawasan konservasi teranyar di Kabupaten Kuningan, Minggu (24/12/2017). Inilah Kebun Raya Kuningan (KRK), kebun raya yang disebut terbesar dan terluas di Indonesia, hingga 156 hektar.

Baca juga : Surga Wisata Kuningan di Balik Gunung Ciremai

Obyek wisata yang baru akan resmi dibuka awal 2018 ini masih memiliki banyak lahan kosong. Jauh berbeda dengan seniornya Kebun Raya Bogor yang telah memiliki koleksi yang amat komplet, di sini koleksinya masih dalam tahap "pertumbuhan".

Anda akan akan takjub, sejauh mata memandang yang terlihat pebukitan, pohon-pohon rindang mengitari taman-taman dan zona tematik yang cantik. Seperti Rock Garden, Taman Awi (taman bambu), Taman Endemik Ciremai, dan yang lainnya.

Tidak ada pagar, apalagi suara mesin kendaraan bermotor di batas kawasan konservasi ex-situ (di luar habitat asli) ini. Cuacanya, lebih mirip dengan Kebun Raya Cipanas, Cianjur yang berada di kaki Gunung Gede Pangrango. Sedangkan KRK berada di kaki Gunung Ciremai, ketinggian 870 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Kebun Raya Kuningan dengan lokasi yang amat luas, 156 hektar, sehingga masih terdapat banyak lahan kosong.KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Kebun Raya Kuningan dengan lokasi yang amat luas, 156 hektar, sehingga masih terdapat banyak lahan kosong.

Tujuan wisat wan pertama ialah ke tempat parkir, yang tak jauh dari landmark Patung Kuda Kuningan. Menuju patung ini, wisatawan perlu sedikit jalan menanjak. Dari atas patung kuda tersebut kita bisa melihat ke sekeliling 360 derajat KRK.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X