6 Museum Unik Sekitar Kebun Raya Bogor, Yakin Pernah Mampir? - Kompas.com

6 Museum Unik Sekitar Kebun Raya Bogor, Yakin Pernah Mampir?

Kompas.com - 06/01/2018, 09:00 WIB
Salah satu tempat baru yang digemari wisatawan saat berkunjung ke Kebun Raya Bogor. Bertempat di sisi danau gunting, terdapat pelataran dengan ornamen kaca dan kayu, favorit spot foto wisatawan.KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Salah satu tempat baru yang digemari wisatawan saat berkunjung ke Kebun Raya Bogor. Bertempat di sisi danau gunting, terdapat pelataran dengan ornamen kaca dan kayu, favorit spot foto wisatawan.

BOGOR, KOMPAS.com - Melancong di seputar Kota Bogor memang tak hanya berkunjung ke Kebun Raya. Bogor punya sederet museum unik yang koleksinya jarang dimiliki daerah lain.

Lokasinya relatif tak jauh dari Kebun Raya Bogor (KRB) dan Istana Bogor. Jadi Anda bisa menjelajahinya dengan berjalan kaki maupun naik angkot.

Berikut KompasTravel rangkum 5 museum unik di Bogor, yang mungkin belum pernah Anda kunjungi.

Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia (Munasein), yang dahulunya merupakan tempat labolatorium tanag, atau dinamakan Herbarium Bogoriense.KOMPAS.COM / MUHAMMAD IRZAL ADIAKURNIA Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia (Munasein), yang dahulunya merupakan tempat labolatorium tanag, atau dinamakan Herbarium Bogoriense.
1. Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia (Munasein)

Munasein merupakan perkembangan dari Etnobotani ini baru diresmikan Agustus 2016. Lokasi Munasein di Jalan Juanda no 22-24, Bogor.

Di dalam museum modern ini Anda bisa melihat kerjasama manusia dengan alam yang telah ada sejak dulu. Ada penggunaan tanaman-tanaman untuk peranan kehidupan suku-suku bangsa di Indonesia terdahulu.

Anda bisa berkunjung di hari kerja mulai pukul 08.00-16.00 WIB. Sementara pada akhir pekan mulai 08.00-14.00 WIB. Harga tiket untuk masuk ke museum dengan dua lantai ini Rp 5.000 per orang.

2. Museum Tanah

Museum yang terletak di Jalan Ir. H Juanda No 98 ini berada di sisi jalan raya, bertuliskan Balai penelitian Tanah. Keberadaannya tidak banyak diketahui orang dan juga tidak seramai wisata di depannya yaitu Kebun Raya Bogor.

Museum Tanah menampilkan jenis-jenis tanah serta batuan dan pasir yang mungkin tidak diketahui oleh kebanyakan orang. Museum dibangun sejak tahun 1905. Selain jenis tanah, museum menyimpan berbagai peralatan yang digunakan untuk meneliti tanah dan bebatuan.

Museum milik pemerintah ini tidak memiliki prosedur seperti kebanyakan museum lainnya dan tidak mematok harga tiket. Anda pun bisa datang saat jam kerja pegawai negeri yaitu Senin-Jumat pukul 08.00-16.00 WIB.

Pejalan kaki melintasi terowongan Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor, yang dihiasi deretan poster foto reproduksi Museum PETA, Jumat (15/8/2014). Deretan poster yang akan dipamerkan selama sebulan itu untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-69 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2014 sekaligus kampanye tertib menyeberang jalan melalui prasarana resmi, yakni terowongan, jembatan, atau pelintasan. KOMPAS/AMBROSIUS HARTO Pejalan kaki melintasi terowongan Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor, yang dihiasi deretan poster foto reproduksi Museum PETA, Jumat (15/8/2014). Deretan poster yang akan dipamerkan selama sebulan itu untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-69 Republik Indonesia pada 17 Agustus 2014 sekaligus kampanye tertib menyeberang jalan melalui prasarana resmi, yakni terowongan, jembatan, atau pelintasan.
3. Museum Pembela Tanah Air (Peta)

Berlokasi tepat di Jalan Jendral Sudirman nomer 35 Bogor, museum ini menampilkan koleksi-koleksi yang bisa menggugah semangat bela negara. Itu karena lokasinya yang berada di kawasan militer Pusat Pendidikan Zeni dan juga aneka koleksinya.

Sesuai namanya, museum ini menceritakan pembentukan Peta sampai mencapai kemerdekaan Indonesia. Museum ini memiliki koleksi senjata tentara Peta. Adapun di zaman penjajahan memang tempat ini jadi pusat pendidikan Peta.

Museum ini hanya buka di hari dan jam kerja, yaitu Senin-Sabtu, pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

4. Museum Perjuangan Bogor

Berlokasi di Jalan Merdeka nomor 56, terlihat bangunan dua lantai dengan relief-relief perjuangan di dinding depannya.

Di museum ini terpajang saksi bisu perjuangan laskar rakyat Bogor yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Beragam senjata asli, rakitan, hingga rampasan perang dari Jepang-Inggris-Belanda ada di Museum Perjuangan Bogor.

Selain itu juga lengkap dengan diorama perjuangan dan koleksi pakaian pejuang yang sebagian diantaranya memiliki noda darah asli.

5. Museum Zoologi

Museum Zoologi berlokasi di Jalan Ir. H. Juanda nomer 9 Bogor. Wisatawan bisa melihat dan mempelajari koleksi flora dan fauna purba yang amat lengkap di sini. Dari koleksi flora dan fauna yang paling besar, yang sudah punah, juga yang langka dari darat laut dan udara.

Museum yang memiliki nama lawas, Zoologicum Bogoriensis ini menyatu dengan Kebun Raya Bogor (KRB). Dengan membayar tiket KRB Rp 15.000, Anda sudah bisa masuk museum ini.

Patung keenam mantan presiden RI di Museum Kepresidenan RI Balai Kirti menghiasi etalasi di lantai pertama museum tersebut.KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Patung keenam mantan presiden RI di Museum Kepresidenan RI Balai Kirti menghiasi etalasi di lantai pertama museum tersebut.
6. Museum Kepresidenan Balai Kirti

Museum ini berada di bagian belakang Istana Kepresidenan RI yang merupakan satu-satunya museum khusus menyajikan tentang presiden-presiden Indonesia dari masa ke masa.

Museum ini tergolong modern dengan fasilitasnya yang canggih dibanding museum lainnya. Ada ruangan-ruangan yang mengisahkan perjalanan presiden-presiden Republik Indonesia hingga saat ini.

Namun, untuk memasukinya di hari biasa, Anda tidak perlu lewat Istana Presiden. Anda bisa melewati gerbang tiga istana yang langsung menghadap ke museum tersebut. Meski dapat diakses kapan pun oleh warga, untuk mengunjunginya perlu mengajukan surat elektronik kepada pengelola.

Museum Kepresidenan Balai Kirti buka mulai hari Selasa sampai Jumat pukul 09.00 - 15.00 WIB. Sementara, hari Sabtu dan Minggu buka mulai pukul 09.00 - 13.00 WIB.

*********


Mau merasakan liburan seru ke Pulau Bali? Kali ini liburannya gratis dan ke destinasi anti-mainstream! Selama empat hari tiga malam, seluruh biaya peserta sudah ditanggung. Termasuk tiket PP Jakarta-Bali, transportasi lokal, hotel, konsumsi, dan beragam aktivitas seru. Juga raih kesempatan memenangkan hadiah smartphone OPPO F5. 
 
Caranya mudah, ikuti photo competition 'Unforgettable Journey'. Silakan cek informasinya di sini.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorWahyu Adityo Prodjo
Komentar

Close Ads X