Kompas.com - 09/01/2018, 06:28 WIB
Wisatawan dalam dan luar negeri di Monumen Bom Bali, Jalan Legian Kuta, Bali. KOMPAS.COM/SRI LESTARIWisatawan dalam dan luar negeri di Monumen Bom Bali, Jalan Legian Kuta, Bali.
|
EditorI Made Asdhiana

DENPASAR, KOMPAS.com - Bisnis kondominium hotel tengah menggeliat di Pulau Dewata, Bali. PT Laut Biru Bali, pengembang properti terutama hotel dan resort di Indonesia, turut meramaikannya.

Kini, Laut Biru Bali sedang membangun proyek bernama Blue Ocean Condotel, yang berlokasi di kawasan premium Bali, Legian.

Direktur Utama PT Laut Biru Bali, Ali Thaher, menyatakan Blue Ocean Condotel, saat ini merupakan satu-satunya kondotel di Legian yang tengah ditawarkan kepada publik. Proyek
yang dimulai pada awal Januari ini dan ditargetkan rampung pada Juni 2019 memiliki klasifikasi bintang empat plus.

Baca juga : Terbius ke Alam Tidur ala Singing Bowl Spa di Pullman Legian

"Blue Ocean Condotel merupakan proyek prestisius yang sedang kami kerjakan. Blue Ocean Kondotel menawarkan keindahan Pantai Legian yang merupakan kawasan premium, selain Pantai Seminyak. Lokasi kondotel ini berada di pinggir Pantai Legian," kata Ali, Sabtu (6/1/2018).

Condotel ini akan dikelola oleh operator hotel internasional dari Australia. Ali optimistis Blue
Ocean Condotel layak menjadi pilihan utama investasi properti di Bali.

Acara ground breaking Blue Ocean Condotel di Legian, Kuta, Bali, Sabtu (6/1/2018). KOMPAS.COM/ROBINSON GAMAR Acara ground breaking Blue Ocean Condotel di Legian, Kuta, Bali, Sabtu (6/1/2018).
Dalam tiga tahun pertama, Ali menjanjikan Return of Investment (ROI) sebesar 24 persen kepada investor. "Kami pun memberikan bagi hasil keuntungan setelah tiga tahun dengan persentase 65 persen untuk investor dan 35 persen buat manajemen," kata Ali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ali memastikan ROI tersebut karena tingkat okupansi di kawasan Legian saat ini sangat
tinggi yakni rata-rata 80 persen.

“Mayoritas wisatawan asing yang berkunjung ke Legian berasal dari Australia, selebihnya dari Perancis, Jerman, Belanda, Italia, Swiss, New Zealand dan Rusia,” tambah Ali.

******************

Mau merasakan liburan seru ke Pulau Bali? Kali ini liburannya gratis dan ke destinasi anti-mainstream! Selama empat hari tiga malam, seluruh biaya peserta sudah ditanggung. Termasuk tiket PP Jakarta-Bali, transportasi lokal, hotel, konsumsi, dan beragam aktivitas seru. Juga raih kesempatan memenangkan hadiah smartphone OPPO F5.

Caranya mudah, ikuti photo competition 'Unforgettable Journey'. Klik link ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Korea Selatan Terapkan Karantina 10 Hari untuk Seluruh Kedatangan Internasional

Travel Update
Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Borobudur Marathon Bisa Jadi Contoh Pengembangan Sport Tourism di NTB

Travel Update
Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Thailand Tetap Wajibkan Tes PCR untuk Turis Asing

Travel Update
Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Budayawan Sebut Lombok NTB Berpotensi Jadi Destinasi Wisata Budaya

Travel Update
Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Akademisi Sebut Kemajuan Pariwisata Mandalika Jangan Bikin Daerah Lain Dilupakan

Travel Update
Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Swiss Larang Penerbangan dari 7 Negara akibat Omicron

Travel Update
Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Cara Perancis Manfaatkan Acara Olahraga untuk Promosi Produk Lokal

Travel Update
Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Berpotensi Gelar Sport Tourism, Pemprov NTB Bisa Tiru Perancis

Travel Update
Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Kamboja Batasi Kedatangan dari 10 Negara untuk Antisipasi Varian Omicron

Travel Update
9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

9 Negara Masuk Daftar Merah Inggris akibat Varian Omicron

Travel Update
Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Lion Air Buka Rute Surabaya-Labuan Bajo PP, Harga Mulai Rp 1 Juta

Travel Update
Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Lama Karantina WNI dan WNA di Indonesia Bakal Diperpanjang hingga 10 Hari

Travel Update
MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

MotoGP 2022 Bakal Bikin Untung Pariwisata NTB, tapi...

Travel Update
Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Turis Asing Lebih Tahu Gunung Rinjani Ketimbang Gunung Bromo?

Travel Update
Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Australia Tunda Buka Perbatasan akibat Varian Omicron

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.