5 Keistimewaan Bunga Rafflesia yang Bikin Turis Kepincut

Kompas.com - 09/01/2018, 16:03 WIB
Bunga Rafflesia arnoldii mekar di Hutan Lindung Bukit Daun Register 5, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, Minggu (9/3/2014). Tidak seperti umumnya raflesia dengan lima kelopak, raflesia ini berkelopak enam. Diperlukan komitmen kuat banyak pihak untuk menjaga habitat asli bunga terbesar di dunia ini.
KOMPAS/ADHITYA RAMADHANBunga Rafflesia arnoldii mekar di Hutan Lindung Bukit Daun Register 5, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, Minggu (9/3/2014). Tidak seperti umumnya raflesia dengan lima kelopak, raflesia ini berkelopak enam. Diperlukan komitmen kuat banyak pihak untuk menjaga habitat asli bunga terbesar di dunia ini.
|
EditorWahyu Adityo Prodjo

JAKARTA, KOMPAS.com - Tepat 25 tahun yang lalu, bunga Rafflesia arnoldii dinobatkan menjadi bunga nasional Indonesia. Bunga yang termasuk ke dalam puspa langka ini memang memiliki banyak keistimewaan yang luar biasa.

Salah satu jenis rafflesia yang terkenal ialah Rafflesia arnoldii, dan Rafflesia patma. Keduanya diakui merupakan flora endemik Indonesia. Saking istimewanya, banyak peneliti dan wisatawan penggemar flora yang datang ke Indonesia untuk menemukan bunga ini.

Di Indonesia, ada 17 spesies rafflesia. Jenis yang pertama kali ditemukan ialah Rafflesia patma, ditemukan oleh naturalis berkebangsaan Perancis, Auguste Deschamps pada 1797.

Selain endemik, berikut lima keistimewaan bunga ini yang jadi perhatian para wisatawan dan peneliti mancanegara.

1. Bentuk yang unik

Salah satu julukannya ialah bunga raksasa, pertumbuhan buga ini membesar dan melebar. Bunga rafflesia memiliki diameter bervariasi, tergantung jenis. Diameter Rafflesia patma 35-40 sentimeter, sedangkan Rafflesia arnoldii hingga satu meter.

Sebuah bunga Rafflesia Arnoldii di Bengkulu.Wikipedia Sebuah bunga Rafflesia Arnoldii di Bengkulu.

2. Sulit berkembang biak

Sejak ditemukannya dokumen berita tumbuhnya bunga rafflesia di Kebun Raya Bogor (KRB), baru 81 tahun kemudian bunga tersebut berhasil tumbuh di luar habitatnya.

Kesulitan tersebut salah satunya dikarenakan dalam satu tanaman bunga rafflesia memiliki dua jenis kelamin, atau disebut bunga berumah dua. Bunga rafflesia berkembang biak melalui biji, tetapi bijinya sukar didapat karena bunga jantan dan betina sangat jarang mekar bersamaan.

Dalam masa pertumbuhannya, rafflesia membutuhkan waktu 21 bulan untuk tumbuh mulai dari munculnya kuncup sampai mekar.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X