10 Maskapai Paling Sering Telat di Dunia Tahun 2017 Versi OAG - Kompas.com

10 Maskapai Paling Sering Telat di Dunia Tahun 2017 Versi OAG

Kompas.com - 10/01/2018, 08:00 WIB
Ilustrasi pesawat terbang.KOMPAS IMAGES / RODERICK ADRIAN MOZES Ilustrasi pesawat terbang.

JAKARTA, KOMPAS.com — Lembaga analisis penerbangan udara, OAG, yang berbasis di Inggris mengungkapkan data ketepatan waktu maskapai dan bandara dalam melayani penumpang.

Pada 2017, OAG menganalisis 57 juta penerbangan yang dilakukan sepanjang tahun. Alhasil tercatat maskapai di dunia yang paling tepat waktu dan paling tidak tepat waktu.

Ketepatan waktu, dalam hal ini disebut on time performance (OTP) adalah penerbangan atau pendaratan yang waktunya tidak lebih dari 14 menit 59 detik dari jadwal yang tertera.

Berdasarkan persentase OTP, berikut adalah maskapai paling tidak tepat waktu alias sering telat di dunia, diurutkan dari 10 besar sampai urutan pertama:

10. Xiamen Airlines Company (China) - 58,3 persen
9. Philippines AirAsia Inc. (Filipina) - 58,0 persen
8. Sunwing Airlines Inc. (Kanada) - 57,9 persen
7. Cebu Pacific Air (Filipina) - 57,6 persen
6. SATA International-Azores Airlines S.A. (Azores, Portugal) - 57,1 persen
5. Indonesia AirAsia X (Indonesia) - 56,8 persen
4. LACSA-Lineas Aereas Costarricenses (Kosta Rika) - 54,2 persen
3. Shenzhen Airlines (China) - 53,5 persen
2. AVIOR Airlines (Venezuela) - 53,1 persen
1. Air Inuit (Kanada) - 44,6 persen

OAG menyebutkan data di atas terbilang tidak sempurna. Hal itu karena hanya menampilkan data dari maskapai yang mencatat 80 persen keberangkatan sehingga masih ada maskapai di dunia yang tidak tercatat dalam data OAG.

Maskapai paling tepat waktu di dunia adalah

1. airBaltic (Kanada) - 90,01 persen
2. Hong Kong Airlines (Hongkong) -88,83 persen
3. Hawaiian Airlines (Amerika Serikat) - 87,24 persen
4. Copa Airways (Panama) - 86,39 persen
5. Qantas Airways (Australia) - 86,18 persen
6. Japan Airlines (Jepang) - 85,27 persen
7. Vueling Airlines (Spanyol) - 85,35 persen
8. Jetstar Asia (Australia) - 85,08 persen
9. Skymark Airlines (Jepang) - 85,00 persen
10. Aer Lingus (Irlandia) - 84,46 persen


EditorWahyu Adityo Prodjo
SumberTelegraph
Komentar

Close Ads X