Jiwangga Resto, Hadirkan Suasana Majapahit Kuno - Kompas.com

Jiwangga Resto, Hadirkan Suasana Majapahit Kuno

Kompas.com - 13/01/2018, 07:20 WIB
Satu di antara sudut Jiwangga Resto di Bromonilan, Purwomartani, Kalasan, Sleman, DI Yogyakarta yang menawarkan suasana kerajaan Majapahit Kuno TRIBUN JOGJA/WAHYU SETIAWAN NUGROHO Satu di antara sudut Jiwangga Resto di Bromonilan, Purwomartani, Kalasan, Sleman, DI Yogyakarta yang menawarkan suasana kerajaan Majapahit Kuno

SLEMAN, KOMPAS.com - Mengusung tagline 'tempat makan jiwa dan raga' Jiwangga Resto hadir dengan menawarkan rumah makan dengan suasana kerajaan Majapahit Kuno.

Mengembalikan masa di mana kejayaan, kesemangatan dan perjuangan kerajaan tersebut berharap mampu direpresentasikan melalui resto ini.

Resto yang berada di Jalan Terbaik, Bromonilan, Purwomartani, Kalasan, Sleman, DI Yogyakarta ini menyuguhkan berbagai bangunan yang sarat akan kerajaan Hindu tersebut.

"Jadi nggak hanya raga saja yang diberi makanan tetapi jiwa juga diberi makan dengan cara pemandangan, dengan suasana yang nyaman dan sesuatu yang unik. Pekerja yang penat dan bosan dengan suasana perkotaan ketika di sini bisa tenang dengan melihat sesuatu yang berbeda jadi sekalian recharging," kata Fadjar Nur Efendi, Customer Relation Jiwangga Resto kepada tribunjogja.com, Selasa (9/1/2018).

Baca juga : Tak Perlu ke Jepang, Restoran Khas Nagasaki Ada di Jakarta

Lokasi yang memang jauh dari hiruk pikuk perkotaan menambah sebuah asupan jiwa yang mempu memberi kesan nyaman dan rileks. Tak hanya itu, Resto pun dilengkapi dengan bangunan yang terbuat dari susunan batu merah dengan ornamen Hindu.

Tak ketinggalan, bangunan pendopo utama yang terbuat dari joglo dan beberapa ornamen bangunan yang terbuat dari ukiran kayu seolah menambah kekhasan zaman Kerajaan Majapahit Kuno dari resto yang baru berjalan sejak maret 2017 ini.

Baca juga : 4 Kuliner Khas Kudus yang Siap Bikin Perut Anda Kenyang

Resto pun menawarkan lokasi yang bertingkat untuk pengunjung menikmati menu yang telah disediakan.

Resto tradisional ini menawarkan 4 lokasi makan yang berbeda mulai dari pendopo yang terletak di bagian depan resto, terakota berada di bagian taman dan bawah resto serta 2 bagian lain berada di ujung timur resto tepatnya gallery dan ruang indoor.

Dengan menu tradisional dan masakan rumahan, resto ini seolah memperkuat kesan klasik dan kembali pada era kerajaan dulu. Harga menu pun bisa dibilang terjangkau dengan rentang harga mulai Rp 5.000 hingga Rp 100.000.

Resto yang menempati tanah seluas hampir satu hektar ini buka setiap hari mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 22.00 WIB. Last order pukul 20.00 WIB.

Untuk menjangkau lokasi resto ini memang cukup rumit lokasinya berada di ujung perdesaan warga di sekitar Bromonilan. Tepatnya sebelah utara Candi Sambisari.

Tak perlu khawatir, resto ini juga sudah dijangkau oleh google maps yang siap membantu pengunjung untuk sampai ke lokasi. (Tribunjogja.com)


EditorI Made Asdhiana
Komentar

Close Ads X