Kompas.com - 14/01/2018, 17:00 WIB
|
EditorWahyu Adityo Prodjo

Kini, setiap hari ada wisatawan yang datang ke tiga kampung itu terlebih pada akhir pekan. Biasanya, selain menikmati udara segar pegunungan, pengunjung juga berswafoto di ikon-ikon tiap kampung hingga di dinding-dinding rumah warga yang dilukis tiga dimensi.

"Kalau akhir pekan lebih ramai, jumlah pengunjung bisa 100 sampai 300 orang," jelas Dedi yang baru lima tahun ke belakang tinggal di luar kawasan perkebunan.

Holid Darsono, karyawan PTPN VIII Dayeuhmanggung bagian umum lainnya mengungkapkan, di wilayah Garut sendiri ada lima perkebunan dari mulai karet hingga teh.

Dari lima kawasan perkebunan tersebut, hanya emplacement (perumahan) karyawan kebun Dayeuhmanggung yang saat ini dijadikan tempat wisata meski tidak ada pungutan resmi bagi para pengunjungnya.

"Sejak akhir tahun 2016 jadi tempat wisata, tapi tidak ada tarif masuk, seikhlasnya saja, untuk dana perawatan saja," katanya.

Menurut Holid, penataan kawasan pemukiman karyawan dilakukan tentunya atas seizin manajemen PTPN. Dengan banyaknya wisatawan yang datang, lanjut Dedi, ada tambahan penghasilan untuk keluarga karyawan.

Saat ini pun, tengah dikembangkan tempat-tempat baru bagi pengunjung seperti kebun kopi dan buah-buahan.

"Ada juga warga yang menyediakan home stay buat menginap pengunjung," katanya.

Aldel (20), warga Kelurahan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota yang ditemui saat berkunjung ke Dayeuhmanggung mengungkapkan, banyak tempat swafoto yang menarik di Dayeuhmanggung. Apalagi, tempatnya tidak jauh dari Garut Kota.

"Udaranya sejuk, tempatnya enak, banyak tempat-tempat selfie, kan saya suka selfie," jelasnya.

Aldel mengaku, mengenal kampung My Darling, Jokowi dan Amsterdam dari media sosial. Karena, banyak orang memang swafotonya di tempat-tempat tersebut.

Sementara menurut Tresna, salah satu warga kampung My Darling, sejak banyak wisatawan memang ada keuntungan yang didapat warga, terutama mereka yang berdagang makanan. Hal itu karena pengunjung pasti jajan di warung mereka.

"Yang punya warung mah pasti untung, karena banyak yang jajan, apalagi hari libur," jelas ibu muda tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Daftar Libur Nasional Juni sampai Desember 2022, Masih Ada 7 Hari 

Daftar Libur Nasional Juni sampai Desember 2022, Masih Ada 7 Hari 

Travel Update
Jelajah Surga Wisata Air Terjun di Flores Barat NTT, Ada Cerita Mistis

Jelajah Surga Wisata Air Terjun di Flores Barat NTT, Ada Cerita Mistis

Jalan Jalan
Harga Tiket Rengganis Suspension Bridge, Gratis untuk Warga 3 Kecamatan Ini

Harga Tiket Rengganis Suspension Bridge, Gratis untuk Warga 3 Kecamatan Ini

Travel Tips
Terus Mimpi Buruk, Pencuri Kembalikan Patung Curian ke Kuil di India

Terus Mimpi Buruk, Pencuri Kembalikan Patung Curian ke Kuil di India

Travel Update
Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Travel Tips
Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Jalan Jalan
Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Travel Tips
Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Jalan Jalan
Rengganis Suspension Bridge di Bandung, Wisata Baru Jembatan Gantung Terpanjang di Asean

Rengganis Suspension Bridge di Bandung, Wisata Baru Jembatan Gantung Terpanjang di Asean

Jalan Jalan
32 Tempat Wisata Malang Raya, Banyak Tempat Bernuansa Alam

32 Tempat Wisata Malang Raya, Banyak Tempat Bernuansa Alam

Jalan Jalan
Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Jalan Jalan
Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Travel Update
Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Travel Tips
Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Travel Update
Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.