Kompas.com - 17/01/2018, 17:24 WIB
Panorama langit dan laut di Pantai Kuta, Bali Jumat (17/2/2017). KOMPAS/MOHAMMAD HILMI FAIQPanorama langit dan laut di Pantai Kuta, Bali Jumat (17/2/2017).
|
EditorI Made Asdhiana

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Hariyadi Sukamdani mengatakan hotel Indonesia sudah mencukupi untuk target wisatawan mancanegara 2018, yaitu 17 juta. Hanya wisatawan yang menginap masih kurang.

"Indonesia jumlah target kamarnya terpenuhi semua dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lain," ujarnya dalam pemaparan Forum Diskusi MarketPlus Center for Tourism & Hospitality di 88 Kasablanka, Jakarta, Rabu (17/1/2018).

(Baca juga : Mudahnya Mencari Makanan Halal di Thailand...)

Namun, menurut Hariyadi, jumlah keterisian hotel masih kalah jauh dari Thailand, yang hanya memiliki hotel hampir setengahnya dari Indonesia. Akibatnya pendapatan rata-rata dari ketersediaan kamarnya pun kalah jauh.

Dari data yang yang dipaparkannya, jumlah kamar hotel Indonesia baik dari bintang dan non bintang hotel ialah 60.000 kamar. Sedangkan Thailand 30.000 sedikit di bawah Malaysia yang 40.000 kamar hotel.

Pantai Patong di Phuket, Thailand, Sabtu (5/12/2015), merupakan destinasi wisata yang selalu diramaikan turis asing untuk berwisata bahari, menikmati sunset, olahraga parasailing, jetski atau berjalan-jalan sepanjang pantai berpasir putih serta menikmati kehidupan malam.KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Pantai Patong di Phuket, Thailand, Sabtu (5/12/2015), merupakan destinasi wisata yang selalu diramaikan turis asing untuk berwisata bahari, menikmati sunset, olahraga parasailing, jetski atau berjalan-jalan sepanjang pantai berpasir putih serta menikmati kehidupan malam.
Namun, revenue per available room (rata-rata pendapatan dari kamar yg tersedia) hingga Oktober 2017 sendiri, Indonesia kalah jauh. Rata-rata pendapatan hotel dari kamar yang tersedia di Thailand sebesar 130 dollar AS, sedangkan Indonesia ada di angka 98 dollar AS.

"Padahal jumlah ketersediaan kamar (di Thailand) hampir setengahnya dari Indonesia. Tapi pendapatannya dari hotelnya jauh lebih tinggi," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

(Baca juga : Berita Foto: Jalan-jalan Sore di Pantai Patong Phuket)

Hal tersebut menurutnya karena Thailand pintar mengelola penawaran dan permintaan. Thailand bisa menentukan jumlah yang pas untuk mengakomodir wisatawan mereka di waktu-waktu tertentu, seperti libur panjang.

"Thailand kuncinya pintar menggunakan supply and demand. Selain itu pariwisata stabil, meskipun politik kisruh, raja ganti-ganti. Tapi pariwisatanya stabil, normal," ujarnya.

Pantai Patong di Phuket, Thailand, Sabtu (5/12/2015), merupakan destinasi wisata yang selalu diramaikan turis asing untuk berwisata bahari, menikmati sunset, olahraga parasailing, jetski atau berjalan-jalan sepanjang pantai berpasir putih serta menikmati kehidupan malam.KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Pantai Patong di Phuket, Thailand, Sabtu (5/12/2015), merupakan destinasi wisata yang selalu diramaikan turis asing untuk berwisata bahari, menikmati sunset, olahraga parasailing, jetski atau berjalan-jalan sepanjang pantai berpasir putih serta menikmati kehidupan malam.
Menurut Hariyadi, Indonesia memiliki hotel yang paling siap di ASEAN. Tapi sayangnya untuk pendapatan rata-rata dari hotel, masih kalah jauh.

"Jadi kalau kita nggak juara se ASEAN, itu kebangetan karena sudah sangat siap dari hotel untuk 2018," ujar Haryadi, dalam paparannya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Maskapai di Jepang Jual Tiket Penerbangan Misterius Lewat Vending Machine

Maskapai di Jepang Jual Tiket Penerbangan Misterius Lewat Vending Machine

Travel Update
6 Oleh-oleh Populer Khas Palangka Raya, Ada Keripik Kelakai

6 Oleh-oleh Populer Khas Palangka Raya, Ada Keripik Kelakai

Travel Tips
Museum Kapal PLTD Apung di Banda Aceh, Saksi Bisu Tsunami Aceh

Museum Kapal PLTD Apung di Banda Aceh, Saksi Bisu Tsunami Aceh

Jalan Jalan
Pantai Jagu, Tempat Wisata Baru di Sudut Lhokseumawe Aceh

Pantai Jagu, Tempat Wisata Baru di Sudut Lhokseumawe Aceh

Jalan Jalan
Panduan Check-in Penerbangan Domestik di Bandara Soekarno-Hatta Saat Pandemi

Panduan Check-in Penerbangan Domestik di Bandara Soekarno-Hatta Saat Pandemi

Travel Tips
46 Negara Bisa Wisata ke Thailand Tanpa Karantina, Ada Indonesia?

46 Negara Bisa Wisata ke Thailand Tanpa Karantina, Ada Indonesia?

Travel Tips
Aturan Ganjil Genap, Puluhan Bus Wisata Gagal Masuk Gunungkidul

Aturan Ganjil Genap, Puluhan Bus Wisata Gagal Masuk Gunungkidul

Travel Update
Tempat Wisata Majalengka Boleh Buka Walau Masih PPKM Level 3

Tempat Wisata Majalengka Boleh Buka Walau Masih PPKM Level 3

Travel Update
Kepulauan Banyak Aceh, 99 Pulau dengan Paduan Pasir Putih dan Laut Biru

Kepulauan Banyak Aceh, 99 Pulau dengan Paduan Pasir Putih dan Laut Biru

Jalan Jalan
Desa Wisata Nusa Aceh, Desa Wisata Pertama Bertema Kebencanaan

Desa Wisata Nusa Aceh, Desa Wisata Pertama Bertema Kebencanaan

Jalan Jalan
9 Oleh-oleh Populer Khas Ambon, Ada Kerajinan Besi Putih

9 Oleh-oleh Populer Khas Ambon, Ada Kerajinan Besi Putih

Travel Tips
3 Tempat Wisata di Jakarta yang Bisa Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

3 Tempat Wisata di Jakarta yang Bisa Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Jalan Jalan
8 Satwa Langka Dilepasliarkan di Suaka Margasatwa Padang Sugihan

8 Satwa Langka Dilepasliarkan di Suaka Margasatwa Padang Sugihan

Travel Update
Daftar Tempat Wisata yang Boleh Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Daftar Tempat Wisata yang Boleh Dikunjungi Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Jalan Jalan
InterContinental Bandung Dago Pakar Jadi Hotel Terbaik di Indonesia 2021

InterContinental Bandung Dago Pakar Jadi Hotel Terbaik di Indonesia 2021

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.