Kompas.com - 19/01/2018, 16:43 WIB
|
EditorWahyu Adityo Prodjo

JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah dua tahun berlalu nampaknya 10 destinasi pariwisata prioritas tak kunjung menjadi "Bali Baru".

Bali memang takkan tergantikan dan sulit disamakan. Namun, untuk mendongkrak pemerataan pariwisata, pemerintah melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menyepakati 10 destinasi pariwisata prioritas untuk dijadikan "Bali Baru", sejak 2016 lalu.

Sejak awal kepemimpinan Presiden Jokowi, branding 10 destinasi prioritas terus digenjot untuk mencapai target 20 juta kunjungan wisatawan mancanegara di 2019.

Kesepuluh destinasi itu ialah Borobudur, Danau Toba, Bromo Tengger Semeru, Pulau Komodo, Kepulauan Seribu, Tanjung Kelayang, Mandalika, Wakatobi, Morotai, dan Tanjung Lesung.

Kebijakan tentang 10 destinasi Bali baru berubah pada November 2017. Pemerintah sepakat untuk berfokus kepada percepatan pengembangan empat destinasi dari 10 "Bali baru" tersebut. Keempatnya adalah Danau Toba, Borobudur, Mandalika dan Labuan Bajo.

Namun, hasilnya memang tak kunjung terlihat. Saat erupsi Gunung Agung lalu, pariwisata Indonesia langsung kehilangan dua juta kunjungan wisatawan mancanegaranya.

Pulau PramukaKOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Pulau Pramuka
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, penurunan kunjungan wisman ke Bali terjadi karena penurunan kunjungan wisman yang melalui Bandara Ngurah Rai, Bali sebesar 15,99 persen dibanding bulan sebelumnya.

Suhariyanto mengatakan, kunjungan wisman yang melalui bandara tersebut menyumbang 40 persen terhadap total wisman.

"Pada periode ini turun 15,99 persen month to month karena meletusnya Gunung Agung," kata Suhariyanto, Senin (4/12/2017).

Alhasil selain target Kementerian Pariwisata yang tidak tercapai. Diperkirakan pemerintah kehilangan devisa Rp 250 miliar per hari.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.