Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 24/01/2018, 16:42 WIB
|
EditorWahyu Adityo Prodjo

CHIANG MAI, KOMPAS.com - Tahun 2017 wisatawan asal China ke Thailand tumbuh drastis, terutama di segmen-segmen wisata tertentu. Alhasil, di tahun 2018, Kementerian Pariwisata Thailand mengganti cara promosi mereka untuk lebih memaksimalkan potensi tersebut.

"Di luar dugaan, wisatawan asal China di tahun 2017 tumbuh amat pesat, lebih dari 30 persen. Uniknya hanya di segmen tertentu, dan ternyata khusus untuk wisatawan wanita," terang Deputy Governor of Marketing Communication Thailand, Tanes Petsuwan sebelum diselenggarakannya Asian Tourism Forum (ATF) 2017, di Chiang Mai, Thailand, Rabu (24/1/2018).

Ia menyatakan untuk strategi promosi di 2018 khusus untuk wisatawan asal China akan menggunakan strategi baru. Hal tersebut diberlakukan seusai hasil riset di tahun 2017 lalu.

Menurutnya, hasil menunjukan bahwa kenikan 30 persen wisatawan asal China ke Thailand berasal dari traveler wanita. Kenaikan pun terjadi di wisata-wisata yang akrab dengan wanita, seperti wisata belanja.

Pemandangan Kuil Wat Arun di Bangkok, Thailand.NOVA DIEN Pemandangan Kuil Wat Arun di Bangkok, Thailand.
Selain itu, mayoritas wisatawan muda yang sangat digital. Mereka banyak yang pertama kali datang ke Thailand dengan mengandalkan informasi dari gawai mereka, dan sedikit berbeda dari wisatawan China di tahun-tahun sebelumnya.

"Kini mayoritas mereka yang muda lebih fasih berbahasa Inggris, sehingga dapat lebih lancar berkomunikasi dengan warga Thailand. Juga amat digital, karena merupakan usia muda," tuturnya.

"Khusus (wisatawan) China, kita akan kembangkan lebih giat lagi ke sektor digital. Kita akan maksimalkan digitalisasi, di ranah-ranah yang mereka sukai. Informasi wisata Thailand harus sampai ke gawai-gawai mereka," kata Tanes Petsuwan.

Selain itu, pihak Tourism Authority of Thailand (TAT) juga akan lebih mempromosikan wisata-wisata yang didominasi wanita. Seperti wisata belanja, wisata kecantikan, juga gastronomi.

Deengan memaksimalkan itu semua tangan perwakilan TAT China, ia berharap wisatawan China akan lebih tumbuh melebihi 30 persen di tahun 2018.

Tahun 2018 menjadi babak baru promosi pariwisata Thailand. Selain mengeluarkan kampanye pemasaran baru.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dikunjungi Jennie Blackpink, Ini 8 Fakta Masjid Agung Sheikh Zayed

Dikunjungi Jennie Blackpink, Ini 8 Fakta Masjid Agung Sheikh Zayed

Jalan Jalan
Sendratari Ramayana Prambanan yang Tampil pada Seremoni Pembukaan ATF 2023

Sendratari Ramayana Prambanan yang Tampil pada Seremoni Pembukaan ATF 2023

Jalan Jalan
4 Penginapan Dekat Tempat Wisata Boemisora Semarang, Bisa Camping

4 Penginapan Dekat Tempat Wisata Boemisora Semarang, Bisa Camping

Jalan Jalan
Cara ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok Naik KRL dan Kendaraan Pribadi

Cara ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok Naik KRL dan Kendaraan Pribadi

Travel Tips
Fasilitas Niang Komodo di Pulau Rinca Diresmikan, Sumber Info Wisata dan Edukasi

Fasilitas Niang Komodo di Pulau Rinca Diresmikan, Sumber Info Wisata dan Edukasi

Travel Update
Festival Pecinan Cirebon 2023, Komitmen Jaga Sejarah dan Tradisi Tionghoa di Tanah Wali

Festival Pecinan Cirebon 2023, Komitmen Jaga Sejarah dan Tradisi Tionghoa di Tanah Wali

Travel Update
Ribuan Pengunjung Padati Cap Go Meh Bogor Street Festival 2023

Ribuan Pengunjung Padati Cap Go Meh Bogor Street Festival 2023

Travel Update
Sejumlah Fasilitas di TN Komodo Perlu Dibenahi Demi Kenyamanan Wisatawan

Sejumlah Fasilitas di TN Komodo Perlu Dibenahi Demi Kenyamanan Wisatawan

Travel Update
Festival Imlek di Banyuwangi, Ada Beragam Jajanan Khas Tionghoa

Festival Imlek di Banyuwangi, Ada Beragam Jajanan Khas Tionghoa

Jalan Jalan
10 Fakta Visa Transit Arab Saudi, Bisa Umrah dan Ziarah

10 Fakta Visa Transit Arab Saudi, Bisa Umrah dan Ziarah

Jalan Jalan
Main ke Boemisora Semarang, Bisa Belanja 2 Oleh-oleh Ini

Main ke Boemisora Semarang, Bisa Belanja 2 Oleh-oleh Ini

Jalan Jalan
Pelayaran Rute Kepri-Kalbar Kini hanya 24 Jam Pakai Kapal Roro Terbaru

Pelayaran Rute Kepri-Kalbar Kini hanya 24 Jam Pakai Kapal Roro Terbaru

Travel Update
Datang ke Perayaan Cap Go Meh di Bekasi, Catat 4 Hal Penting Ini

Datang ke Perayaan Cap Go Meh di Bekasi, Catat 4 Hal Penting Ini

Travel Tips
Cap Go Meh Bogor 2023: Jam Mulai dan Pengalihan Jalannya

Cap Go Meh Bogor 2023: Jam Mulai dan Pengalihan Jalannya

Travel Update
Aturan Bea Cukai yang Perlu Diketahui Saat Pulang dari Luar Negeri

Aturan Bea Cukai yang Perlu Diketahui Saat Pulang dari Luar Negeri

Travel Tips
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+