Ini Kata Para Dubes Uni Eropa Usai Keliling Kampung Pelangi Semarang

Kompas.com - 25/01/2018, 17:00 WIB
Suasana di sebuah dusun di Wonosari yang dijuluki Kampung Pelangi di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (23/5/2017). Selain penanganan kawasan kumuh, kampung warna-warni ini juga diciptakan sebagai destinasi alternatif di Semarang yang sudah dikenal dengan potensi wisatanya. AFP PHOTO / STR / SURYO WIBOWOSuasana di sebuah dusun di Wonosari yang dijuluki Kampung Pelangi di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (23/5/2017). Selain penanganan kawasan kumuh, kampung warna-warni ini juga diciptakan sebagai destinasi alternatif di Semarang yang sudah dikenal dengan potensi wisatanya.
|
EditorWahyu Adityo Prodjo


SEMARANG, KOMPAS.comDuta Besar Uni Eropa Untuk Indonesia Vincent Guérend bersama 12 duta besar negara lain di Eropa memuji keindahan Kampung Pelangi, di Kota Semarang, Jawa Tengah. Pujian itu dilontarkan setelah mereka mengelilingi kawasan wisata itu pada Rabu (24/1/2018) kemarin.

Dubes Vincent bersama 12 dubes negara-negara Eropa lainnya mengelilingi kampung itu dengan berjalan kaki. Sebelum berjalan menyusuri gang-gang, rombongan mendapat pemaparan soal pembentukan Kampung Pelangi.

(Baca juga : Kampung Pelangi Semarang Kini Punya Gardu Pandang dan Pusat Kuliner)

Setelah itu, mereka berkeliling ria. Mereka menyusuri rumah bercat warna-warni dari satu gang ke gang lainnya. Jalanan menanjak di Bukit Brintik tidak menjadi kendala.

Di sela perjalanan, mereka banyak mengabadikan momen dengan gawai yang dibawa. Tidak sedikit pula warga setempat yang minta foto dari rombongan dari Uni Eropa tersebut, dan sekedar beramah tamah.

Duta Besar Negara-Negara Eropa mengunjungi Kampung Pelangi Semarang, Rabu (24/1/2018)Kompascom/Nazar Nurdin Duta Besar Negara-Negara Eropa mengunjungi Kampung Pelangi Semarang, Rabu (24/1/2018)

Vincent Guérend mengatakan, kedatangannya di Kampung Pelangi untuk melihat perubahan di tengah masyarakat Kota Semarang. Kedatangannya juga untuk menjalin kemitraan sister city dengan Kota Semarang.

“Kunjungan ini sifatnya permulaan dan kita tanda tangan Letter of Content untuk peluang kerjasama dengan Semarang,” kata Guérend.

(Baca juga : Turis Inggris Ini Terpesona dengan Kampung Pelangi di Semarang)

12 duta besar negara Eropa yang hadir yaitu Duta Besar Austria Helena Steinhaus, Duta Besar Belgia Patrick Herman, Duta Besar Kroasia Drazen Margeta, Duta Besar Denmark Rasmus Abildgaard Kristensen, Duta Besar Jerman Michael Freiherr von Ungern-Strenberg, Duta Besar Yunani Georgios Dogoritis, Duta Besar Irlandia Kyle O’Sullivan, dan Duta Besar Italia Vittorio Sandalli.

Duta Besar Kroasia Drazen Margeta menambahkan, pihaknya semula tidak pernah membayangkan untuk dapat mengunjungi Semarang. Namun, pandangannya soal Semarang berubah ketika melihat sisi ibu kota Jawa Tengah itu.

Menurut dia, Semarang tidak jauh berbeda dengan kota di negaranya, Zagreb. Di negaranya, indeks kebahagiaan warganya juga beragam.

Taman Kasmaran di Kampung Pelangi di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (8/1/2018).Kompascom/Nazar Nurdin Taman Kasmaran di Kampung Pelangi di Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (8/1/2018).

“Dulu tidak terbayangkan sama sekali sampai Semarang. Saya pikir kesamaan dengan Zagreb tidak ada kesamaan. Tapi ternyata banyak samanya, keluarga bahagia sama, tak bahagia juga sama,” ujarnya.

Sebanyak 391 rumah di bukit Brintik di Kelurahan Kalisari itu dicat warna-warni sejak 2017 lalu.

(Baca juga : Kampung Pelangi Mendunia, Pemkot Semarang Tambah Panggung Swafoto)

Menurut Sekretaris Dinas Penataan Ruang dan Kawasan Permukiman Kota Semarang M Irwansyah, 391 rumah saat ini telah diubah bentuk rumahnya. Seluruh komponen ikut terlibat dalam proses perbaikan itu.

Kawasan di Bukit Brintik dulunya dikenal kumuh, tetapi seiring waktu wilayah ini bersih dan menjadi tujuan wisata. Penataan kampng pelangi juga disertai dengan normalisasi Kali Semarang, penataan pusat kulinerhingga taman pandang bernama Taman Kasmaran.

“Wali Kota tahu yang pertama bukan Semarang, tapi beliau ingin mengubah kampung kumuh jadi lebih sehat, itu saja,” paparnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

Jalan Jalan
7 Danau Terindah di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

7 Danau Terindah di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
5 Vila Terapung di Indonesia, Serasa di Maladewa

5 Vila Terapung di Indonesia, Serasa di Maladewa

Travel Tips
Dekat Danau Toba, Bandara Silangit Tingkatkan Kapasitas Penumpang Jadi 700.000 Per Tahun

Dekat Danau Toba, Bandara Silangit Tingkatkan Kapasitas Penumpang Jadi 700.000 Per Tahun

Travel Update
Seychelles Jajaki Kerja Sama Bidang Pariwisata dengan Bangka Belitung

Seychelles Jajaki Kerja Sama Bidang Pariwisata dengan Bangka Belitung

Travel Update
PHRI Jabar Soal Cuti Bersama 2021 Dipotong: Rugi dan Hanya Bisa Pasrah

PHRI Jabar Soal Cuti Bersama 2021 Dipotong: Rugi dan Hanya Bisa Pasrah

Travel Update
Cuti Bersama Dipangkas, Disparbud Kabupaten Bandung Imbau Berwisata di Tempat yang Dekat

Cuti Bersama Dipangkas, Disparbud Kabupaten Bandung Imbau Berwisata di Tempat yang Dekat

Travel Update
Cuti Bersama Dipotong, Kabupaten Bandung Targetkan Wisatawan Lokal

Cuti Bersama Dipotong, Kabupaten Bandung Targetkan Wisatawan Lokal

Travel Update
Kadispar Bali Dukung Cuti Bersama 2021 Dipotong, Ini Alasannya

Kadispar Bali Dukung Cuti Bersama 2021 Dipotong, Ini Alasannya

Travel Update
Jadwal KA dari Daop 1 Jakarta yang Sudah Bisa Berangkat

Jadwal KA dari Daop 1 Jakarta yang Sudah Bisa Berangkat

Travel Update
Sempat Kebanjiran, Perjalanan KA dari Daop 1 Jakarta Normal Kembali

Sempat Kebanjiran, Perjalanan KA dari Daop 1 Jakarta Normal Kembali

Travel Update
Perjalanan Internasional ke Inggris Dilarang Hingga 17 Mei 2021

Perjalanan Internasional ke Inggris Dilarang Hingga 17 Mei 2021

Travel Update
Ada Replika Howl's Moving Castle di Studio Ghibli Theme Park, Seperti Apa?

Ada Replika Howl's Moving Castle di Studio Ghibli Theme Park, Seperti Apa?

Travel Update
Danau Shuji Muara Enim, Wisata di Bekas Dapur Umum Pasukan Jepang

Danau Shuji Muara Enim, Wisata di Bekas Dapur Umum Pasukan Jepang

Jalan Jalan
Pengembangan Labuan Bajo Ngebut, Persiapan SDM Penting Dilakukan

Pengembangan Labuan Bajo Ngebut, Persiapan SDM Penting Dilakukan

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X