Kompas.com - 26/01/2018, 22:15 WIB
|
EditorWahyu Adityo Prodjo

Wanita yang sehari-harinya meracik jamu di Yogyakarta tersebut membawa jamu khas Wonosobo, yaitu Jakencruk, dan bir mataram dari Yogyakarta.


Respon dari penikmatnya pun beragam, ada yang lebih memilih kopi ada juga jamu. Mereka yang memilih jamu, mengatakan suka karena kesegarannya.

"(Kopi) Sangat bagus untuk fokus. Sehari bisa tiga kali selama pameran, kalau jamunya baru dua kali, kemarin sama hari ini," ujar Andy Bennet, peserta Asean Tourism Forum dari New South Wales, Australia.

(Baca juga : Apa Pentingnya ASEAN Tourism Forum bagi Pariwisata Indonesia?)

ATF merupakan usaha regional untuk mempromosikan kawasan ASEAN sebagai satu destinasi wisata. Ajang tahunan ini melibatkan semua sektor industri pariwisata dari 10 negara anggota ASEAN yaitu Brunei Darussalam, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, dan Vietnam ditambah tiga negara di Asia yakni China, India, dan Korea.

ATF tahun ini bertepatan dengan usia ASEAN yang ke-51. Tema ATF 2018 yaitu “Sustainable Connectivity, Boundless Prosperity”.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.