Kompas.com - 28/01/2018, 10:00 WIB
Wisatawan mengunjungi lokasi wisata Pura Ulu Watu, Bali, Selasa (1/1/2011). KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Wisatawan mengunjungi lokasi wisata Pura Ulu Watu, Bali, Selasa (1/1/2011).
|
EditorWahyu Adityo Prodjo

JAKARTA, KOMPAS.com - Lebih dari 15.000 turis China bakal berlibur ke Bali dalam rangka libur Imlek tahun 2018. Tiga agen wisata di Bali telah menerima pemesanan paket-paket wisata untuk turis China pasca Business Gathering dengan Agents dan Media di Beijing, Tiongkok.

Tiga agen besar di Bali, Tjendana Mandala Sakti (TMS) mendapatkan booking definitif 6.000 pax, sementara 15.000 on procces. Lalu ProBali Pandu Wisata mendapatkan pemesanan 5.000 pax untuk periode perayaan Tahun Baru Imlek.

Sementara reservasi definitif utk Imlek dari Jetwing 4000 pax. Total booking, sejauh ini baru 15.000 wisman definitif untuk Imlek.

(Baca juga : Turis China Senang ke Manado, Ada 19 Penerbangan Carter Per Minggu)

“Sejak tahun lalu, bulan Februari adalah khusus kunjungan dalam rangka Imlek sekitar 100 ribuan,” kata Vinsensius Jemadu, Asdep Pengembangan Pemasaran  II Regional I (China) Kementerian Pariwisata dalam siaran pers yang diterima KompasTravel.

Selain itu, Jetwing untuk charter Shanghai ke Bali 3x seminggu sudah terbang sejak tanggal 20 Januari sampai 1 Februari 2018, dengan kapasitas 720 pax selama 2 minggu.

 

Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke kawasan Kuta Bali pada Jumat (22/12/2017) untuk memastikan bahwa pariwisata Bali masih aman meski Gunung Agung tengah erupsi Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke kawasan Kuta Bali pada Jumat (22/12/2017) untuk memastikan bahwa pariwisata Bali masih aman meski Gunung Agung tengah erupsi

Charter Nanning ke Bali juga sudah berjalan dengan pemesanan sampai Imlek sebesar 4.000 pax.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Menteri Arief Yahya, atas kunjungan kerja bersama travel agent dan media semakin meyakinkan, bahwa Bali memang sudah normal, dan boleh dikunjungi wisatawan,” kata Vinsen.

Seperti diketahui, 23 Januari lalu, Menpar Arief Yahya berkunjung ke Beijing. Arief juga melakukan pertemuan dengan tujuh perusahaan yang bergerak di industri pariwisata, serta press conference dan presentasi di gathering.

Rombongan Menpar juga bertemu Alitrip, anak perusahaan Alibaba, e-commerce company terbesar dunia milik Jack Ma. Lalu Baidu, Tuniu, Qunar, Tongcheng, EBTC, dan perusahaan pencharter pesawat wisata ke Indonesia.

"Di kesempatan ini saya sekaligus mengundang warga Tiongkok untuk berwisata ke Indonesia, termasuk ke Bali. Silakan merayakan Imlek, tahun baru di tempat yang indah dan destinasi nomor satu dunia versi TripAdvisor 2017,” kata Arief sesuai siaran pers yang terima KompasTravel, Kamis (25/1/2018).

(Baca juga : Imlek, Bali Jadi Tujuan Berlibur Turis China)

Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X