Kompas.com - 01/02/2018, 17:30 WIB
Peserta Festival Banyuwangi Kuliner, Rabu (12/4/2017). KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATIPeserta Festival Banyuwangi Kuliner, Rabu (12/4/2017).
|
EditorWahyu Adityo Prodjo

JAKARTA, KOMPAS.com - Memasuki tahun 2018, Banyuwangi merilis 'Top 77 Calender of Event Banyuwangi Indonesia Festival 2018’ di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Kamis (1/2/2018).

Berbagai acara tersebut akan menjadi wisata atraktif yang mengeksplorasi seni budaya, keindahan alam, olahraga hingga beragam potensi daerah yang bisa jadi pilihan menarik untuk wisatawan.

Calender of Event tersebut dilaunching langsung oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

(Baca juga : Cicipi Cokelat nan Nikmat di Doesoen Kakao Banyuwangi)

Menpar mengapresiasi konsistensi Banyuwangi yang aktif mengemas acara dalam rangka mempromosikan dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Banyuwangi, tiap tahunnya.

"Banyuwangi jadi kota kecil yang diambil paling banyak event-nya buat jadi 100 event terbaik Indonesia. Dua masuk top 100, dan satu masuk top 10 yaitu Banyuwang Etno Carnival," tuturnya saat pidato pembukaan acara.

Masyarakat Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menggelar ritual Seblang Olehsari, Jumat (24/7/2015). Tradisi adat masyarakat asli Banyuwangi yang dilangsungkan setelah hari raya Idul Fitri tersebut untuk mengungkapkan syukur dan memohon keselamatan. Ritual Seblang Olehsari menjadi agenda budaya dalam Festival Banyuwangi 2015.KOMPAS/COKORDA YUDISTIRA Masyarakat Desa Olehsari, Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menggelar ritual Seblang Olehsari, Jumat (24/7/2015). Tradisi adat masyarakat asli Banyuwangi yang dilangsungkan setelah hari raya Idul Fitri tersebut untuk mengungkapkan syukur dan memohon keselamatan. Ritual Seblang Olehsari menjadi agenda budaya dalam Festival Banyuwangi 2015.

Anas mengatakan 77 acara tersebut diharapkan akan mendongkrak kunjungan pariwisata di Kota Banyuwangi. Selain itu juga untuk mendukung program Kemenpar Visit Indonesia Wonderfull Indonesia, dengan target 17 juta wisatawan mancanegara di 2018.

Menurutnya agenda Banyuwangi Festival yang telah digelar rutin sejak 2012 bisa menjadi panduan bagi wisatawan yang ingin menikmati beragam potensi wisata Banyuwangi.

”Banyuwangi Festival kami yakini sebagai cara ampuh untuk meningkatkan awareness orang pada Banyuwangi. Dan sudah terbukti, banyak wisatawan baik domestik maupun mancanegara menikmati aneka atraksi wisata di Banyuwangi Festival,” kata Anas.

(Baca juga : Banyuwangi Ethno Carnival 2017 Angkat Tema Majestic Ijen)

Ia juga menambahkan, Banyuwangi Festival tahun ini lebih istimewa dengan berbagai atraksi wisata baru berbasis potensi dan kearifan lokal.

Atraksi primadona wisatawan juga bakal dikemas lebih menarik, seperti Festival Banyuwangi Kuliner dan Art Week (12-15 April), Jazz Pantai Banyuwangi, (12-13 Mei), Banyuwangi Ethno Carnival (29 Juli), Ijen Summer Jazz (22 September), dan Festival Gandrung Sewu (20 Oktober).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X