Belanja di Kompleks Wat Arun Bangkok Bisa Pakai Bahasa Indonesia

Kompas.com - 05/02/2018, 13:11 WIB
Peserta Cordela Vacation Trip to Thailand menyempatkan berbelanja saat berada di Wat Arun Bangkok, Thailand, Minggu (4/2/2018). KOMPAS.COM/ANGGITA MUSLIMAHPeserta Cordela Vacation Trip to Thailand menyempatkan berbelanja saat berada di Wat Arun Bangkok, Thailand, Minggu (4/2/2018).
|
EditorI Made Asdhiana

BANGKOK, KOMPAS.com – Salah satu kuil yang menjadi ikon Bangkok, Thailand dan juga sering menjadi tujuan para turis untuk dikunjungi adalah Wat Arun.

Wat Arun juga seringkali disebut degan Kuil Matahari Terbit. Kuil yang sudah berusia lebih dari 200 tahun ini pun nampak masih kokoh berdiri.

Wat Arun salah satu kuil ikonik di Bangkok, Thailand, Minggu (4/2/2018).KOMPAS.COM/ANGGITA MUSLIMAH Wat Arun salah satu kuil ikonik di Bangkok, Thailand, Minggu (4/2/2018).
Tinggi kuil ini pun mencapai 82 meter dengan ornamen-ornamen yang sangat cantik. Tak jarang, keindahannya membuat para turis senang mengabadikan kuil. Bahkan banyak pula turis foto-foto berlatarkan kuil tersebut.

(Baca juga : Peserta Cordela ke Kuil dan Belanja dengan Bahasa Indonesia di Bangkok)

Tak hanya sejarah juga keindahan kuil, di kompleks Wat Arun sendiri ternyata terdapat sebuah lokasi perbelanjaan. Di sana para turis bisa menemukan berbagai macam buah tangan, mulai dari pajangan, aksesoris, kaos, tas, hingga barang unik lainnya.

Tempat berbelanja oleh-oleh di Wat Arun Bangkok, Thailand, Minggu (4/2/2018).KOMPAS.COM/ANGGITA MUSLIMAH Tempat berbelanja oleh-oleh di Wat Arun Bangkok, Thailand, Minggu (4/2/2018).
Rasanya tempat berbelanja di Wat Arun disebut-sebut menjadi tempat favorit para turis Indonesia. Mengapa demikian? Para penjual di sana begitu pintar menarik turis Indonesia, karena berjualan menggunakan Bahasa Indonesia.

Ketika memasuki area belanja, banyak sekali penjual menawarkan barang jualannya dengan bahasa Indonesia. Bahkan, setiap keterangan harga pun menggunakan bahasa Indonesia.

“Diobral-obral, ada kain sutra, ada banyak lainnya. Satu baju 80 Bath saja,” ujar salah satu penjual yang menyambut turis asal Indonesia.

Peserta Cordela Vacation Trip to Thailand sempat berbelanja saat berada di Wat Arun Bangkok, Minggu (4/2/2018). KOMPAS.COM/ANGGITA MUSLIMAH Peserta Cordela Vacation Trip to Thailand sempat berbelanja saat berada di Wat Arun Bangkok, Minggu (4/2/2018).
Alhasil, para turis Indonesia pun berdatangan ke sana dan tertarik untuk belanja. Transaksi belanja pun dilakukan dengan cara tawar menawar yang juga menggunakan bahasa Indonesia.

Bahkan, hal unik lainnya, selain menggunakan mata uang Bath, pembayaran pun bisa dilakukan menggunakan mata uang rupiah. Para penjual pun meyiapkan uang kembalian dengan mata uang rupiah.

Bagi turis asal Indonesia, hal tersebut pun sangat membantu ketika mereka berbelanja.

Peserta Cordela Vacation Trip to Thailand sempatkan berbelanja saat berada di Wat Arun, Bangkok dengan bahasa Indonesia, Minggu (4/2/2018). KOMPAS.COM/ANGGITA MUSLIMAH Peserta Cordela Vacation Trip to Thailand sempatkan berbelanja saat berada di Wat Arun, Bangkok dengan bahasa Indonesia, Minggu (4/2/2018).
“Tadi sempat belanja, (penjual menggunakan Bahasa Indonesia) jadi memudahkan kita banget untuk belanja,” ujar salah satu peserta dari Cordela Vacation Trip to Thailand, Agung Agriyan (27) kepada KompasTravel, di Bangkok, Thailand, Minggu (4/2/2018).

Menurut Somchai, salah satu tour guide yang seringkali membawa turis Indonesia, memang turis Indonesia sangat senang berbelanja di kompleks Wat Arun.

“Orang Indonesia senang sekali berbelanja di sini, karena penjual bisa bahasa Indonesia dan harganya murah. Mereka (para penjual) bisa bahasa Indonesia ya karena banyak sekali orang Indonesia yang berbelanja setiap harinya. Jadi terbiasa, akhirnya mereka bisa (bahasa Indonesia),” kata Somchai.

Wat Arun salah satu kuil ikonik di Bangkok, Thailand, Minggu (4/2/2018).KOMPAS.COM/ANGGITA MUSLIMAH Wat Arun salah satu kuil ikonik di Bangkok, Thailand, Minggu (4/2/2018).
Nah, untuk harga yang ditawarkan pun beragam, tergantung barang mana yang Anda pilih. Misalnya saja untuk kaos, harga ditawarkan mulai dari 80 Baht atau sekitar Rp 35.000 per buah, hingga 1000 Baht atau sekitar Rp 440.000 untuk 14 buah kaos.

Sementara untuk aksesoris, tas, hingga pajangan harga yang dipatok mulai dari 100 Baht atau sekitar Rp 44.000.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Belajar dari Dusun Semilir yang Ditutup, Bagaimana Seharusnya Protokol Kesehatan di Tempat Wisata?

Belajar dari Dusun Semilir yang Ditutup, Bagaimana Seharusnya Protokol Kesehatan di Tempat Wisata?

Whats Hot
Kanada Perpanjang Pembatasan Perjalanan Internasional hingga 2021

Kanada Perpanjang Pembatasan Perjalanan Internasional hingga 2021

Whats Hot
Libur Akhir Tahun Dipangkas, Contek Itinerary Roadtrip ke Bogor, Purwakarta, Bandung

Libur Akhir Tahun Dipangkas, Contek Itinerary Roadtrip ke Bogor, Purwakarta, Bandung

Jalan Jalan
Catat, Ini Syarat Tourist Visa untuk Wisatawan Indonesia ke Thailand

Catat, Ini Syarat Tourist Visa untuk Wisatawan Indonesia ke Thailand

Whats Hot
Langgar Protokol Kesehatan, Wisata Dusun Semilir Ditutup

Langgar Protokol Kesehatan, Wisata Dusun Semilir Ditutup

Whats Hot
Jepang Punya Maskot Anti-Corona, Namanya Koronon

Jepang Punya Maskot Anti-Corona, Namanya Koronon

Whats Hot
Catat, Jadwal Terbaru Libur Akhir Tahun 2020 Setelah Dipangkas

Catat, Jadwal Terbaru Libur Akhir Tahun 2020 Setelah Dipangkas

Whats Hot
Jumlah Wisman ke Sumut Naik, Mayoritas dari Malaysia

Jumlah Wisman ke Sumut Naik, Mayoritas dari Malaysia

Whats Hot
Kuota Pendakian Gunung Piramid Dibatasi, Apa Alasannya?

Kuota Pendakian Gunung Piramid Dibatasi, Apa Alasannya?

Whats Hot
Gunung Piramid Punya Tingkat Bahaya Tinggi untuk Pendakian

Gunung Piramid Punya Tingkat Bahaya Tinggi untuk Pendakian

Whats Hot
Kemenparekraf Sosialisasikan Protokol CHSE untuk Pendakian Gunung

Kemenparekraf Sosialisasikan Protokol CHSE untuk Pendakian Gunung

Whats Hot
Libur Akhir Tahun, Ratusan Tempat Cuci Tangan Disiapkan di Tempat Wisata Gunungkidul

Libur Akhir Tahun, Ratusan Tempat Cuci Tangan Disiapkan di Tempat Wisata Gunungkidul

Whats Hot
Pariwisata di Nusa Penida Mulai Pulih, Ada Ratusan Wisatawan Saat Akhir Pekan

Pariwisata di Nusa Penida Mulai Pulih, Ada Ratusan Wisatawan Saat Akhir Pekan

Whats Hot
Ada Pedagang Positif Covid-19, Pasar Gede Solo Sisi Timur Tutup 7 Hari

Ada Pedagang Positif Covid-19, Pasar Gede Solo Sisi Timur Tutup 7 Hari

Whats Hot
Gunung Semeru Erupsi, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Buka

Gunung Semeru Erupsi, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Buka

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X