Kompas.com - 05/02/2018, 15:10 WIB
Pantai Patong di Phuket, Thailand, Sabtu (5/12/2015), merupakan destinasi wisata yang selalu diramaikan turis asing untuk berwisata bahari, menikmati sunset, olahraga parasailing, jetski atau berjalan-jalan sepanjang pantai berpasir putih serta menikmati kehidupan malam. KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAPantai Patong di Phuket, Thailand, Sabtu (5/12/2015), merupakan destinasi wisata yang selalu diramaikan turis asing untuk berwisata bahari, menikmati sunset, olahraga parasailing, jetski atau berjalan-jalan sepanjang pantai berpasir putih serta menikmati kehidupan malam.
|
EditorWahyu Adityo Prodjo

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Thailand menerbitkan peraturan larangan merokok di 24 pantai yang tersebar di 15 provinsi sejak Kamis (1/2/2018). Ada banyak pantai yang terkenal di kalangan wisatawan seperti Phuket, Koh Samui, dan Krabi yang termasuk dalam daftar pantai dilarang merokok.

"Sejak 1 Februari, merokok dan membuang puntung rokok sembarangan dilarang di area pantai. Siapapun yang ingin merokok, harus merokok di area khusus bukan di pantai," kata Director Department of Marine and Coastal Resources Thailand, Bannarak Sermthong.

Sanksi penjara satu tahun dan denda sebesar 100.000 bath atau setara Rp 4,2 juta dikenakan kepada orang yang ketahuan merokok dan membuang puntung rokok di pantai.

Bukan tanpa sebab pemerintah Thailand memberlakukan peraturan tersebut. Menurut penelitian dari Department of Marine and Coastal Resources Thailand dalam satu kawasan pantai ditemukan 100.000 puntung rokok. Jumlah tersebut merupakan 30 persen sampah yang ditemukan di kawasan pantai.

Pantai Railay di Krabi, Thailand.NOVA DIEN Pantai Railay di Krabi, Thailand.

Bahkan di salah satu kawasan Pantai Patong yang memiliki garis pantai 2,5 kilometer ditemukan 101.058 puntung rokok.

"Puntung rokok merupakan sumber polusi besar, baik di darat maupun di laut. Dalam satu tahun ada lebih dari lima triliun rokok filter yang diproduksi," kata Chief Executive of Public Health Charity Action on Smoking and Health (ASH), Deborah Arnott.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Satu puntung rokok di satu liter air membuat racun yang cukup untuk membunuh ikan. Untuk asalasan ini dan lainnya, pemerintah Thailand dengan tegas melarang rokok di daerah pantai," kata Arnott.

Bagi yang tetap ingin merokok di daerah pantai, pemerintah Thailand menyiapkan area khusus dan berencana menambah terus jumlah area khusus rokok.

Berikut 24 pantai yang termasuk kawasan dilarang merokok.

  1. Patong Beach, Phuket
  2. Bo Phut Beach, Koh Samui
  3. Phra Ae Beach, Krabi
  4. Khlong Dao Beach, Krabi
  5. Khok Wang Beach, Krabi
  6. Wasukree Beach, Pattani
  7. Hua Hin Beach, Prachuap Khiri Khan
  8. Khao Takiab Beach, Prachuap Khiri Khan
  9. Ban Cheun Beach, Trat
  10. Laem Sade Beach, Chanthaburi
  11. Saeng Chan Beach, Rayong
  12. Bang Kaen Beach, Chon Buri
  13. Tham Pang Beach, Chon Buri
  14. Sai Kaeo Beach, Chon Buri
  15. Dong Tan Beach, Chon Buri
  16. Cha-am Beach, Phetchaburi
  17. Hat Said Res Beach, Champhon
  18. Chalok Ban Kao Beach, Ko Phangan, Surat Thani
  19. Plai Sai Beach, Nakhon Si Thammarat
  20. Chalatat Beach, Songkhla
  21. Ko Kai Nok Beach, Phang-nga
  22. Ko Kai Nai Beach, Phang-nga
  23. Khao Lak Beach, Phang-nga
  24. Hat Samran Beach, Trang



Sumber Telegraph
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asal Mula Kerajaan Kutai Martadipura, Didirikan oleh Raja Kudungga

Asal Mula Kerajaan Kutai Martadipura, Didirikan oleh Raja Kudungga

Jalan Jalan
Ini Alasan Kenapa Harga Daging Wagyu Mahal

Ini Alasan Kenapa Harga Daging Wagyu Mahal

Jalan Jalan
Vegan dan Vegetarian Itu Berbeda, Yuk Cari Tahu Bedanya

Vegan dan Vegetarian Itu Berbeda, Yuk Cari Tahu Bedanya

Jalan Jalan
PT KAI Daop 1 Jakarta Batasi Usia Penumpang KA Jarak Jauh, Minimal 12 Tahun

PT KAI Daop 1 Jakarta Batasi Usia Penumpang KA Jarak Jauh, Minimal 12 Tahun

Travel Update
Hotel di Meksiko Wajibkan Turis dan Karyawannya Bawa Kartu Vaksin

Hotel di Meksiko Wajibkan Turis dan Karyawannya Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Disneyland Kembali Wajibkan Turis Pakai Masker walau Sudah Divaksin

Disneyland Kembali Wajibkan Turis Pakai Masker walau Sudah Divaksin

Travel Update
Belum Dapat Bantuan Selama Tutup, Pelaku Wisata Gunungkidul Berharap Ada Solusi

Belum Dapat Bantuan Selama Tutup, Pelaku Wisata Gunungkidul Berharap Ada Solusi

Travel Update
10 Mie Instan Paling Banyak Dibeli Orang Jepang, Bisa Jadi Pilihan Oleh-oleh

10 Mie Instan Paling Banyak Dibeli Orang Jepang, Bisa Jadi Pilihan Oleh-oleh

Jalan Jalan
Dieng Kembali Beku, tetapi Masih Tutup untuk Wisatawan

Dieng Kembali Beku, tetapi Masih Tutup untuk Wisatawan

Travel Update
Jangan Bingung Saat Pesan Kamar, Ini Penjelasan Jenis Kamar Hotel

Jangan Bingung Saat Pesan Kamar, Ini Penjelasan Jenis Kamar Hotel

Travel Tips
Ada Layanan Tes PCR di Bandara Adi Soemarmo, Harganya Rp 900.000

Ada Layanan Tes PCR di Bandara Adi Soemarmo, Harganya Rp 900.000

Travel Update
Sejarah Berdirinya Majapahit, Salah Satu Kerajaan Terbesar di Indonesia

Sejarah Berdirinya Majapahit, Salah Satu Kerajaan Terbesar di Indonesia

Jalan Jalan
Desa Tete Batu Jadi Perwakilan NTB di Lomba Best Tourism Village UNWTO 2021

Desa Tete Batu Jadi Perwakilan NTB di Lomba Best Tourism Village UNWTO 2021

Travel Update
Peringati HUT Ke-76 RI, Hotel di Malang Ini Bagi Promo Menginap Gratis Periode Agustus 2021

Peringati HUT Ke-76 RI, Hotel di Malang Ini Bagi Promo Menginap Gratis Periode Agustus 2021

Travel Promo
Sejarah Berdirinya Mataram Kuno, Kerajaan Hindu-Buddha di Jawa Tengah

Sejarah Berdirinya Mataram Kuno, Kerajaan Hindu-Buddha di Jawa Tengah

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X