BrandzView
Konten ini merupakan kerja sama Kompas.com dengan Get Craft

4 Jam Terbang Langsung ke Perth, Selamat Tinggal Jakarta!

Kompas.com - 07/02/2018, 09:00 WIB

PERTH, KOMPAS.com – Pagi itu, Minggu (4/2/2018) Jakarta dan sekitarnya diguyur hujan. Jalan raya masih sepi dari kendaraan bermotor karena hari libur.

Saya bergegas menuju Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta untuk naik Garuda Indonesia tujuan Perth, Australia Barat dengan penerbangan siang pukul 10.55. Berkat sepinya jalanan hari itu, sekitar pukul 08.00 saya sudah tiba di Terminal 3.

Masih banyak waktu sampai boarding, saya dan rombongan pun akhirnya menunggu di Garuda Indonesia lounge. Banyak hal yang bisa dilakukan di lounge selain duduk-duduk sambil minum kopi dan ngemil yang sudah disediakan.

(Baca juga : Liburan ke Perth Tanpa Cuti? Berikut Tipsnya?)

Bisa charge ponsel karena stop kontak maupun USB port hampir ada di setiap sudut dekat tempat duduk. Beberapa teman lainnya memilih untuk foto-foto karena memang ada beberapa spot yang instagramable.

Kalau bosan dan masih banyak waktu, bahkan bisa nonton film di mini theatre. Sayangnya, saat itu kami harus segera masuk ke pesawat.

Mini Theatre di Garuda Indonesia Lounge.KOMPAS.COM/DIAN MAHARANI Mini Theatre di Garuda Indonesia Lounge.
Tepat pukul 11.00 WIB, pesawat pun take off. Saya memanfaatkan waktu selama penerbangan dengan menonton film karena tidak bisa tidur. Dua film sekaligus saya tonton sampai habis, diselingi makan siang dengan menu nasi dan daging.

Setelah maraton nonton dua film, tak terasa waktu di jam tangan menunjukkan pukul 15.00 (16.00 waktu di Perth) dan pesawat sudah landing di negeri kangguru itu. Berarti, penerbangan ke Perth ini hanya memakan waktu sekitar 4 jam.

"Kayak lagi enggak ke luar negeri. Udah sampai aja," kata salah satu teman saya, Iqbal.

Baca juga : Garuda Indonesia Resmikan Penerbangan Langsung Jakarta-London

Waktu tempuh yang lebih cepat ini karena kami naik penerbangan langsung atau tanpa transit terlebih dahulu.

Saat ini, ada 4 kali penerbangan langsung Garuda Indonesia ke Perth dalam satu minggu. Bulan Mei mendatang, rencananya Garuda Indonesia bakal menambah jadwal penerbangan langsung.

Bandara di Perth, Australia Barat, Minggu (4/2/2018). Cuaca Perth hari itu sangat cerah.KOMPAS.COM/DIAN MAHARANI Bandara di Perth, Australia Barat, Minggu (4/2/2018). Cuaca Perth hari itu sangat cerah.
Tiba di Perth, panas terik dengan birunya langit menyapa kami. Kondisi itu bertolak belakang dengan cuaca di Jakarta akhir-akhir ini.

Bulan Februari ini, Perth memang masih musim panas. Namun, bagi sebagian orang, angin yang berhembus tetap dingin. 

Dari bandara, kami bertujuh kemudian melanjutkan perjalanan ke pusat kota, tepatnya di Hay Street, sekitar 40 menit.

Perth sore itu sedang ramai karena ada Perth Festival hingga Fringe World Festival. Banyak muda-mudi hingga orangtua hilir mudik dengan berjalan kaki.

Rasanya tak sabar untuk menjelajahi Perth yang sedang cerah.


Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Jalan Jalan
Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Travel Update
Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Travel Tips
Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Travel Update
Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Jalan Jalan
Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Travel Update
Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Jalan Jalan
Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Travel Update
Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Travel Tips
Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Travel Update
Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Travel Update
4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

Travel Update
Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Jalan Jalan
Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Travel Update
Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.