Kompas.com - 07/02/2018, 18:20 WIB
Para pembaca Kompas.com, pemenang kompetisi Take Me Anywhere, mencoba rafting di Sungai Ayung, Ubud, Gianyar, Sabtu (19/3/2016). Rafting di sungai ini salah satunya dikelola oleh Bali Adventure Tours sejak 1989. Pengarungan dilakukan sejauh 9 km selama 2 jam. KOMPAS.com / FIKRIA HIDAYATPara pembaca Kompas.com, pemenang kompetisi Take Me Anywhere, mencoba rafting di Sungai Ayung, Ubud, Gianyar, Sabtu (19/3/2016). Rafting di sungai ini salah satunya dikelola oleh Bali Adventure Tours sejak 1989. Pengarungan dilakukan sejauh 9 km selama 2 jam.

 JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya berkunjung ke beberapa maskapai penerbangan, Senin (5/2/2018). Ia meminta penambahan kursi penerbangan di rute-rute baru, dan rute potensial.

“Kami butuh tambahan seats internasional untuk pemenuhan target 25 juta. Saat ini masih kurang 1,1 juta. Dengan rute baru dan penambahan frekuensi, beban itu akan berkurang. Kami optimistis jumlah wisatawan akan tumbuh sesuai harapan,” ujar Arief Yahya, dari rilis yang diterima KompasTravel, Selasa (6/2/2018).

(Baca juga : Pantai Wediombo, Pantai Surga Selancar di Yogyakarta)

Menpar merencanakan dari kekurangan 1,1 juta seat tersebut akan dibagi 600.000 kursi untuk Bali, dan 400 ribu kursi untuk Jakarta. Sementara sisanya dialokasikan ke bandara-bandara lainnya.

Kantor Garuda Indonesia di lingkungan Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, menjadi salah satu yang dikunjungi Menpar.

Respon positif pun diberikan Garuda Indonesia, lewat Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N. Mansury. Maskapai milik pemerintah itu bahkan menjanjikan kenaikan international flight seats di tahun 2018 ini. Besarannya pun maksimal sampai 20 persen.

Kunjungan Menpar, Arief Yahya ke kantor Garuda Indonesia, di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Selasa (6/2/2018).Dokumen Kementerian Pariwisata Kunjungan Menpar, Arief Yahya ke kantor Garuda Indonesia, di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Selasa (6/2/2018).
Menpar mengatakan, pertumbuhan Garuda cukup signifikan pada 2017. Persentase wisman yang terbang dengan Garuda naik 20,8%. Angka riilnya sekitar 4,8 juta wisman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Apa yang Garuda lakukan tahun lalu sangat bagus. Kenaikan 20,8 persen tinggi. Hal ini sebanding dengan pelayanan yang mereka berikan. Dengan komitmen kuat, Garuda akan terus tumbuh di tahun ini,” tutur Menpar.

(Baca juga : Lima Pantai Cantik di Karangasem Bali)

Garuda Indonesia berencana mengangkut penumpang internasional sebanyak 5,8 juta orang. Jumlah ini naik signifikan sekitar 1 juta wisman. Selain itu juga berencana memiliki armada sebanyak 144 pesawat. Rinciannya 110 narrow body, lalu 34 wide body. Citilink pun menopang dengan 50 armada.

 “Garuda tetap mendukung upaya Kemenpar. Kami juga sudah memiliki kalkulasi terkait potensi untuk pengembangan pasar. Penambahan available seat 20 persen untuk rute internasional realistis. Dengan sinergi bersama Kemenpar ini, kami optimistis bisa mencapai target,” pungkas Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N. Mansury.

Kunjungan Menpar Arief Yahya ke kantor Lion Air, di Lion Air Tower, Jakarta, Selasa (6/2/2018).Dokumen Kementerian Pariwisata Kunjungan Menpar Arief Yahya ke kantor Lion Air, di Lion Air Tower, Jakarta, Selasa (6/2/2018).
Selain Garuda, Lion Air pun tidak luput dari sasaran Menpar. di hari yang sama, ia berkunjung ke kantor Lion Air, dengan tujuan yang sama.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X