Wah, Ada Dodol 4 Km Membentang di Jalanan Bekasi - Kompas.com

Wah, Ada Dodol 4 Km Membentang di Jalanan Bekasi

Kompas.com - 12/02/2018, 06:30 WIB
Aktivitas dalam acara Bekasi Zaman Now, di Jalan Boulevard Ahmad Yani Summarecon, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/2/2018).KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAH Aktivitas dalam acara Bekasi Zaman Now, di Jalan Boulevard Ahmad Yani Summarecon, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/2/2018).

BEKASI, KOMPAS.com – Acara Bekasi Zaman Now telah digelar di Jalan Boulevard Ahmad Yani Summarecon, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Minggu (11/2/2018) sejak pukul 06.00 WIB hingga 17.00 WIB. Acara tersebut bertujuan memperkenalkan mulai dari seni, budaya, hingga kuliner khas Bekasi pada masyarakat.

Salah satu hal unik yang dihadirkan adalah menyajikan dodol sepanjang 4.000 meter atau 4 kilometer. Namun sayang, sebelum sempat dinilai untuk memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI), dodol tersebut terlebih dahulu dinikmati warga yang datang ke sana.

“Dodol itu tadinya mau (memecahkan) rekor MURI setelah itu baru di makan bersama. Tetapi keburu ada yang menginformasikan hal itu yang tadinya pengunjung nggak sadar itu dodol akhirnya jadi tau. Dan akhrirnya berebut,” kata Ketua Pelaksana acara Bekasi Zaman Now, Centino D Kawilarang kepada KompasTravel, di Bekasi, Minggu.

Sisa-sisa dodol sepanjang 4.000 meter dalam acara Bekasi Zaman Now, di Jalan Boulevard Ahmad Yani Summarecon, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/2/2018).KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAH Sisa-sisa dodol sepanjang 4.000 meter dalam acara Bekasi Zaman Now, di Jalan Boulevard Ahmad Yani Summarecon, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/2/2018).

Ia menjelaskan, dodol sepanjang 4.000 meter ini sebenarnya sudah disiapkan sejak Minggu dini hari pukul 01.00 WIB. Dodol tersebut tergantung pada tali yang berada di jalan.

Panjang jalan yang digunakan acara tersebut sekitar 620 meter, sehingga dodol pun dililitkan berkali-kali hingga mencapai 4.000 meter. Diameter dodolnya sendiri sekitar dua sentimeter.

“Dodolnya ini dibuat oleh teman-teman pengrajin dodol di Bekasi. Tapi diprakarsai oleh teman-teman Asosiasi Pengusaha Jasa Boga (APJI). Belum jadi (memecahkan rekor dodol terpanjang) hari ini, tapi kita akan tetap lanjutkan dan tidak hari ini,” kata Centino.

Sisa-sisa dodol sepanjang 4.000 meter dalam acara Bekasi Zaman Now, di Jalan Boulevard Ahmad Yani Summarecon, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/2/2018).KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAH Sisa-sisa dodol sepanjang 4.000 meter dalam acara Bekasi Zaman Now, di Jalan Boulevard Ahmad Yani Summarecon, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/2/2018).

Menurut salah satu warga yang berkunjung ke acara tersebut, Febri (23) mengaku telah datang sejak awal acara, dan menyaksikan warga yang mencicipi dodol tersebut.

“Tadi sih beberapa ada yang memang ambil dodolnya, setelah itu sepanjang jalan dodolnya sudah habis,” kata dia.

Sementara itu warga lainnya, Tina (30) mengaku baru datang sekitar pukul 10.30 WIB. Ketika dia datang pula sudah tidak nampak dodol yang disebut-sebut dodol terpanjang.

Stand kuliner dalam acara Bekasi Zaman Now, di Jalan Boulevard Ahmad Yani Summarecon, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/2/2018).KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAH Stand kuliner dalam acara Bekasi Zaman Now, di Jalan Boulevard Ahmad Yani Summarecon, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/2/2018).

Sementara itu, pantauan KompasTravel usai lima jam acara berlangsung, dodol yang akan memecahkan rekor muri tersebut sudah habis. Hanya tersisa plastik pembungkus dodol, dan tali-tali di mana bekas menggantungkan dodol.

Adapun selain dodol, banyak yang bisa dinikmati oleh warga Bekasi di sana. Ada sekitar 192 stand, mulai dari kuliner, hiburan, seni dan budaya. Kemudian juga ada pelayanan satu atap untuk warga, beberapa diantaranya layanan pembuatan KTP elektronik dan pembuatan sim keliling.

Aktivitas dalam acara Bekasi Zaman Now, di Jalan Boulevard Ahmad Yani Summarecon, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/2/2018).KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAH Aktivitas dalam acara Bekasi Zaman Now, di Jalan Boulevard Ahmad Yani Summarecon, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu (11/2/2018).

Menurut Centino, acara ini merupakan salah satu event besar di Kota Bekasi, dan tidak menutup kemungkinan akan dijadikan acara tahunan. Melalui acara ini, Centino berharap dapat mengenalkan beragam hal yang ada di Kota Bekasi pada zaman sekarang.


Komentar
Close Ads X