Kompas.com - 17/02/2018, 20:24 WIB
Sashimi moriawase di restoran Keyaki, Saripan Pacific Hotel Jakarta. Kompas.com/Ni Luh Made Pertiwi F.Sashimi moriawase di restoran Keyaki, Saripan Pacific Hotel Jakarta.

Tak hanya orang Indonesia

Hanya saja Masami mengakui, cara makan dengan mencelupkan sushi ke shoyu dan wasabi dalam jumlah yang banyak, tidak hanya terjadi pada orang Indonesia. Begitu juga kebiasaan mencampur wasabi dalam shoyu.

"Orang Amerika juga seperti ini. Orang Eropa juga. Jadi pertama kali saya kaget lihat orang makan sushi seperti ini malah di Perancis," cerita Masami.

Masami menceritakan saat ia pertama kali keluar dari Jepang, yaitu saat bekerja di sebuah hotel di Perancis, ia kaget melihat cara orang Eropa makan sushi. Saat itu sekitar tahun 1995, ia melihat seorang tamu menuangkan shoyu ke piring kecil hingga penuh, lalu mencampur shoyu dengan wasabi.

"Setelah selesai makan sushi, masih banyak shoyu di piringnya. Lalu ia meminum begitu saja sisa shoyu itu. Saya kaget melihatnya," tutur Masami.

Ia mengakui di era 1990-an, sushi dan sashimi belum banyak dikenal orang Eropa. Jadi, cara makan sushi dan sashimi pun belum akrab di kalangan orang Eropa.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X