Kompas.com - 18/02/2018, 21:15 WIB

BANTEN, KOMPAS.com - Keindahan alam beserta kearifan lokal dari Suku Baduy di Banten menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke sana. Di mana Anda bisa merasakan jauh dari hiruk pikuk perkotaan hingga menikmati buah-buahan yang sedang dipanen di sana.

Seperti halnya yang dilakukan oleh salah satu komunitas, Sahabat Baduy yang selalu berkunjung untuk bersikaturahmi dengan penduduk Baduy luar maupun Baduy dalam.

"Tujuan kedatangan kita kali ini dalam rangka silaturahmi budaya. Seperti kita ketahui bahwa Baduy itu nggak mau lagi disebut sebagai destinasi wisata. Karena kalau sebutannya destinasi wisata atau desa wisata itu konteksnya orang datang ke sini pasti cari titik wisatanya di mana. Nah sedangkan di Baduy nggak ada. Di sini apa adanya yang nggak di-created, yang nggak dibikin-bikin," kata Founder Sahabat Baduy, Keke, kepada KompasTravel di Kampung Balimbing (Baduy luar), Banten, Minggu (18/2/2018).

Komunitas sahabat baduy berkunjung untuk silaturahmi dan menikmati durian di Baduy, Banten, Minggu (18/2/2018). KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAH Komunitas sahabat baduy berkunjung untuk silaturahmi dan menikmati durian di Baduy, Banten, Minggu (18/2/2018).
Datang ke Baduy, bukan hanya berfoto-foto mengabadikan bagaimana kegiatan penduduk. Perlu diketahui, wisatawan yang datang pun harus melalui jalan setapak berbatu yang cukup licin.

Baca juga : Aktivis Sahabat Baduy: Banyak Informasi Ngaco tentang Baduy

Dari Terminal Ciboleger sampai di Kampung Balimbing membutuhkan waktu perjalanan sekitar 30 menit hingga satu jam. Sehingga fisik yang sehat pun dibutuhkan saat ingin berkunjung ke Baduy.

Wisatawan yang datang bersama dengan komunitas ini pun bertemu dengan Jaro Saija yang bisa dikatakan juga sebagai Lurah di Baduy Luar tepatnya di Kampung Kadu Ketug. Setelah itu melanjutkan perjalanan ke Kampung Balimbing.

Baca juga : Sampah Plastik Masih Terlihat di Jalur Pendakian Menuju Baduy Dalam

Sesampainya di sana, mereka disuguhkan durian asli Baduy untuk segera disantap. Durian pun beragam mulai dari ukuran kecil hingga ukuran besar. Rasa dari durian pun berbeda-beda tergantung dengan jenis dari durian itu sendiri, dan yang kali ini disantap adalah jenis durian kadu yang didapatkan dari kebun di Baduy Dalam.

Komunitas sahabat baduy berkunjung untuk silaturahmi dan menikmati durian di Baduy, Banten, Minggu (18/2/2018). KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAH Komunitas sahabat baduy berkunjung untuk silaturahmi dan menikmati durian di Baduy, Banten, Minggu (18/2/2018).

"Durian di sini banyak jenisnya, karena saya suka durian, semuanya enak. Apalagi yang kuning seperti mentega, dagingnya tebal, itu menurut saya paling enak," ujar Humas Sahabat Baduy, Fikri, saat mencicipi durian asli Baduy.

Sementara itu, Keke menjelaskan tak hanya silaturahmi, tetapi juga mengajak peran serta dari BUMN seperti Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), Len, Biro Klasifikasi Indonesia (BKI), dan Mandiri Taspen untuk melakukan kegiatan sosial.

"Jadi setiap kali kita lakukan sebuah aksi sosial pasti kita akan sisipi bantuan, atau donasi, kesehatan, atau penyuluhan. Selama ini kan kita donasi atau bantuannya lebih kayak pemeriksaan kesehatan, membangun rumah singgah, membangun saung mandi untuk memudahkan para wistawan yang tidak bisa mandi di kali. Kali ini membantu memberikan donasi untuk lansia khususnya yang ada di Baduy Dalam," kata Keke.

Halaman:
Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Travel Update
Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Jalan Jalan
Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Travel Update
Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Travel Tips
Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Travel Update
Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Travel Update
4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

Travel Update
Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Jalan Jalan
Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Travel Update
Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Travel Tips
Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Syarat Naik Pesawat Super Air Jet per 18 Mei 2022

Travel Update
Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Travel Update
Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Travel Update
Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Travel Tips
Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.