Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Curug Gending Asmoro, Eksotisme Air Terjun di Tengah Hutan Bambu (2)

Kompas.com - 19/02/2018, 07:24 WIB
Kontributor Ungaran, Syahrul Munir,
I Made Asdhiana

Tim Redaksi

UNGARAN, KOMPAS.com — Siapa sangka di tengah hutan bambu Susun Tompo Gunung, desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang ini, terdapat sebuah air terjun (curug) yang sangat indah. Curug Gending Asmoro namanya.

"Kejutan banget, di Ungaran Timur kok ada ya air terjun ya?" kata Pujiyati (32), warga Banyumanik, Semarang, Sabtu (17/2/2018).

Kekaguman Pujiyati ini bukan tanpa alasan, sebab selama ini benak masyarakat Semarang, air terjun hanya ada di daerah Ungaran Barat yang notabene adalah lereng Gunung Ungaran. Wilayah Ungaran Barat inipun sudah ditetapkan sebagai daerah sabuk hijau oleh pemerintah.

Baca juga : Curug Gending Asmoro, Dulu Mistis, Sekarang Eksotis... (1)

Sedangkan daerah Ungaran Timur selama ini identik dengan daerah industri dan kawasan permukiman baru. Banyak pabrik dan perumahan baru yang di buka di wilayah ini.

Obyek wisata Air Terjun Curug Gending Asmoro di Dusun Tompo Gunung, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (17/2/2018).KOMPAS.COM/SYAHRUL MUNIR Obyek wisata Air Terjun Curug Gending Asmoro di Dusun Tompo Gunung, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (17/2/2018).
"Ini kayak oase, saya nggak percaya sampai saya melihatnya sendiri," ungkap Andre (21), warga Salatiga.

Obyek wisata ini baru saja dibuka, Minggu (11/2/2018) lalu oleh Wakil Bupati Semarang Ngesti Nugraha, sekaligus menandai launching desa Kalongan sebagai Desa Wisata.

Baca juga : Ternyata di Bekasi Ada Air Terjun, Lokasinya Dekat Bantargebang

Setiap pengunjung yang masuk ke Curug Gending Asmoro ini dikenai tiket Rp 5 ribu saja. Setelah membayar tiket, pengunjung harus menuruni ratusan anak tangga yang terbuat dari beton untuk mencapai air terjun tersebut.

Obyek wisata Air Terjun Curug Gending Asmoro di Dusun Tompo Gunung, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (17/2/2018).KOMPAS.com/SYAHRUL MUNIR Obyek wisata Air Terjun Curug Gending Asmoro di Dusun Tompo Gunung, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (17/2/2018).
Sepanjang perjalanan ini, kita akan disuguhi pemandangan hijaunya rumpun bambu yang menutupi pandangan kita dari langit.

Kemudian kita akan melewati pintu gerbang cantik yang terbuat dari susunan batang bambu yang membentuk semacam gunungan. Gapura bambu ini semacam tetenger, jika kita semakin dekatdengan air terjun. Suara derasnya air terjunpun sudah terdengar.

"Amazing, ada sungai ternyata disini. Batunya juga besar-besar," kata Andini, siswa sebuah SMK di Ungaran.

Obyek wisata Air Terjun Curug Gending Asmoro di Dusun Tompo Gunung, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (17/2/2018).KOMPAS.com/SYAHRUL MUNIR Obyek wisata Air Terjun Curug Gending Asmoro di Dusun Tompo Gunung, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (17/2/2018).
Sungai Kresek namanya, cukup lebar dengan batu-batu besarnya. Ada titian bambu yang terpasang di tepi sungai hingga mendekati air terjun.

Ada dua air terjun dengan ketinggian yang berbeda, yakni 16 meter dan 12 meter. Letaknya sebelah kanan dan kiri sungai. Maka untuk menjangkau kedua lokasi ini, dibuatlah jembatan penghubung.

Jembatan berbahan bambu ini dibuat artistik, dan menjadi lokasi favorit pengunjung untuk berfoto.

Sementara di penghujung titian bambu yang ada di tepi kedua sisi sungai, pengunjung bisa melihat kedua air terjun in dari jarak yang cukup dekat. Di titik inilah, setiap pengunjung serasa wajib mengeluarkan ponselnya untuk berfoto-foto.

Beberapa pengunjung yang punya nyali, tak menyia-nyiakan kesempatan ini untuk mandi di bawahnya. Meskipun airnya agak kecoklatan.

"Kalau saya cukup selfie-selfie saja," kata Dinar, seorang pengunjung lainnya.

Obyek wisata Air Terjun Curug Gending Asmoro di Dusun Tompo Gunung, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (17/2/2018).KOMPAS.com/SYAHRUL MUNIR Obyek wisata Air Terjun Curug Gending Asmoro di Dusun Tompo Gunung, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (17/2/2018).
Asyik jeprat-jepret di Curug Gending Asmoro ini tak terasa waktu sudah berjalan tiga jam. Hampir semua sudut yang instagramable sudah diabadikan ke dalam kamera ponsel.

Kini saatnya pulang, keputusan yang berat. Dan hampir semua pengunjung sepakat, perjalanan pulang inilah yang sesungguhnya paling berat. Bukan karena tak rela meninggalkan lokasi air terjun ini. Tapi membayangkan perjalanan dengan kondisi jalan menanjak, dipastikan menguras tenaga.

Ratusan anak tangga, satu persatu harus didaki.

Obyek wisata Air Terjun Curug Gending Asmoro di Dusun Tompo Gunung, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (17/2/2018).KOMPAS.com/SYAHRUL MUNIR Obyek wisata Air Terjun Curug Gending Asmoro di Dusun Tompo Gunung, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (17/2/2018).
"Ayo balik kanan saja. Kamu harus tahu, yang berat itu pulangnya. Kamu nggak akan kuat, biar aku saja, haa..haa," canda Arie Black, pengunjung asal Ungaran saat berpapasan dengan temannya yang baru datang.

"Berat badan saya mungkin turun dua kilo," kata Winarti, seorang ibu rumah tangga dengan nafas ngos-ngosan.

Setelah berjuang menaiki ratusan anak tangga, sampailah kita ke perkampungan dusun Tompogunung.

Obyek wisata Air Terjun Curug Gending Asmoro di Dusun Tompo Gunung, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (17/2/2018).KOMPAS.com/SYAHRUL MUNIR Obyek wisata Air Terjun Curug Gending Asmoro di Dusun Tompo Gunung, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (17/2/2018).
Segelas es dawet atau es kelapa muda cukuplah untuk membayar rasa lelah selama perjalanan. Jika perut terpaksa harus diganjal, kudapan lotek atau gendar pecel juga banyak dijual di depan rumah-rumah warga.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com