Kompas.com - 22/02/2018, 13:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Puluhan foto dari Ekspedisi Kompas Jelajah Terumbu Karang Indonesia resmi dipamerkan. Peresmian oleh dua menteri wanita menandakan dibukanya pameran pada, Rabu (21/2/2018) malam.

Sebanyak 75 karya jurnalistik foto hasil ekspedisi tersebut dipamerkan di Bentara Budaya Jakarta, mulai 21-25 Februari 2018. Jumlah foto tersebut merupakan hasil kurasi dari 1500 foto hasil jelajah selama sembilan bulan tersebut.

Pameran dibuka oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, pukul 20.20 malam.

Dalam sambutannya, Siti Nurbaya mengucapkan terima kasih pada harian Kompas, yang sudah secara komperhensif mendokumentasikan salah satu kekayaan alam terbesar Indonesia.

"Ini akan sangat berharga bagi negara. Untuk menjaga keindahan karang, sebagai salah satu sumber kekayaan alam yang amat berharga bagi negara kita di kemudian waktu," tuturnya.

Ia mengatakan terumbu karang ialah struktur makhluk hidup yang tertua di bumi. Ia hanya tumbuh beberapa centimeter saja per tahun. Sehingga yang ada di Indonesia itu sudah tumbuh sekian juta tahun silam.

Pembukaan pameran foto Jelajah Terumbu Karang Indonesia dari Harian Kompas, oleh Menteri Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Rabu (21/2/2018), pukul 20.20 malam.KOMPAS.COM/Muhammad Irzal Adiakurnia Pembukaan pameran foto Jelajah Terumbu Karang Indonesia dari Harian Kompas, oleh Menteri Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno, Rabu (21/2/2018), pukul 20.20 malam.
Lilik Oetama, selaku CEO Kompas Gramedia dalam sambutannya mengatakan, pameran ini merupakan cara pandang baru untuk melihat keindahan dan kekayaan Indonesia.

"Pameran bertajuk "Laut Kita Ibu Kita" ini membuktikan praktik jurnalistik Kompas bukan jurnalistik copy-paste, tetapi jauh lebih bermakna dari itu," ujar Budiman Tanuredjo, Pemimpin Redaksi Harian Kompas dalam pidatonya.

Berbagai foto ini diambil dari delapan lokasi terumbu karang terbaik Indonesia. Mulai dari Teluk Jailolo di Maluku Utara, Teluk Cenderawasih di Papua, Perairan Komodo di Manggarai Barat, Selat Lembeh di Sulawesi Utara, Wakatobi di Sulawesi Tenggara, Raja Ampat di Papua Barat, Selayar di Sulawesi Selatan, dan Pulau Bali.

Lebih dari 30 personil yang terdiri dari reporter, fotografer, litbang, dan grafis, terjun dalam ekspedisi tersebut. Menghasilkan berbagai karya tulis, foto, video, dan grafis yang sudah diterbitkan secara berkala di harian Kompas. Dalam pameran ini, foto-foto juga ditampilkan secara berbeda lewat multimedia.

Wisatawan bisa datang tanpa dipungut biaya untuk melihat pameran tersebut pada jam operasional Bentara Budaya Jakarta, mulai pukul 08.00-21.00 WIB. Ruang pameran berada di bangunan tengah rumah bergaya Jawa klasik tersebut.

Keindahan karang Indonesia di pameran ini, tak hanya bisa dinikmati lewat foto. Namun juga ragam ceritanya, permainan, hingga video mapping.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.