Kompas.com - 22/02/2018, 20:00 WIB
Kota Pattaya di Thailand. NOVA DIENKota Pattaya di Thailand.

JAKARTA, KOMPAS.com – Selain mengelilingi Kota Bangkok, Thailand, tak jarang para turis ingin menyempatkan diri untuk berkunjung ke Pattaya. Di Pattaya, turis dapat menikmati beragam destinasi dan atraksi yang ada di sana. Mulai dari pantai, kuliner, kafe, teater, hingga pertunjukkan lainnya.

Jika dari Bangkok, Anda pun bisa melakukan perjalanan pulang-pergi atau jika ingin menikmati Pattaya lebih lama, Anda bisa menginap di sana.

Jarak dari Bangkok ke Pattaya ini sejauh 150 kilometer. Jika menggunakan transportasi bus, lama waktu perjalanan sekitar tiga jam.

Nah, untuk Anda yang ingin menuju Pattaya dari Bangkok, bisa menggunakan transportasi umum. Jika Anda berada di Bandara Don Moeang bisa langsung menuju Terminal Bus Mo Chit.

Salah satu night market yang ada di Bangkok, Thailand.KOMPAS.COM/Anggita Muslimah Salah satu night market yang ada di Bangkok, Thailand.

Selain Terminal Bus Mo Chit, Anda bisa pula berangkat dari Terminal Bus Ekkamai. Untuk menuju terminal bus ini dari lokasi Anda, bisa menggunakan beberapa transportasi seperti bus kota, Bangkok Mass Transit System, ataupun taksi.

Untuk jadwal keberangkatan bus sendiri, dari Bangkok ke Pattaya sudah ada sejak pagi sekitar pukul 05.00 hingga pukul 22.00 waktu Bangkok.

Tak perlu khawatir, keberangkatan bus dilakukan setiap 30 menit sekali. Begitu pula sebaliknya dari Pattaya ke Bangkok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tarif bus dari Bangkok ke Pattaya maupun sebaliknya dikenakan sebesar 150 baht atau sekitar Rp 66.000.

Peserta Cordela Vacation Trip to Thailand mengunjungi Pattaya Floating Market di Pattaya, Senin (5/2/2018).KOMPAS.COM/ANGGITA MUSLIMAH Peserta Cordela Vacation Trip to Thailand mengunjungi Pattaya Floating Market di Pattaya, Senin (5/2/2018).

Nah setelah membeli tiket, Anda juga harus memperhatikan nomor kursi yang tertera pada tiket. Maka dari itu, Anda pun harus duduk sesuai dengan nomor kursi yang ada pada tiket.

Perjalanan yang ditempuh memang cukup memakan waktu, apabila Anda belum mengisi perut, jangan lupa untuk membawa camilan ya.

Sesampainya di Terminal Bus Pattaya, Anda bisa langsung menuju pantai atau pun hotel. Jika Anda ingin berjalan kaki, boleh saja. Akan tetapi jika ingin lebih cepat sampai di pantai atau pun hotel tempat Anda menginap maka bisa menggunakan angkutan umum.

Di sana ada sebuah angkutan nampak seperti mobil bak yang atapnya ditutupi oleh rangkaian besi. Jika dilihat, mobil ini nampak seperti angkot yang ada di Jakarta, tetapi memang lebih unik karena lebih terasa angin sepoi-sepoi saat kendaraan tersebut mulai berjalan.

Wat Pho salah satu kuil ikonik di Bangkok, Thailand, Mingu (4/2/2018).KOMPAS.COM/Anggita Muslimah Wat Pho salah satu kuil ikonik di Bangkok, Thailand, Mingu (4/2/2018).

Angkutan ini dikenal dengan nama songthaew. Setiap penumpang akan dikenakan biaya sekitar 50 Baht atau sekitar Rp 20.000. Jika Anda diberikan harga terlalu mahal, maka sebaiknya lakukan penawaran pada supir.

Jika Anda ingin berkeliling di Pattaya, selain berjalan kaki atau menggunakan angkutan songthaew, Anda bisa menyewa sepeda motor di sana.

Nah, selanjutnya Anda pun bisa memilih destinasi atau atraksi yang ingin dikunjungi di Pattaya. Selamat menikmati.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

8 Cara Mengatasi Mabuk Udara di Pesawat, Kurangi Makan Makanan Asin

8 Cara Mengatasi Mabuk Udara di Pesawat, Kurangi Makan Makanan Asin

Travel Tips
Artotel Group Bakal Fokus ke Teknologi pada 2022

Artotel Group Bakal Fokus ke Teknologi pada 2022

Travel Update
5 Cara Temukan Kursi Terbaik dan Ternyaman di Pesawat

5 Cara Temukan Kursi Terbaik dan Ternyaman di Pesawat

Travel Tips
Penutupan Akses ke Tempat Wisata Gunung Salak Aceh Utara Diperpanjang

Penutupan Akses ke Tempat Wisata Gunung Salak Aceh Utara Diperpanjang

Travel Update
Perancis Perketat Kebijakan untuk Turis Asing guna Cegah Omicron

Perancis Perketat Kebijakan untuk Turis Asing guna Cegah Omicron

Travel Update
Penyekatan di Check Point di Yogyakarta Saat Nataru Tidak Boleh Dilakukan

Penyekatan di Check Point di Yogyakarta Saat Nataru Tidak Boleh Dilakukan

Travel Update
Satpol PP Yogyakarta Bakal Lakukan Pemeriksaan Surat Kesehatan untuk Turis di Malioboro

Satpol PP Yogyakarta Bakal Lakukan Pemeriksaan Surat Kesehatan untuk Turis di Malioboro

Travel Update
Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Travel Tips
Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Travel Update
Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

Travel Update
Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Travel Update
Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.