Kompas.com - 27/02/2018, 06:41 WIB
Novianti, warga Desa Somokaton, Margokaton, Seyegan, Sleman, DI Yogyakarta, menunjukkan produk onde-onde Ikan Nila, Minggu (25/2/2018). KOMPAS.com/WIJAYA KUSUMANovianti, warga Desa Somokaton, Margokaton, Seyegan, Sleman, DI Yogyakarta, menunjukkan produk onde-onde Ikan Nila, Minggu (25/2/2018).

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Onde-onde merupakan makanan tradisional dari Indonesia. Kue yang berbahan utama tepung terigu atau tepung ketan ini adalah jajanan khas Majokerto. Namun, demikian dalam perkembangannya jajanan pasar ini banyak di jumpai di berbagai kota di Indonesia. Salah satunya di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Berbeda dengan lainya, Novianti warga Desa Somokaton, Margokaton, Seyegan, Sleman mengkreasi jajanan onde-onde dengan ikan nila yang diberinya nama Onde-onde Nila. "Onde-onde nila ini saya buat sejak tahun 2016," ujar Novianti saat ditemui Kompas.com, Minggu (25/2/2018).

Baca juga : Ke Lembang Jangan Lupa Beli Oleh-oleh Sayuran dan Buah Organik

Ide membuat onde-onde nila ini berawal dari melimpahnya bahan baku ikan nila di daerahnya. Sebab, di sebelah desanya banyak warga berprofesi sebagai petani ikan terutama Nila. "Bahan baku banyak, biasanya kan hanya digoreng atau dibakar. Nah saya kepikiran membuat produk yang berbeda. Terus muncul ide membuat jajanan onde-onde nila ini," tuturnya.

Pilihan membuat jajanan onde-onde ini karena anak-anak susah makan ikan. Dari situlah dirinya memutuskan untuk mengkreasi makanan ringan.

Onde-onde Nila khas Sleman sebelum digoreng, Minggu (25/2/2018).KOMPAS.com/WIJAYA KUSUMA Onde-onde Nila khas Sleman sebelum digoreng, Minggu (25/2/2018).
"Anak-anak kan susah makan ikan, ya terus saya membuat snack onde-onde ikan nila ini. Mereka bisa makan dan mendapat gizinya. Ya sekaligus ingin mendukung program Ibu Susi (Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti)," tuturnya.

Baca juga : Ini Oleh-oleh yang Bisa Dibawa dari Baduy

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Novianti, bahan-bahan yang digunakan sama persis dengan membuat onde-onde, hanya yang berbeda ditambah ikan nila. Bahan-bahannya antara lain tepung, mentega, gula, telur, vanili, wijen, baking powder dan ikan nila.

"Tidak ada pengawet dan pemanis buatan. Semua alami," ujarnya.

Onde-onde ikan nila awalnya dibagikan ke tetangga sekitar. Ternyata tanggapan tetangga, positif, mereka mengatakan enak. "Saya ikutkan pameran kuliner di Sleman dan ternyata banyak yang suka. Banyak orang yang datang ke pameran langsung order, terus sekarang produksi setiap hari," katanya.

Novianti menuturkan butuh ekstra keras untuk mempromosikan onde-onde ikan nila karena banyak masyarakat yang belum tahu tentang snack ini.

Bahan-bahan untuk pembuatan onde-onde ikan nila khas Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (25/2/2018).KOMPAS.com/WIJAYA KUSUMA Bahan-bahan untuk pembuatan onde-onde ikan nila khas Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (25/2/2018).
"Pemesan paling banyak di DIY, kalau luar kota ada Bandung dan Jakarta. Instansi kesehatan juga ada yang pesan untuk peningkatan gizi anak," tegasnya.

Pesanan meningkat ketika musim liburan atau lebaran. Biasanya mereka membeli untuk oleh-oleh atau snack. "Ramainya kalau hari libur dan lebaran, pesanan bisa empat kali lipat dibanding hari bisa. Ya kalau sebulan bisa habis kurang lebih 30 kilogram onde-onde ikan nila," katanya.

Harga untuk onde-onde nila disesuaikan dengan permintaan. Namun untuk satu kilogram dijual Rp 60.000. "Satu kilonya Rp 60.000, kemasan seperempat Rp 20.000. Beli berapa pun kita tetap layani," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kopeng Treetop Semarang Sementara Hanya Buka Saat Hari Libur

Kopeng Treetop Semarang Sementara Hanya Buka Saat Hari Libur

Jalan Jalan
Promosi Pariwisata Kulon Progo Lewat Tiga Film Pendek Berlatar Tempat Wisata dan Budaya

Promosi Pariwisata Kulon Progo Lewat Tiga Film Pendek Berlatar Tempat Wisata dan Budaya

Travel Update
6 Vila di Puncak Bernuansa Bali, Harga Mulai Rp 600.000

6 Vila di Puncak Bernuansa Bali, Harga Mulai Rp 600.000

Jalan Jalan
Harga Tiket Kopeng Treetop Semarang Tahun 2021, Cuma Buka Weekend dan Hari Libur

Harga Tiket Kopeng Treetop Semarang Tahun 2021, Cuma Buka Weekend dan Hari Libur

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk Tol Kahyangan Magelang, Cuma Ada Saat Akhir Pekan

Harga Tiket Masuk Tol Kahyangan Magelang, Cuma Ada Saat Akhir Pekan

Jalan Jalan
 Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam di Padang, Ada Batu Malin Kundang

Itinerary Wisata 3 Hari 2 Malam di Padang, Ada Batu Malin Kundang

Itinerary
Taman Safari Bogor Masuk Daftar Uji Coba, Ini 5 Vila di Sekitarnya

Taman Safari Bogor Masuk Daftar Uji Coba, Ini 5 Vila di Sekitarnya

Jalan Jalan
Pemkab Magelang Siapkan Tempat Wisata, Sinyal Internet Diperkuat

Pemkab Magelang Siapkan Tempat Wisata, Sinyal Internet Diperkuat

Travel Update
Aturan Ganjil Genap di Pinus Sari Sebabkan Banyak Wisatawan Putar Balik

Aturan Ganjil Genap di Pinus Sari Sebabkan Banyak Wisatawan Putar Balik

Travel Update
7 Villa Murah di Puncak, Harga Kurang dari Rp 1 Juta

7 Villa Murah di Puncak, Harga Kurang dari Rp 1 Juta

Jalan Jalan
Candi Borobudur Buka untuk Uji Coba Wisata, Catat Syarat Masuknya

Candi Borobudur Buka untuk Uji Coba Wisata, Catat Syarat Masuknya

Travel Update
Super Air Jet Buka Rute Baru Jakarta-Palembang, Harga Mulai Rp 300.000

Super Air Jet Buka Rute Baru Jakarta-Palembang, Harga Mulai Rp 300.000

Travel Update
Kunjungi Desa Wisata Tamansari, Sandiaga Yakin Wisata Banyuwangi Bangkit

Kunjungi Desa Wisata Tamansari, Sandiaga Yakin Wisata Banyuwangi Bangkit

Travel Update
 6 Oleh-oleh Makanan dan Minuman Siap Saji Khas Makassar, Ada Coto Makassar Instan

6 Oleh-oleh Makanan dan Minuman Siap Saji Khas Makassar, Ada Coto Makassar Instan

Jalan Jalan
7 Oleh-oleh Unik Khas Makassar, Ada Kain Sutera dan Minyak Tawon

7 Oleh-oleh Unik Khas Makassar, Ada Kain Sutera dan Minyak Tawon

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.