Kompas.com - 02/03/2018, 06:12 WIB
Rangkaian atraksi tatung dalam puncak perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat, (10/2/2017). Sebanyak 567 tatung turut berpartisipasi dalam perayaan budaya terbesar masyarakat Tionghoa di Kota Singkawang. KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWANRangkaian atraksi tatung dalam puncak perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat, (10/2/2017). Sebanyak 567 tatung turut berpartisipasi dalam perayaan budaya terbesar masyarakat Tionghoa di Kota Singkawang.

SINGKAWANG, KOMPAS.com - Panitia Imlek dan Cap Go Meh 2569 tahun 2018 Kota Singkawang memastikan jumlah Tatung yang akan memeriahkan puncak hari ke-15 sebanyak 1.145 orang. Jumlah tersebut diungkapkan Humas Panitia, Yoris Anes, Kamis (1/3/2018) sore.

Sampai hari terakhir pendaftaran, jumlah yang akan berpartisipasi dalam pawai sebanyak 1.145 orang. Sedangkan yang didaftarkan untuk pemecahan rekor Muri sebanyak 1.129 Tatung.

"Beberapa hari lalu, panitia dari divisi Tatung sudah meninjau ke tempat tempat tatung dan masang peneng tanda daftar peserta," ujar Yoris, Kamis sore.

Baca juga : Ritual Bersih Kota Singkawang, Ratusan Tatung Mulai Turun ke Jalan

Yoris menjelaskan, para Tatung tersebut tak hanya berasal dari Singkawang saja. Tetapi ada juga dari daerah luar seperti Sambas, Bengkayang dan Jakarta. Bahkan Yoris memastikan ada Tatung yang berasal dari Malaysia yang akan ikut memeriahkan Cap Go Meh tahun ini.

Rangkaian atraksi tatung dalam puncak perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat (10/2/2017). Sebanyak 567 tatung turut berpartisipasi dalam perayaan budaya terbesar masyarakat Tionghoa di Kota Singkawang.KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWAN Rangkaian atraksi tatung dalam puncak perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat (10/2/2017). Sebanyak 567 tatung turut berpartisipasi dalam perayaan budaya terbesar masyarakat Tionghoa di Kota Singkawang.
"Tatung dari luar negeri yang turut berpartisipasi sejauh ini baru dari Malaysia yang terdaftar," ujarnya.

Baca juga : Catat! Inilah Rute Pawai Tatung Cap Go Meh di Kota Singkawang

Rangkaian parade Tatung yang akan menjadi sajian atraksi utama dalam pergelaran ini rencananya akan mulai berjalan mengikuti rute pada Jumat (2/3/2018) pukul 07.00 WIB.

Para peserta akan berkumpul di halaman Kantor Wali Kota Singkawang di Jalan Firdaus dan akan meneruskan rute menuju Jalan Diponegoro.

Dari Jalan Diponegoro, peserta akan berbelok ke arah Jalan Sejahtera, kemudian langsung ke Jalan Budi Utomo, melewati Jalan Salam Diman, Jalan Setia Budi, berbelok ke Jalan Niaga dan akan finish di Jalan Pai Bakir tempat altar utama.

Rangkaian atraksi tatung dalam puncak perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat (10/2/2017). Sebanyak 567 tatung turut berpartisipasi dalam perayaan budaya terbesar masyarakat Tionghoa di Kota Singkawang.KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWAN Rangkaian atraksi tatung dalam puncak perayaan Cap Go Meh di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat (10/2/2017). Sebanyak 567 tatung turut berpartisipasi dalam perayaan budaya terbesar masyarakat Tionghoa di Kota Singkawang.
Yoris menambahkan, rute yang dirancang panitia tersebut rencananya akan dilewati para Tatung hingga pukul 11.00 WIB.

"Harapannya sebelum shalat Jumat, semua rangkaian acara sudah selesai sehingga tidak mengganggu saudara kita umat Muslim untuk menjalankan ibadah," ujar Yoris.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Pemugaran Benteng Pendem Ngawi Selesai 2023, Ini Rencana ke Depannya

Travel Update
Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Larangan Mudik Dikhawatirkan Sebabkan Pariwisata Anjlok Lagi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Kebun Raya Indrokilo Berlakukan Aturan Reservasi Tiket Lewat Aplikasi

Travel Update
Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Kebun Raya Indrokilo Boyolali Buka Lagi, tetapi Tutup Saat Akhir Pekan

Travel Update
Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Biasa Dibanderol Rp 9 Juta, Harga Paket Wisata Turki Kini Mulai Rp 5 Juta

Travel Promo
Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Istana Raja Thailand Ditutup Sementara Akibat Kasus Covid-19

Travel Update
Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Tahiti Hingga Moorea di Polinesia Perancis Buka Lagi 1 Mei 2021

Travel Update
6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

6 Wisata di Bogor Tengah, Pas Dikunjungi Saat Libur Lebaran

Itinerary
Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Catat, Ide Staycation di Kota Bandung Saat Libur Lebaran 2021

Itinerary
Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Uni Emirat Arab Catat Okupansi Hotel Tertinggi Kedua di Dunia 2020

Travel Update
Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Yunani akan Cabut Aturan Karantina untuk Turis Asing, Indonesia Masuk?

Travel Update
Kabar Gembira, Taman Hiburan di Coney Island AS Buka Lagi

Kabar Gembira, Taman Hiburan di Coney Island AS Buka Lagi

Travel Update
Dana Hibah Pariwisata 2021 akan Diperluas untuk Biro Perjalanan Wisata

Dana Hibah Pariwisata 2021 akan Diperluas untuk Biro Perjalanan Wisata

Travel Update
Saat Ramadhan, Masjidil Haram dan Kakbah Diberi Parfum 10 Kali Sehari

Saat Ramadhan, Masjidil Haram dan Kakbah Diberi Parfum 10 Kali Sehari

Travel Update
Raja Salman Izinkan Shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Raja Salman Izinkan Shalat Tarawih di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X