Kompas.com - 06/03/2018, 12:46 WIB

BANYUWANGI, KOMPAS.com -  Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur menggelar lomba foto Banyuwangi Race Photography di Desa Wisata Using, Kemiren, Kecamatan Glagah pada 10-11 Maret 2018. Lomba foto tersebut digelar untuk mengenalkan seni, budaya dan tradisi yang ada di Banyuwangi khususnya di Desa Kemiren.

"Desa wisata Kemiren kita pilih karena banyak hal menarik yang berkaitan dengan Suku Osing di desa tersebut seperti barong, gandrung, bacaan Lontar Yusuf, rumah adat Osing hingga kuliner. Dan semuanya menjadi bagian utuh dari kehidupan sehari-hari masyarakat Osing yang tinggal di Desa Kemiren," kata Budi Candra, Ketua Panitia Banyuwangi Race Photography kepada Kompas.com, Selasa (6/3/2018).

Baca juga : Luhut: Banyuwangi Siap Jadi Destinasi Wisata Peserta IMF-World Bank

Hunting foto akan dilakukan dalam waktu satu hari dengan beberapa tema. Setiap tema foto akan diberikan waktu selama dua jam untuk peserta hunting foto sesuai tema. Tema sendiri akan ditentukan pada hari pelaksanaan lomba.

"Biasanya jenis foto race competition diselenggarakan di kota-kota besar, namun kami ingin menyajikan sesuatu yang berbeda yaitu di pedesaan jadi peserta bisa mengeksplor segala sesuatu yang menarik di Desa Kemiren," kata Budi Candra.

Baca juga : Barong Ider Bumi, Ritual Bersih Kampung di Desa Kemiren Banyuwangi

Peserta sendiri dibagi dua kategori yaitu kategori pelajar mulai tingkat SD-SMA dan peserta kategori umum. Pendaftaran sudah dibuka mulai awal Februari hingga 6 Maret 2018.

Peserta Banyuwangi Race Photography juga akan mendapatkan materi wokshop. Untuk tingkat SMA akan diisi oleh Ahmad Dzulkarnain, fotografer penyandang difabel yang sudah menghasilkan banyak karya dan untuk materi peserta umum akan disampaikan fotografer senior Mario Blanco.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengikuti upacara Barong Ider Bumi yang digelar masyarakat Desa Kemiren Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (26/6/2017). Upacara adat Suku Osing itu dipercaya mampu menolak segala bentuk bencana.KOMPAS.COM/FIRMAN ARI Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengikuti upacara Barong Ider Bumi yang digelar masyarakat Desa Kemiren Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (26/6/2017). Upacara adat Suku Osing itu dipercaya mampu menolak segala bentuk bencana.
Pendaftaran bisa dilakukan dengan membuka situs banyuwangitourism.com atau datang langsung ke sekretariat panitia di Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Banyuwangi.

Budi Candra menambahkan, Banyuwangi Race Photography bukan hanya sekadar lomba foto, tapi juga edukasi kepada peserta terkait fotografi dan juga tradisi, adat, budaya yang ada di Banyuwangi.

"Kami ingin mengenalkan Banyuwangi dengan cara kami yaitu merekam Banyuwangi dari sisi fotografi," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Jalan Jalan
Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Travel Update
Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Travel Tips
Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Travel Update
Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Jalan Jalan
Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Travel Update
Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Jalan Jalan
Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Travel Update
Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Travel Tips
Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Kreativitas Pemuda Desa Bangun Wisata Bukit Porong NTT yang Sukses Menangi Penghargaan

Travel Update
Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Mulai 1 Juni 2022, Masuk Thailand Hanya Perlu 3 Syarat Ini

Travel Update
4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

4 Wisata Banyuwangi dengan Nuansa KKN di Desa Penari 

Travel Update
Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Kawah Ijen via Bondowoso, Perjalanan Melalui Kaldera Gunung Api Purba

Jalan Jalan
Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Citilink Tambah Rute dari Medan ke Aceh, Gunungsitoli, dan Sibolga PP

Travel Update
Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Panduan Car Free Day Jakarta, Khusus untuk Olahraga dan Tanpa PKL  

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.