Menikmati Teras Kaca di Ujung Pantai Selatan  - Kompas.com

Menikmati Teras Kaca di Ujung Pantai Selatan 

Kompas.com - 10/03/2018, 11:07 WIB
Pengunjung menikmati teras kaca di Pantai Nguluran, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta.KOMPAS.com/MARKUS YUWONO Pengunjung menikmati teras kaca di Pantai Nguluran, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta.

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Destinasi wisata di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta, semakin beragam. Salah satunya teras kaca di Pantai Nguluran, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang yang sempat menjadi viral di media sosial, karena lokasinya yang terletak di pinggir tebing.

Lokasi pantai yang terletak di barat Pantai Gesing ini beberapa minggu terakhir menjadi pembicaraan para warganet karena memiliki keunikan. Untuk ke sana tak perlu takut karena lokasinya mudah ditempuh hanya sekitar 300 meter dari Pantai Gesing dengan jalan yang cukup mudah.

Baca juga : 10 Destinasi Paling Banyak Dikunjungi di Indonesia Versi Instagram

Teras kaca ini menghadap ke Samudra Hindia sehingga sejauh mata memandang akan melihat hamparan lautan, untuk sisi selatan dan Barat. Sisi timur pengunjung menyaksikan batu karang. 

Berfoto di atas teras kaca dapat merasakan sensasi menegangkan layaknya berdiri di atas laut dengan ombak besar dan karang tajam di bawahnya. Sebenarnya lokasi tersebut milik pribadi dan akan digunakan sebagai rumah. Namun sudah viral maka dibuka untuk umum.

Baca juga : Siap-siap Berkunjung! Ada Stone Garden di Gunungkidul

Setiap hari ratusan pengunjung rela mengantre hanya untuk berfoto di lokasi tersebut. "Sudah viral dan banyak yang berminat maka diputuskan dibuka untuk umum," kata pemilik Lokasi, Raja Nasution kepada wartawan, Rabu (6/3/2018).

Pengunjung berfoto di teras Pantai Nguluran, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Gunungkidul, DI Yogyakarta.KOMPAS.com/MARKUS YUWONO Pengunjung berfoto di teras Pantai Nguluran, Desa Girikarto, Kecamatan Panggang, Gunungkidul, DI Yogyakarta.
Teras kaca ini memiliki luas 25 meter persegi, dengan konstruksi bangunan sudah memperhatikan standardisasi keamanan, salah satunya dengan pemilihan kaca yang tebalnya 13 milimeter. "Kami juga sering mengecek kondisi teras kaca sehingga aman digunakan," katanya

Namun untuk beberapa hari ke depan lokasi ini ditutup sementara karena ada perbaikan. Hal itu diunggah dalam akun media sosialnya. 

Salah seorang pengunjung asal kota Sukoharjo, Jawa Tengah, David, mengaku takjub dengan wahana tersebut. Bersama istrinya menghabiskan seharian bersama di sana. Pasalnya, tak hanya teras namun pemandangan di sekitar cukup indah. "Habis dari sini ke Pantai Gesing untuk menikmati kuliner," katanya.


Komentar

Close Ads X