Apa yang Dicari Orang Indonesia Saat Berlibur ke Australia? - Kompas.com

Apa yang Dicari Orang Indonesia Saat Berlibur ke Australia?

Kompas.com - 14/03/2018, 08:50 WIB
Opera House di Sydney, Australia.KOMPAS.com/GLORI K WADRIANTO Opera House di Sydney, Australia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Australia kian menjadi destinasi wisata yang disukai oleh orang Indonesia. Lokasi yang tidak terlalu jauh menjadi pertimbangan wisatawan berlibur ke Australia.

Di sana, ada berbagai lokasi atau kegiatan yang biasanya dilakukan oleh orang Indonesia. Seperti yang disampaikan oleh Country Manager Singapore & Indonesia Tourism Australia, Scott Walker saat acara BCA Australia Travel Fair 2018, di Main Atrium, Senayan City, Jakarta, Kamis (8/3/2018) berikut ini:

1. Alam dan Fauna Khas

Ketika berkunjung ke Australia, orang Indonesia lantas ingin melihat fauna khas seperti kangguru, koala, atau quokka.

Kanguru di Caversham Wildlife Park, Perth, Australia Barat.KOMPAS.com/DIAN MAHARANI Kanguru di Caversham Wildlife Park, Perth, Australia Barat.
Benua Australia memang memiliki ragam flora dan fauna yang berbeda dari benua lain di dunia, sehingga banyak wisatawan yang sengaja berkunjung ke kebun binatang atau lokasi konservasi saat datang ke Australia.

2. Kuliner

Walker mengatakan Australia memiliki ragam kuliner karena menjadi melting pot atau lokasi bertemu penduduk antar-bangsa. Selain itu, kesegaran bahan makanan bisa hidangan laut, sayuran, atau hewan ternak memang sangat terjaga di Australia.

Keliling naik segway di Perth, Australia Barat, Senin (5/2/2018).KOMPAS.com/DIAN MAHARANI Keliling naik segway di Perth, Australia Barat, Senin (5/2/2018).

3. Tempat Belanja

Di Australia orang Indonesia gemar berbelanja. Menariknya karena banyak pertokoan Australia dikelola oleh penduduk lokal, semakin menarik banyak wisatawan. Butik lokal dianggap memiliki harga yang tidak mengintimidasi ketimbang pertokoan dengan merek mewah.

4. Wisata yang Aman

Terakhir Walker menyebutkan orang Indonesia menginginkan wisata yang aman dengan pengalaman didapat sesuai dengan uang yang dikeluarkan. Oleh karena itu lokasi wisata di Australia memiliki standar yang tinggi soal pengamanan.

Seafood platter di restoran Nicks, Darling Harbour, Sydney, New South Wales hidangan laut dari campuran berbagai jenis hewan laut.Kompas.com/Silvita Agmasari Seafood platter di restoran Nicks, Darling Harbour, Sydney, New South Wales hidangan laut dari campuran berbagai jenis hewan laut.
Tahun 2017, Walker menyebutkan ada 193.000 wisatawan Indonesia berkunjung ke Australia. Jumlah tersebut meningkat 7,2 persen dari tahun sebelumnya. Hal ini membuat Indonesia menjadi salah satu pasar penting untuk pariwisata Australia.


Komentar

Close Ads X