Kompas.com - 16/03/2018, 23:05 WIB
Bening, 8 tahun, trekking melintasi tebing karst di kawasan Gua Harunggang, di Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Minggu (25/2/2018). KOMPAS.COM / FIKRIA HIDAYATBening, 8 tahun, trekking melintasi tebing karst di kawasan Gua Harunggang, di Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Minggu (25/2/2018).

BOGOR, KOMPAS.com - Masih banyak yang belum tahu tempat ini. Sebuah taman batuan karst memesona yang diibaratkan bagai Jurassic Park mini tak jauh dari Ibu Kota Jakarta. Namanya Gua Garunggang di Desa Karang Tengah, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Jika Anda pernah ke Gunung Pancar di kawasan Sentul, nah lokasi Gua Garunggang naik ke atas lagi sekitar 3 kilometer menuju Curug Leuwi Asih. Kalau dari Gerbang Tol Sentul City, jaraknya hanya 14 kilometer.

Kendaraan bermotor bisa diparkir di kawasan Curug Leuwi Asih, lalu dilanjutkan trekking sejauh 3 kilometer melewati jalan setapak di kampung, kebun dan hutan pinus. Jika menggunakan sepeda motor, bisa memangkas waktu tempuh trekking jadi 1,5 kilometer dari titik terakhir sepeda motor bisa masuk.

Karena medannya pendek dan tidak terlalu menanjak, maka kita bisa mengajak anak-anak olahraga trekking menuju Gua Garunggang. Tidak ada syarat khusus menuju tempat ini, hanya saja tidak ada warung makanan dan minuman di kawasan gua.

Jika anak Anda berminat, ajak mereka ke sini saat musim kemarau atau curah hujan tidak tinggi. Jalan tanah setapak akan becek dan batuan karst sangat licin dan berbahaya.

Trail running melintasi jalan desa menuju Gua Garunggang di Desa Karang Tengah, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/2/2018).KOMPAS.COM / FIKRIA HIDAYAT Trail running melintasi jalan desa menuju Gua Garunggang di Desa Karang Tengah, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/2/2018).
Apa saja aktivitas yang bisa dilakukan di Gua Garunggang?

Sesampainya di Gua Garunggang, kita bisa camping atau melakukan penelusuran gua dipandu seorang warga yang memelihara tempat tersebut. Walaupun sudah resmi masuk dalam pengelolaan Perhutani, namun tempat wisata alam ini belum ditangani dengan serius.

Bisa juga bouldering atau panjat tebing. Ada banyak hamparan tebing pendek dengan tingkat tantangan bervariasi, dari yang sangat mudah untuk anak-anak hingga yang sulit. Tapi ingat, kegiatan ini harap didampingi orangtua atau pemandu olahraga panjat tebing.

Selain itu, bisa juga bersenang-senang mandi di sungai yang dialirkan membelah hamparan batuan.

Aliran sungai di kawasan Gua Garunggang di Desa Karang Tengah, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/2/2018).KOMPAS.COM / FIKRIA HIDAYAT Aliran sungai di kawasan Gua Garunggang di Desa Karang Tengah, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Selasa (6/2/2018).
Bisa lanjut ke destinasi berikutnya lho…

Setelah selesai memuaskan diri Gua Garunggang, kita bisa lanjut bersenang-senang menuju beberapa destinasi yang sedang hit di media sosial, yang lokasinya tak jauh dari Gua Garunggang.

Dari Leuwi Asih sekitar 3 kilometer ke atas mengikuti jalan beraspal, kita dapat menuju Leuwi Hejo, Leuwi Lieuk, Curug Baliung, dan beberapa curug lagi yang sangat indah.

Bedanya dengan gua Garunggang, kawasan leuwi ini adalah wisata sungai dan hutan yang tiap hari terutama liburan dan akhir pekan selalu ramai pengunjung.

Nah, silakan pilih yang mana lebih dulu kalian kunjungi, sebelum tempat-tempat di atas rusak oleh eksploitasi alam untuk industri.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat Mendaki Gunung Prau Pasca Lebaran 2021

Syarat Mendaki Gunung Prau Pasca Lebaran 2021

Travel Update
Catat, Jadwal Penutupan Jalur Pendakian Gunung Prau saat Lebaran 2021

Catat, Jadwal Penutupan Jalur Pendakian Gunung Prau saat Lebaran 2021

Travel Update
Lebaran 2021, The Lawu Park Bakal Terapkan Aturan Waiting List

Lebaran 2021, The Lawu Park Bakal Terapkan Aturan Waiting List

Travel Update
85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

85 Persen Hotel di Kabupaten Bogor sudah Tersertifikasi CHSE

Travel Update
Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Okupansi Hotel Kabupaten Bogor Fluktuatif saat Larangan Mudik

Travel Update
Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Tempat Wisata Gunungkidul Tetap Buka Saat Libur Lebaran, Asalkan...

Travel Update
Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Masjid Istiqlal akan Dikembangkan Sebagai Wisata Halal

Travel Update
Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Sejarah Masjid Agung Surakarta, Peninggalan Mataram Islam di Kota Solo

Jalan Jalan
ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

ASN di Yogyakarta Diharapkan Bantu Hotel dengan Staycation Saat Libur Lebaran

Travel Update
 Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Larangan Mudik Buat Reservasi Hotel di Jogja Anjlok, Paling Parah Sejak PHRI Berdiri

Travel Update
PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

PHRI Yogyakarta Siapkan Paket Isolasi Mandiri, Penyokong Cashflow di Tengah Pandemi

Travel Update
Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Rute Menuju Curug Suropdipo yang Keren di Temanggung

Travel Tips
Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Gegara Ulah Turis Asing, Gubernur Wayan Koster Sering Ditegur Menteri

Travel Update
Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Kemenparekraf Fasilitasi Pelaku Usaha Parekraf Lewat Nyatakan.id

Travel Update
Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Inilah Mengapa Mudik Sangat Berisiko Sebarkan Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X