Mengintip Rumah Singgah Sultan Siak di Kota Pekanbaru

Kompas.com - 21/03/2018, 19:37 WIB
Rumah Singgah Sultan Siak di Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (9/3/2018). KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAHRumah Singgah Sultan Siak di Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (9/3/2018).

Iwan menjelaskan bangunan ini sendiri dalam litelatur yang ada telah dibangun sekitar akhir tahun 1800. Hingga saat ini bangunan rumah kayu masih dipertahankan sesuai dengan aslinya.

Selain ruang besar untuk berkumpul, terdapat tiga kamar dan satu ruang loteng yang biasa digunakan untuk menyimpan barang. Iwan mengatakan, biasanya pula ruangan di loteng atau bilik tersebut digunakan untuk memingit anak perempuan yang akan segera menikah.

Terdapat juga beberapa permainan tradisional seperti gansing yang biasa dimainkan dalam perayaan agama. Gasing ini terbuat dari kayu, dengan tali dari bahan ijuk atau goni.

Gangsing yang ada di Rumah Singgah Sultan Siak di Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (9/3/2018). KOMPAS.com/ANGGITA MUSLIMAH Gangsing yang ada di Rumah Singgah Sultan Siak di Kampung Bandar, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Riau, Jumat (9/3/2018).

Kemudian terdapat pula centong yang terbuat dari batok kelapa. Biasanya digunakan untuk memasak, atau pun digunakan untuk mengambil makanan berkuah. Ada pula alat musik kompang, terbuat dari kayu dan kulit sapi. Bentuknya sendiri seperti kendang, biasanya alat musik ini digunakan untuk menyambut para tamu yang datang.

Rumah singgah Sultan Siak ini dibuka mulai pukul 07.00 WIB hingga 15.00 WIB setiap harinya. Namun, tidak ada kendaraan umum yang melintasi rumah singgah ini. Sehingga sebaiknya Anda menggunakan mobil sewa untuk datang ke sini.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X