Kompas.com - 27/03/2018, 21:19 WIB
Kapal Pesiar wisata MS. Seabourn Encore berbendera Bahamas/Nasau singgah di Pelabuhan Teluk Sabang, Dermaga Container Terminal (CT) 3 yang berada di Gampong Kuta Timu, Sukakarya, Kota Sabang, Selasa (27/03/18). menempuh perjalanan dari Phuket. kapal Pesiar ini sebelumnya berlabuh dari Thailand dengan mengangkut 975 orang yang terdiri dari 552 Penumpang dan 423 Kru kapal. RAJAUMAR/KOMPAS.COMKapal Pesiar wisata MS. Seabourn Encore berbendera Bahamas/Nasau singgah di Pelabuhan Teluk Sabang, Dermaga Container Terminal (CT) 3 yang berada di Gampong Kuta Timu, Sukakarya, Kota Sabang, Selasa (27/03/18). menempuh perjalanan dari Phuket. kapal Pesiar ini sebelumnya berlabuh dari Thailand dengan mengangkut 975 orang yang terdiri dari 552 Penumpang dan 423 Kru kapal.

SABANG, KOMPAS.com - Kapal Pesiar wisata MS Seabourn Encore berbendera Bahamas/Nasau yang mengangkut 552 wisatawan mancanegara dan 423 kru kapal kembali bersandar ke Teluk Sabang di Dermaga Container Terminal (CT) 3. Dermaga tersebut berada di Gampong Kuta Timu, Sukakarya, Kota Sabang.

“Tadi sekitar pukul 07.00 WIB MS. Seabourn Encore bersandar dengan mangangkut ratusan wisatawan mancanegara,” kata Kepala BPKS, Said Fadhil kepada wartawan, Selasa (27/03/18).

Kapal pesiar wisata MS Seabourn Encore yang dinahkodai oleh Capten Bathgate David disambut dengan acara seremonial welcoming dance dan traditional perfromance sebagai bentuk memuliakan pelancong mancanegara yang berkunjung ke kawasan destinasi wisata bahari dunia.

“Jadi untuk menyambut wisatawan asing kita sambut dengan acara seremonial, tarian tradisional, bazar suvenir dan kuliner khas Aceh sehingga pelancong asing yang singgah ke Sabang akan membawa kesan dan kembali lagi,” kata Said Fadhil.

Baca juga : Kapal Layar Bima Suci dan Dewa Ruci Ramaikan Sail Sabang 2017

Kedatangan Kapal pesiar wisata MS Seabourn Encore yang dapat menampung lebih dari seribu pelancong dengan fasilitas cukup mewah layaknya hotel berbintang enam itu dianggap Fadil sebagai salah bentuk penghargaan. Sabang mulai dilirik dunia sebagai salah satu wilayah tujuan wisata dunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Tahun sebelumnya juga sudah pernah beberapa kali kapal pesiar lain singgah di Sabang, artinya Sabang sudah mulai dilirik dunia sebagai tujuan wisata. Kemudian masyarakatnya juga menyambut kedangan mereka sangat antusias dan ramah,” katanya

Masih kata Said, setalah 12 jam bersandar di Sabang, kapal pesiar wisata MS Seabourn Encore sebelumnya menempuh perjalanan dari Phuket, Thailand. Kapal tersebut akan kembali melanjutkan perjalanan wisata menuju Colombo, Srilanka.

“Setelah 12 jam bersandar di Sabang, kapal pesiar itu akan kembali melanjutkan perjalanannya tujuan Colombo,” jelasnya.

Baca juga : 3 Alasan Menpar Sebut Sail Sabang Pergelaran Terbesar di Indonesia

Sementara itu, Zulkarnaini Abdulah selaku Kepala Unit Manajemen Pelabuhan mengatakan kapal pesiar MS Seabourn Encore baru pertama sekali singgah di Kota Sabang. Kapal pesiar wisata mewah ini memiliki panjang 179,76 meter dengan lebar 27,9 meter dan memiliki bobot 41.865 Gross Register Tonnage (GRT).

"Kapal Pesiar MS Seabourn Encore merupkan yang pertama singgah di Sabang tahun ini. Dijadwalkan 2018 ini sudah tujuh kapal pasiar yang akan singgah di Sabang, di antaranya MS Seabourn Encore, MS Silver Discovery, MS Europe 2, MS Marella Discovery, MS Seabourn Ovation, dan kapal Islamic Cruise MV Costa Victoria,” ujarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Asal Mula Kerajaan Kutai Martadipura, Didirikan oleh Raja Kudungga

Asal Mula Kerajaan Kutai Martadipura, Didirikan oleh Raja Kudungga

Jalan Jalan
Ini Alasan Kenapa Harga Daging Wagyu Mahal

Ini Alasan Kenapa Harga Daging Wagyu Mahal

Jalan Jalan
Vegan dan Vegetarian Itu Berbeda, Yuk Cari Tahu Bedanya

Vegan dan Vegetarian Itu Berbeda, Yuk Cari Tahu Bedanya

Jalan Jalan
PT KAI Daop 1 Jakarta Batasi Usia Penumpang KA Jarak Jauh, Minimal 12 Tahun

PT KAI Daop 1 Jakarta Batasi Usia Penumpang KA Jarak Jauh, Minimal 12 Tahun

Travel Update
Hotel di Meksiko Wajibkan Turis dan Karyawannya Bawa Kartu Vaksin

Hotel di Meksiko Wajibkan Turis dan Karyawannya Bawa Kartu Vaksin

Travel Update
Disneyland Kembali Wajibkan Turis Pakai Masker walau Sudah Divaksin

Disneyland Kembali Wajibkan Turis Pakai Masker walau Sudah Divaksin

Travel Update
Belum Dapat Bantuan Selama Tutup, Pelaku Wisata Gunungkidul Berharap Ada Solusi

Belum Dapat Bantuan Selama Tutup, Pelaku Wisata Gunungkidul Berharap Ada Solusi

Travel Update
10 Mie Instan Paling Banyak Dibeli Orang Jepang, Bisa Jadi Pilihan Oleh-oleh

10 Mie Instan Paling Banyak Dibeli Orang Jepang, Bisa Jadi Pilihan Oleh-oleh

Jalan Jalan
Dieng Kembali Beku, tetapi Masih Tutup untuk Wisatawan

Dieng Kembali Beku, tetapi Masih Tutup untuk Wisatawan

Travel Update
Jangan Bingung Saat Pesan Kamar, Ini Penjelasan Jenis Kamar Hotel

Jangan Bingung Saat Pesan Kamar, Ini Penjelasan Jenis Kamar Hotel

Travel Tips
Ada Layanan Tes PCR di Bandara Adi Soemarmo, Harganya Rp 900.000

Ada Layanan Tes PCR di Bandara Adi Soemarmo, Harganya Rp 900.000

Travel Update
Sejarah Berdirinya Majapahit, Salah Satu Kerajaan Terbesar di Indonesia

Sejarah Berdirinya Majapahit, Salah Satu Kerajaan Terbesar di Indonesia

Jalan Jalan
Desa Tete Batu Jadi Perwakilan NTB di Lomba Best Tourism Village UNWTO 2021

Desa Tete Batu Jadi Perwakilan NTB di Lomba Best Tourism Village UNWTO 2021

Travel Update
Peringati HUT Ke-76 RI, Hotel di Malang Ini Bagi Promo Menginap Gratis Periode Agustus 2021

Peringati HUT Ke-76 RI, Hotel di Malang Ini Bagi Promo Menginap Gratis Periode Agustus 2021

Travel Promo
Sejarah Berdirinya Mataram Kuno, Kerajaan Hindu-Buddha di Jawa Tengah

Sejarah Berdirinya Mataram Kuno, Kerajaan Hindu-Buddha di Jawa Tengah

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X