Kompas.com - 02/04/2018, 06:39 WIB
Maiful Hadi, warga Kelurahan Pakunden, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur menunjukkan buah jeruk di kebunnya yang siap dipetik, Rabu (28/3/2018). KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWIMaiful Hadi, warga Kelurahan Pakunden, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur menunjukkan buah jeruk di kebunnya yang siap dipetik, Rabu (28/3/2018).

PONOROGO, KOMPAS.com — Bagi Anda yang sedang melancong ke "Kota Reog", Ponorogo, Jawa Timur, wisata petik jeruk langsung menjadi pilihan menarik. Tak hanya gratis masuknya, wisatawan juga diberikan fasilitas makan gratis jeruk.

Untuk mencapai lokasi ini tidaklah sulit. Bila dari Alun-alun Ponorogo, cukup naik ojek atau angkutan online sejauh satu kilometer ke arah selatan Jalan Ponorogo-Pacitan. Setibanya di Jalan Anjani sekitar 100 meter di kiri jalan terdapat papan petunjuk Kebun Jeruk tepatnya di Jalan Anjani no 14, Kelurahan Pakunden, Kecamatan Ponorogo.

Setibanya di lokasi, Anda akan disambut Maiful Hadi (50), pemilik kebun jeruk Segading Agro. Setidaknya ada 400 pohon jeruk yang siap dipetik saat musim panen tiba.

Baca juga : Jeruk Kunci, Bagaikan Kunci Kuliner di Pulau Bangka...

Tak hanya itu, disediakan keranjang yang disediakan untuk pengunjung di dalam kebun. Keranjang-keranjang digunakan untuk pengunjung yang ingin memetik jeruk dan membawanya pulang sebagai oleh-oleh.

Sebelum menjadi obyek agrowisata, Maiful merintis usahanya jatuh bangun sejak tahun 2000-an. Usahanya mulai berkembang sejak tahun 2012.

"Usaha ini mulai berkembang sejak tahun 2012. Ada sekitar 400 pohon jeruk yang siap dipetik bila musim panen tiba," ujar Maiful, Rabu (28/3/2018).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga : Bukan Bali, Rupanya Ini Negara Asal Jeruk Bali...

Maiful berkisah awalnya kebun jeruk seluas 1,5 hektar itu berupa lahan tidak produktif yang dimiliki keluarga istrinya. Sekitar tahun 2000-an, lahan tersebut dibersihkan dan dimanfaatkan sebagai pertenakan sapi dan ditanami pohon jeruk.

Namun, sejak tahun 2007 kebunnya itu diterjang banjir sehingga ratusan pohon jeruk yang ditanam rusak. Pohon jeruk itu terpaksa dicabut. Lima tahun kemudian, Maiful kembali dia memberanikan diri untuk menanam pohon jeruk kembali.

Maiful menanam 400 batang pohon. Sekitar 2,5 tahun kemudian, ratusan pohon jeruk yang ditanamnya mulai berbuah. "Panen jeruk di kebun ini berbeda berbeda dengan lainnya. Kalau kebun jeruk biasanya kan panen pada bulan delapan. Tapi kalau di sini panennya bulan ketiga dan keempat,” kata laki-laki berputra dua ini.

Pengunjung datang ke kebun jeruk milik Maiful Hadi untuk memetik buah jeruk langsung dari pohonnya di Ponorogo, Jatim, Rabu (28/3/2018).KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI Pengunjung datang ke kebun jeruk milik Maiful Hadi untuk memetik buah jeruk langsung dari pohonnya di Ponorogo, Jatim, Rabu (28/3/2018).
Sebelum menjadi wisata petik jeruk, Maiful awalnya hanya menjual hasil kebun jeruknya ke kantor-kantor dan ke pedagang buah. Penasaran dengan kondisi kebunnya, beberapa pelangganya datang ke rumahnya untuk mencoba memetik jeruk langsung di kebunnya.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Jalan Jalan
Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Travel Update
Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Travel Update
Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Travel Update
DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

Travel Update
Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Travel Update
Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Travel Update
Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Travel Update
Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Travel Update
Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Travel Update
Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Travel Update
PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

Travel Update
Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Travel Update
Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.